|
Aug 20
I like it !. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“Artinya : Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya ; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepadaKu-lah kembalimu. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepadaKu”. [Luqman : 14-15] Read the rest of this entry »
Posted in Daily Life, Renungan | No Comments »
Aug 14
Madura, setelah fenomenal dengan jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura, ada lagi makanan yang patut dicoba setelah takjub menyeberang jembatan tol yang bertarif Rp. 60.000 PP itu, yaitu Bebek Sinjay di Jl. Raya Ketengan No. 45 Burneh, Bangkalan.

Harus punya kesabaran tingkat tinggi ketika memesan menu Bebek disana. Disamping cukup ramai, antrian panjang dan kadangkala teriakan antar pengunjung yang protes menanyakan antrian pesanan bersaut-sautan ke pegawai warung yang bergerak cepat antar sajian. Rombongan saya mendapatkan antrian nomor 45, sedangkan sajian yang baru selesai diantar berada di urutan 25. Read the rest of this entry »
Posted in Kuliner | 1 Comment »
Aug 12
Adalah Puspa Agro, sebuah nama untuk Pusat (Pasar) Perdagangan Agrobisnis terbesar ke 2 se Asia Tenggara, setelah Thailand, berlokasi di Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Berdiri diatas lahan 50 hektar, Puspa Agro diresmikan (Soft Launching) oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Ir M Hatta Rajasa pada 17 Juli 2010 dengan segudang harapan dan keinginan. Dengan adanya pasar agro ini, Jatim dapat menjadi percontohan bagi provinsi lainnya di Indonesia. Mampu menjadi pensuplai produk agro, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dll dalam lingkup pasar regional, bahkan internasional.
Read the rest of this entry »
Posted in Jalan-Jalan | No Comments »
Jul 28
Mengarungi lautan ?. Hal itu pernah kulakukan beberapa kali pada kisaran tahun 2000-2001 ketika kerja di sebuah kapal pesiar cruise bernama Quicksilver Cruise. Sebuah kapal bermesinkan hydrofoil yang melayani rute wisata Tanjung Benoa - P. Nusa Penida. Tapi kemarin, 23-25 Juli 2010 adalah pertama kali bagiku rasakan kapal layar milik pelanggan BOC, Bapak Andi Herman pemilik PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia yang berbasis di Lombok, NTB.

Nama kapal layar itu adalah Sojourn. Sebuah kapal layar 4 tiang yang menggunakan 2 sistem penggerak, yaitu menggunakan layar dan mesin diesel. Mesin akan dihidupkan untuk keadaan tertentu saja, misal untuk berlabuh atau kondisi angin laut yang minim untuk pelayaran. Kapal ini mempunyai panjang 23 meter dan lebar 5 meter. Cocok untuk pelayaran grup yang terdiri 8 - 20 orang. Read the rest of this entry »
Posted in Alam, Jalan-Jalan, Kuliner | 2 Comments »
Jul 19
Beruntung bisa jalan-jalan dan menikmati keindahan alam seisinya. Bali begitu luas dan banyak hal yang belum sempat dirasakan. Termasuk merasakan nikmatnya makan sore di Restoran Apung (Floating Restaurant) Kedisan, Kintamani dengan menu andalan serba Ikan Mujahir.

Selepas berkunjung ke kuburan Trunyan dengan teman saya, Saat dan Siska, kami langsung belok ke restoran tersebut diatas untuk menjajal suasana dan masakannya. Dulu, pada jaman kuliah, kami hanya melewati saja restoran itu karena merasa blum mampu dan bakalan tidak bisa bayar menikmati sajiannya hahahaha. Read the rest of this entry »
Posted in Kuliner | No Comments »
Jul 19
“Aku ini sering terdiam dan salah tingkah ketika teman berbicara soal Trunyan. Masa selama kuliah di UNUD dan tinggal di Bali belum pernah kesana. Apa kata dunia ?”. Hehehe. Itulah ucap teman saya Saat Prihartono yang sudah lama meninggalkan Bali untuk bekerja di Jakarta.

