<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ayo Berkarya dan Berbagi</title>
	<atom:link href="http://www.hendra.ws/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.hendra.ws</link>
	<description>Sebuah Anugerah menuju Perjalanan Panjang Hidup nan Indah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 05:28:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Selamatkan Hutan Dasong, Bali dari Eksploitasi Industri Pariwisata</title>
		<link>http://www.hendra.ws/selamatkan-hutan-dasong-bali-dari-eksploitasi-industri-pariwisata/</link>
		<comments>http://www.hendra.ws/selamatkan-hutan-dasong-bali-dari-eksploitasi-industri-pariwisata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 17:25:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra W Saputro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hendra.ws/?p=1281</guid>
		<description><![CDATA[Para kawanku dari organisasi dan komunitas, Walhi Bali, Bali Outbound Community dan Frontier kembali dibuat berang oleh ulah PT. Nusa Bali Abadi (PT. NBA). Mereka harus berjuang dan berbuat sesuatu lagi ketika PT. NBA kembali memohon 100 hektar dalam kawasan Hutan Dasong untuk rencana proyek pembangunan villa. Perlu diketahui, PT. NBA adalah investor yang berupaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Para kawanku dari organisasi dan komunitas, <a href="http://www.walhibali.org" target="_blank"><strong>Walhi Bali</strong></a>, <a href="http://www.balioutbound.com/" target="_blank"><strong>Bali Outbound Community</strong></a> dan <strong>Frontier</strong> kembali dibuat berang oleh ulah <strong>PT. Nusa Bali Abadi</strong> (PT. NBA). Mereka harus berjuang dan berbuat sesuatu lagi ketika PT. NBA kembali memohon 100 hektar dalam kawasan Hutan Dasong untuk rencana proyek pembangunan villa.</p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/05/kekalbali1.jpg" target="_blank"><img class="size-medium wp-image-1282 alignnone" title="kekalbali1" src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/05/kekalbali1-500x330.jpg" alt="" width="500" height="330" /></a></p>
<p>Perlu diketahui, PT. NBA adalah investor yang berupaya akan membangun villa/akomodasi pariwisata di kawasan Hutan Dasong. Di sekitar hutan itu terdapat Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Kawan-kawan ini telah berjuang melakukan penolakan sejak lama. Alasannya bisa dibaca di <a href="http://www.balioutbound.com/2012/05/pernyataan-sikap-menolak-eksploitasi-hutan-dasong/" target="_blank">pernyataan sikap Komite Kerja Advokasi Lingkungan Bali</a> (Kekal Bali).<span id="more-1281"></span></p>
<p>Untuk lebih mendalami sikap dari Pemerintah Provinsi Bali dan mengukuhkan sikap kawan-kawan Bali, maka perlu untuk memunculkan lagi sikap &#8216;perlawanan&#8217; itu dengan berkunjung ke Gubernur Bali. Syukur nya Bapak I Made Mangku Pastika merespon positif dengan menerima permohonan kami berdiskusi dan menyatakan sikap (hearing) terhadap ulah PT. NBA tersebut.</p>
<p>Pak Gubernur menjelaskan kepada kami bahwa sudah 4 kali dari pihaknya mengirimkan surat penolakan atas permohonan PT. NBA. Pihaknya juga selalu memonitor keberadaan kawasan tersebut. Yang terjadi saat ini di kawasan Danau Buyan adalah PT. NBA memindahkankan bangunan contoh dari blok 2 ke blok 1. Alasan pemindahan karena air danau meluap dan mengancam konstruksi bangunan. Saat ini pengelolaan bangunan contoh berada di 2 pihak, yaitu dari PT. NBA dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bali (BKSDA).</p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/05/kekalbali2.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-1283" title="kekalbali2" src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/05/kekalbali2-500x222.jpg" alt="" width="500" height="222" /></a></p>
<p>Secara lisan Pak Gubernur memberikan penghargaan tinggi atas partisipasi Kekal Bali yang peduli atas alam Bali, dan berupaya pula mempertahankan sikap yang sama yaitu tetap menolak. Semoga selalu benar ya Pak :).</p>
