Archive for the ‘Alam’ Category

Apakah Presiden Perduli Remeh Temeh Saja?

Sunday, July 31st, 2016

Yang terhormat Bapak Presiden Joko Widodo , ijinkan saya akan sampaikan keheranan dan rasa nggak habis pikir dalam hal respon dan aksi nyata Bapak di paragraf berikutnya.

Jokowi Tolak Reklamasi

Ingatkah bulan puasa kemarin, ada warteg milik Bu Saeni yang dirazia oleh satpol PP Kota Serang? Beritanya heboh di televisi dan viral di media sosial. Bapak respon cepat dengan kirimkan utusan untuk beri bantuan ke Bu Saeni. (more…)

Pantai ini milik Hotel! Dilarang Masuk!

Saturday, January 30th, 2016

Surat terbuka untuk Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo
Sebuah analogi reklamasi

Pak Presiden Joko Widodo, saya mau share pengalaman. Beberapa tahun lalu saya dan keluarga berwisata ke Water Blow di Nusa Dua, Bali. Bapak pernah kesana?. Merasa kurang, saya ingin jalan-jalan ke pantai pasir putih di sekitar situ. Kaki saya menapak ke jalan pavingan terbuka yang bagus. Saya melihat seorang security alias satpam mendekat dan bertanya, “Maaf Bapak mau kemana?“. Saya jelaskan ingin jalan-jalan kesana (menyisiri pantai). Satpam tadi menimpali, “Ini area hotel Pak, mohon tidak boleh masuk“. Lah ini kan jalan terbuka, kalau area hotel kenapa tidak di beri palang pintu atau dipagari saja?. Satpam bilang, “Saya hanya menjalankan tugas saja Pak“.

Coba Pak Presiden menyamar sebagai rakyat jelata dan jalan-jalan ke pantai Nusa Dua dimana hotel-hotel mewah (ataukah pongah?) itu berada.

januari29-1

Pak Presiden pernah jalan ke Pulau Serangan? Itu lho Pak, khususnya area bekas urug tanah kapur (reklamasi) seluas 400 hektar. Di urug pada jamannya Mbah Soeharto berkuasa. Wuah jalan menuju kesana nggak enak, ndut-ndutan, lha nggak ada aspal. Ilalang, tumbuhan perdu terasa seperti area tak bertuan, diantara belantara tempat wisata indah disekitarnya. (more…)

Obrolan Makan Siang dengan GM Hotel di Tanjung Benoa

Wednesday, February 11th, 2015

Siang tadi hujan deras dan lama mengguyur Tanjung Benoa. Seorang GM hotel yang berada di teluk Tanjung Benoa berada satu meja denganku, tampak tidak tenang dengan angin dan pekat nya hujan. Segaris jalan tol Bali Mandara yang biasanya tampak, sekarang menghilang. Teluk Tanjung Benoa didepannya nampak putih pekat oleh derasnya hujan.

peninsula

(more…)

Selamatkan Hutan Dasong, Bali dari Eksploitasi Industri Pariwisata

Saturday, May 12th, 2012

Para kawanku dari organisasi dan komunitas, Walhi Bali, Bali Outbound Community dan Frontier kembali dibuat berang oleh ulah PT. Nusa Bali Abadi (PT. NBA). Mereka harus berjuang dan berbuat sesuatu lagi ketika PT. NBA kembali memohon 100 hektar dalam kawasan Hutan Dasong untuk rencana proyek pembangunan villa.

Perlu diketahui, PT. NBA adalah investor yang berupaya akan membangun villa/akomodasi pariwisata di kawasan Hutan Dasong. Di sekitar hutan itu terdapat Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Kawan-kawan ini telah berjuang melakukan penolakan sejak lama. Alasannya bisa dibaca di pernyataan sikap Komite Kerja Advokasi Lingkungan Bali (Kekal Bali). (more…)

Seruan: Ayo Hening untuk Bumi Kita – World Silent Day

Tuesday, March 20th, 2012

Rekan-rekan penghuni bumi,

Pada 23 Maret 2012 Bali, pulau yang terkenal di seluruh dunia sebagai surga, akan hening dan gelap. Bandar Udara Internasional akan tutup 24 jam penuh; tidak ada orang atau kendaraan di jalan, di seluruh pulau. Listrik akan dipadamkan kecuali di rumah yang ada anak kecil, di kantor polisi dan di Rumah Sakit. Ini adalah kejadian tahunan untuk menyambut Tahun Baru Saka, dikenal sebagai Tapa Brata Penyepian. Saat Nyepi, pulau Bali mengurangi 20,000 ton karbon dioksida. Bila anda berpartisipasi maka lebih banyak lagi karbon dioksida yang berkurang.

Tim World Silent Day kembali mengajak anda meniti HENING UNTUK BUMI pada 21 Maret 2012. Mari bersama-masa berbuat hal kecil untuk Bumi. (more…)

Cerita dari Bali Reboisasi Festival 2011 di Lereng Gunung Batur – Kintamani

Monday, December 5th, 2011

Tanah itu kelihatan gembur, lalu kucangkul untuk membuat lubang tanam bibit pohon. Namun, semakin dalam cangkulan, kutemukan bebatuan diantaranya. Itulah kondisi tanah di lereng Gunung Batur Kintamani. Tapi, setidaknya tetap berusaha untuk menanami. Mimpi saja tidak cukup untuk mewujudkan lereng gunung yang hijau syahdu di mata, mengutip kicauan dari @antonemus, sang provokateur Bali Blogger Community.

Itu adalah aktivitas Bali Reboisasi Festival 2011 yang dimotori oleh Yayasan Bali Hijau Lestari bersama NPO Asian Green Forest Network – Japan, bekerja sama dengan para komunitas, termasuk Bali Outbound Community dan siswa/i beberapa SMP SMU di Bali. Target tanam adalah 6000 bibit pohon dengan menggerakkan 800an peserta. Berlokasi di lereng Gunung Batur, Kintamani – Bali pada Minggu, 4 Desember 2011. (more…)

“Bius” megaproyek Bali International Park melanda Bali

Thursday, July 28th, 2011

Seorang kawan tiba-tiba mention di akun twitter ku. Gendovara alias I Wayan Gendo Suardana bilang: @hendrawsaputro, sila klik http://bit.ly/q7dz8E dan pasang badgenya #tolakBIP. Waw, apalagi ini?. Rasa “keterasinganku” bangkit supaya lebih tahu tentang tempat tinggalku, Bali. Wow, ternyata!, ada yang mau merusak harmoni manusia dan alam. Patut untuk didukung kawan. Ini tulisan sang Gendo! #tolakBIP!.

bali-international-park

Oleh: I Wayan Gendo Suardana**

Membaca tulisan opini di harian Fajar Bali (20 Juli 2011) halaman 5-6 yang berjudul “MICE dan BIP”, penulis tertarik untuk menanggapi opini tersebut. terlebih penulis adalah bagian dari kelompok LSM penolak BIP yang diberikan sarat pesan dan harapan terutama pada akhir tulisan opini tersebut. (more…)

Lomba Peringati Hari Lingkungan Hidup : Mari Mencintai Bali dengan Sederhana

Wednesday, June 1st, 2011

Mari mencintai Bali dengan sederhana. Caranya, buat postingan bebas (bisa foto, puisi, pantun, esai, dll dalam bahasa Bali, Indonesia atau Inggris) di blog/microblog kamu.
Tema: #SaveBali

walhibannerlomba-hendra

Kamu bisa ikut, sekarang juga dengan cara: (more…)

Nyepi, Andai Sebulan Sekali

Tuesday, March 15th, 2011

Sebuah Renungan Sepi di Kubu Alit, Bali oleh Bapak Glory Muchtar, Minggu, 10.01 PM, 6 Maret 2011 (Tulisan untuk World Silent Day)

sepi nyepiSaat saya tulis artikel ini, saya sedang menikmati gerimis di sebuah lokasi di Denpasar. Karena tidak boleh menyalakan lampu maka terpaksa saya mengetik dengan diterangi cahaya monitor laptop yang seadanya. Karena tidak boleh keluar rumah, maka sayapun mengerjakannya di dalam kamar saja. Ya, saya sedang menikmati hari penting umat Hindu di Bali, dan juga di Indonesia, hari raya Nyepi.

Ini pertama kali saya berada di Bali saat Nyepi dan mudah-mudahan bukan yang terakhir kali. Sebenarnya “suasana nyepi” bukan hal baru bagi saya karena di Pesantren selain di bulan Romadlon setidaknya dua kali seminggu kami mengadakan i’tikaf bersama. Semacam weekly retreat sebagai latihan rutin kami untuk madul konsultansi dan mendekatkan diri kepada ilahi. (more…)

Arungi Lautan Bali – Gili – Lombok bersama Sojourn Cruise

Wednesday, July 28th, 2010

Mengarungi lautan ?. Hal itu pernah kulakukan beberapa kali pada kisaran tahun 2000-2001 ketika kerja di sebuah kapal pesiar cruise bernama Quicksilver Cruise. Sebuah kapal bermesinkan hydrofoil yang melayani rute wisata Tanjung Benoa – P. Nusa Penida. Tapi kemarin, 23-25 Juli 2010 adalah pertama kali bagiku rasakan kapal layar milik pelanggan BOC, Bapak Andi Herman pemilik PT. Lombok Tropic Holidays Indonesia yang berbasis di Lombok, NTB.

giliair

Nama kapal layar itu adalah Sojourn. Sebuah kapal layar 4 tiang yang menggunakan 2 sistem penggerak, yaitu menggunakan layar dan mesin diesel. Mesin akan dihidupkan untuk keadaan tertentu saja, misal untuk berlabuh atau kondisi angin laut yang minim untuk pelayaran. Kapal ini mempunyai panjang 23 meter dan lebar 5 meter. Cocok untuk pelayaran grup yang terdiri 8 – 20 orang. (more…)


Catering di Bali




Ayo Berbagi
Afiliasi Hosting Indonesia
Hosting Indonesia

Anti Korupsi
Chat with me