Branding Tidak Bicara Uang, namun Branding Mendatangkan Uang

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Manusia selalu ingin memuaskan diri. Mereka selalu mencari produk dan jasa untuk kebutuhannya, agar puas.

Melalui indra bernama mata, manusia akan mencari kebutuhannya. Beberapa diantaranya di pasar, mall, pinggir jalan bahkan online melalui Google. Jangan menyebut brand ya, semisal Adidas, karena kita bicara kebutuhan dulu.

Kalau kebutuhannya sepatu, secara visual mereka akan mencari produk berbentuk sepatu. Bisa juga mereka menemukan kebutuhannya dari sebuah toko yang pasang reklame “Jual Sepatu Bagus”.

Mereka menjumpai banyak brand sepatu. Ada brand sepatu bernama Thokhor, Bruthu, Shielit, dan Bhoqong. Segaja saya tidak menyebut brand pasaran sepeti Nike, Adidas, ProAtt, Bata, Nevada, Puma, dll agar pikiran Anda bersih dari opini tentang harga dan kualitas.

Brand-brand sepatu Thokhor, Bruthu, dll dijual dengan beragam harga. Tentu harga jual nya berdasar pada bahan baku, kualitas jahitan dan model nya.

Thokor lebih murah karena bahan nya kulit sintetis. Agak mahalan dikit Bruthu, karena bahannya kulit asli. Namun yang paling mahal adalah Bhoqong dan Shielit karena bahannya kulit plus diberi asesoris dan warna-warni.

Manusia yang butuh tadi, datang ke toko sepatu dengan beragam keinginan. Manusia itu akan berjibaku dengan obyektivitas dan subyektivitas dalam penentuan sepatunya. Bahkan disesuaikan dengan dompet nya pula.

Masing-masing brand pasti berikan pengalaman (experiences) nyang berbeda-beda.

Misal Thokhor, murah, irit di kantong namun masa pemakaian (ekonomis) nya singkat. Ya karena sinstetis. Bruthu masa ekonomis nya lama. Ya lah kulit asli gitu lowh! Trus pas di kantong.

Pake Bhoqong dan Shielit bakal sering dilihat orang karena warna-warni nya. Pemakaian nya enak, empuk dan tahan lama.

Apakah Thokor, brand dengan harga murah lambat laun mati?

Enggak juga sih. Dia punya segmentasi sendiri. Tapi ya begitu, butuh usaha ekstra keras untuk meningkatkan harga diri bila mau naik kelas atau menjadi premium. Meski ciptakan brand lain, tetap juga ada bayang-bayang murah nya tadi. Mungkin hmm sama seperti kisah nya Batik Air nya Lion yak.

Garuda? Dengan mudah menciptakan Citilink.

Ah … bakal seru bila bicara brand dari beragam narasumber keilmuan dan pengalaman. Datang aja ke Pesta Wirausaha Bali 2018 deh! Pastikan tiketmu aman di www.pestawirausahabali.com

Keterangan gambar:

Keterangan gambar:
Studio website yang saya temukan di pinggir jalan. Reklame disitu masih bicarakan uang. Semoga bisa buat brand ya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Banner 1
Banner 2
banner 3

DoFollow Comments - Be wise yah - Leave a comment below


Catering di Bali




Ayo Berbagi
Afiliasi Hosting Indonesia
Hosting Indonesia

Anti Korupsi
Chat with me