<p>Mencuat juga alasan penolakan Pak Gubernur bahwa kehadiran akomodasi pariwisata di kawasan Hutan Dasong akan merugikan ekologi danau. Salah satu kekawatirannya adalah kehadiran limbah kimia yang akan memunculkan biota-biota baru bersifat predator bagi biota lainnya. Biota itu berpotensi mendangkalkan danau dan mematikan ikan-ikan didalamnya. Masyarakat di sekitar situ yang akan rugi.</p>
<p>Selain permasalahan ekologi, Gubernur juga menyoroti sikap masyarakat sekitar danau yang lebih suka mendangkalkan danau agar bisa bercocok tanam. Area tebing dan diatas danau juga berubah fungsi menjadi lahan pertanian yang rentan longsor. Masyarakat lebih suka menanam tanaman lunak, misal sayuran dan bunga. Kalau hujan, tanah nya mudah longsor dan jatuhnya ke danau. Akhirnya danau jadi dangkal. Padahal, supaya tidak mudah longsor, sebaiknya ditanami dengan tanaman keras misal kopi.</p>
<p>Kasus ini juga serupa dengan Danau Batur Kintamani. Masyarakat sana lebih suka danau menjadi dangkal karena bisa untuk bercocok tanam di area yang dangkal. Padahal jika hujan danau berpotensi meluap.</p>
<p>Memang dilematis ya?, jika kelestarian alam harus jadi kambing hitam kapitalisme. Masyarakat berlomba-lomba untuk &#8216;memperkaya diri&#8217; namun entah belum atau sudah tahu tentang dampak nya bagi mereka sendiri.</p>
<p>Maka tadi juga ada rekomendasi untuk membentuk forum kepedulian danau, seiring dengan keberadaan forum DAS (Daerah Aliran Sungai) yang sudah ada di masyarakat.</p>
<p>Dan akhirnya, pernyataan sikap kita-kita semua disana yang dikomando oleh <a href="http://www.twitter.com/viar" target="_blank">Viar M Sugandha</a> adalah: &#8220;Maka kami organisasi masyarakat sipil, pecinta lingkungan dan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Kerja Advokasi Lingkungan (Kekal) Bali menyatakan keberatan atas rencana Pengusahaan Pariwisata Alam (PPA) yang diajukan oleh PT Nusa Bali Abadi dan menolak segala bentuk eksploitasi di kawasan hutan Dasong dan sekitarnya.&#8221;</p>
<p>Baca juga :<br />
- Ulasan berita : <a href="http://www.balebengong.net/denpasar/tetangga/2012/05/08/selamatkan-hutan-dasong-dari-investor-rakus.html" target="_blank">Selamatkan Hutan Dasong dari Investor Rakus</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hendra.ws/selamatkan-hutan-dasong-bali-dari-eksploitasi-industri-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membedah Mencintai Dengan Sadis</title>
		<link>http://www.hendra.ws/membedah-mencintai-dengan-sadis/</link>
		<comments>http://www.hendra.ws/membedah-mencintai-dengan-sadis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2012 15:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra W Saputro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akademi Berbagi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hendra.ws/?p=1269</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum meluncurkan buku &#8220;Mencintai Dengan Sadis&#8221;, sang penulis Mas Daniel Prasatyo (@daprast) berbagi kepada peserta kelas Akademi Berbagi Bali tentang pondasi-pondasi dalam menjalin hubungan dengan pasangan. Hal itu terlaksana di Restoran Oen Pao, Denpasar pada Minggu jam 4 sore, 15 April 2012. Cinta tempat nya di hati. Pertama kita melihat dulu, ada chemistry, turun ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum meluncurkan buku &#8220;Mencintai Dengan Sadis&#8221;, sang penulis Mas Daniel Prasatyo (<a href="http://www.twitter.com/daprast" target="_blank">@daprast</a>) berbagi kepada peserta kelas Akademi Berbagi Bali tentang pondasi-pondasi dalam menjalin hubungan dengan pasangan. Hal itu terlaksana di Restoran Oen Pao, Denpasar pada Minggu jam 4 sore, 15 April 2012.</p>
<p>Cinta tempat nya di hati. Pertama kita melihat dulu, ada <em>chemistry</em>, turun ke hati. