Archive for the ‘Pemikiran’ Category

Tak Pernah Minta Jadi Pembicara

Thursday, October 4th, 2018

Ketika awali bisnis pada 2003 silam hingga kini, saya tak pernah meminta kepada orang, tak pernah meminta kepada Tuhan untuk hadir jadi narasumber ditengah-tengah generasi muda ataupun masyarakat pada umumnya.

Orang-orang lah yang meminta tolong kepada saya. Lantas apakah harus ditolak karena tak ada duit nya? Mengingat ada beberapa yang berikan dana taliasih yang tidak pernah saya patok tarif nya. Pantang bagi saya pasang harga atas permintaan tolong orang-orang tersebut. Mengingat apa yang saya bicarakan semuanya berasal dari kemurahan Tuhan YME. (more…)

Hi Mahasiswa! Mau Jadi Pejuang atau Jadi Penjahat (Kelamin)?

Thursday, August 16th, 2018

Selamat datang di dunia mahasiwa bagi para lulusan SMU, SMK atau sederajat. Kalian akan memasuki dunia kebebasan.

Bagi mahasiswa perantau, dulu kalian berkamar di rumah orang tua. Masih rajin meminta uang tiap hari dan rutin 3x sehari makan. Intensitas perhatian dan kadang dapat amarah orang tua langsung kalian dapatkan didepan muka. (more…)

Punya MAC Agar Konsumen Mudah Percaya?

Wednesday, July 18th, 2018

Slentingan dongkrak “harga diri” dengan MAC di beberapa orang tertentu saya dengar bertahun-tahun lalu. Lha kok diperkuat oleh curhat nya mahasiswa magang di BOC Indonesia. “Pak katanya kalau mau presentasi project biar dipercaya orang harus pake MAC.”

Apa sih MAC? Itu lho laptop merk Apple Macintosh! Harga nya selangit, desain nya gitu-gitu aja. Polos! Gitu kok mahal banget :p Tapi enggh, bagi yang sudah beli, rasanya mrinding lho! Hahaha. Tapi kadang saya gagal faham, ada yang beli MAC tapi OS didalamnya Windows 😀 (more…)

Kerukunan Tidak Jatuh Dari Langit, tapi Kerukunan Harus diperjuangkan!

Saturday, June 9th, 2018

Awal April 2018 lalu saya bersama Presiden Pesantren Digital Indonesia, Mas Khairul Mahfuz menghadiri acara Deklarasi Tolak HOAX & Larangan Kampanye di Rumah Ibadah. Berlangsung di Rumah Pablo, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, Minggu (1/4/2018) pukul 19.00 WITA. Acara yang diprakarsai Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali ini diikuti para tokoh lintas agama.

Mereka diantaranya dari Majelis Utama Desa Pakraman (MUPD), Majelis Tinggi Agama Khonghucu (Matakin), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan elemen-elemen dari berbagai lintas agama. (more…)

Strategi Hadapi Revolusi Industri 4.0

Saturday, May 5th, 2018

Tanda revolusi industri dunia keempat adalah masifnya penggunaan aspek digital dalam kehidupan manusia. Dalam dunia industri, proses bisnis dipercepat dengan adanya sistem online.

Seminar Strategi Solusi Revolusi Industri 4.0

Memang dulu tanda momentum revolusi industri 1, 2 dan 3 seperti apa? Menurut Wikipedia, revolusi industri 1.0 ditandai dengan penemuan mesin uap. Kemunculan pembangkit listrik pada abad ke-19 jadi penanda dimulainya revolusi industri kedua. Revolusi industri ke 3 ditandai dengan penemuan teknologi komputasi. (more…)

Kram Otak #AntiNKRI #Intoleran

Monday, December 11th, 2017

[Sebuah rencana indah dari Nya]

Riuh sekali akhir tahun ini khususnya di Bali. Cukup kuras konsentrasi namun yakin ini perjuangan positif.

JPMI International Exhibition 2017 Sudikerta

Letusan Gunung Agung bawa dampak lesu nya perekonomian. Warga Bali bergotong royong rasa utk bantu pengungsi dan siap hadapi lesunya ekonomi. Hampir 60% perekonomian di Bali tertopang dari pariwisata. (more…)

Patung & Amplifier

Tuesday, August 8th, 2017

Semoga kita berani dgn patung & alat elektronik 🙂

Masa jahiliyah itu berakhir di tahun 2006. Kehilangan laptop, jam tangan bermerk, uang, kacamata minus di rebut monyet di uluwatu, dll yg biasa di sebut kemalingan/apes. Laptop sih cuma 10jt an tp data-data nya?

Lukisan Ayat Kursi

Mulailah diri ini berkumpul dgn kyai. Wong kang sholeh. Kata kyai, harta kesayangan itu hanya dipindahkan oleh Allah SWT kpd makhluk Nya yg lebih membutuhkan. Jika manusia blum faham, mereka merasa kemalingan. Apes! (more…)

Melayani Generasi Bangsa (Bagian 4-habis)

Monday, July 31st, 2017

Indonesia arena kompetisi dunia. 250 juta penduduk adlh pasar menggiurkan. Beras & garam saja import! Belum lagi kebutuhan pertanian dan perkebunan lainnya.

Dhea Adel Altaf

Sawah & garis pantai Indonesia luas. Tapi knapa kok hrs import? Moyang kita menangis bertanya, “Generasi muda kita pada kemana?”. (more…)

Melayani Generasi Bangsa (Bagian 3)

Sunday, July 30th, 2017

Pada artikel status FB sebelumnya, sahabat komentar, “Berani bikin kampus di desa mas?”.

Sengaja blum saya jawab krn manajemen medsos saya adalah: stlh bikin status, saya fokus kerja. Sesekali lirik medsos hanya utk cek notif. Itung-itung break otak lah bbrp detik. Komentar biasanya terbalas stlh saya selo, longgar. Bisa jd balas nya nanti malam, besok bahkan seminggu kemudian hahaha. Saya tdk mau minta maaf tapi mohon maklumnya aja ?

Melayani Generasi Bangsa

Ok! Kampus di desa. Ataupun sekolah di desa. Saya mau cerita sebuah sekolah internasional di Bali yg lokasinya di desa banget. Di Banjar Saren, Abiansemal, Kabupaten Badung – Bali. Berjarak 30 km an dari Denpasar. (more…)

Melayani Generasi Bangsa (Bagian 2)

Saturday, July 29th, 2017

Maka jangan kaget jika suatu saat SDA kita dikuasai (lagi) oleh negara lain. Dengan sistem ‘penjajahan’ model baru yaitu perekonomian. Bahkan masyarakat Indonesia akan jadi pasar mereka. SDA dihisap, kita terpaksa beli ke mereka. Jadi pasar mereka pula. Devisa bangsa lari ke luar negeri!

Melayani Generasi Bangsa

Saya sedih mengetahui beras yg di beli mahasiswa magang di BOC Indonesia tidak made in Bali. Beras Ratu Ayu made in Banyuwangi – Jawa Timur, produced by UD. Sumber Makmur. (more…)


Chat with me