Akhirnya, Saat dan istrinya, Siska sekarang sudah pede bila diajak bicara soal Trunyan. Termasuk cara urusi hal-hal yg menjerumus kearah sial disana hehehe. Yup, Minggu 18 Juli 2010 akhirnya saya dan mereka datang langsung ke kuburan Desa Trunyan. Sebuah desa di bibir Danau Batur, Kintamani, Bali yang masyarakatnya memiliki adat pemakaman unik. Read the rest of this entry »
Posted in Jalan-Jalan | No Comments »
Jul 01
Sehabis meeting dengan pelanggan di kawasan sunset road, perut ini keroncongan. It’s time to lunch dan inget warungnya teman di kawasan Jl. Nakula, Kuta. Ya, warungnya teteh Evie yang sediakan makanan sehat dan nyam nyam enak. Tadi siang pengennya milih menu sendiri. Akhirnya ayam goreng, jagung goreng dan sayur terong, dicocol pake sambal merah. Yumi, enak. Ngadem nya pake es jeruk.

Di warung teteh Evie, menyediakan pula juice, soto bandung, nasi campur, lotek, karedok, rujak ulek bandung dan surabi. Jika Anda kebetulan round-round disekitar Jl. Nakula, Kuta, cari saja warung teteh Evie. Tepatnya di pojok Nakula Plaza.

Posted in Kuliner | 1 Comment »
Jun 26
Ada kerinduan yang sesakkan dada
Ada kenangan yang menari-nari dalam angan
Ada tanya dalam rimbunan sangkaan
Ada harapan yang berpelangi dalam hati
Ada rencana yang timbul dan tenggelam
Ada keikhlasan yang lapangkan dada
Semua temaniku berbincang dalam kesunyian Read the rest of this entry »
Posted in Pemikiran | No Comments »
Jun 23
Sebuah kalimat “Ikhlas tapi tidak pasrah” menghiasi status twitter milik Viar, seorang sahabat sekaligus partner usaha di BOC. Berhari-hari saya merenungi makna yang terkandung didalam kalimat itu, dan diawal saya meyakini bahwa itu bermakna positif.
Ketika saya tanya, Viar menjawab dengan perumpamaan tentang makna kalimat tersebut. Misalkan kita berjalan kaki, dan didepan menemui jalan yang terjal sulit untuk ditembus. Dengan kenyataan jalan seperti itu, kita ikhlas tapi tak lantas pasrah dengan berdiam diri. Kita harus inisiatif cari jalan lain yang lebih baik. Bravo !
Perumpamaan lain yg bisa saya ceritakan adalah ketika seorang bapak menjumpai anak gadisnya yang baru lulus sekolah SMP mengaku sudah tidak haid lagi selama 3 bulan, alias hamil. Kenyataannya, anak gadisnya ini belum menikah. Lantas bapak ini bercerita bahwa kenyataannya anak itu suka sama suka pada prosesi sebelum kehamilan terjadi. Meski sebelumnya bapak ini telah berjuang mati-matian mendidik budi pekerti anak gadisnya tapi toh pada akhirnya kenyataan berkata lain. Read the rest of this entry »
Posted in Pemikiran, Renungan | 2 Comments »
Jun 18
Saya suka makna tulisan ini, sebagai pengingat pribadi dan semoga bermanfaat bagi pembaca.
Penulis: Al-Ustadz Abu Muhammad Abdul Mu’thi, Lc.
Janji memang ringan diucapkan namun berat untuk ditunaikan. Betapa banyak orangtua yang mudah mengobral janji kepada anaknya tapi tak pernah menunaikannya. Betapa banyak orang yang dengan entengnya berjanji untuk bertemu namun tak pernah menepatinya. Dan betapa banyak pula orang yang berhutang namun menyelisihi janjinya. Bahkan meminta udzur pun tidak. Padahal, Rasulullah telah banyak memberikan teladan dalam hal ini termasuk larangan keras menciderai janji dengan orang-orang kafir. Read the rest of this entry »
Posted in Renungan | No Comments »
|
|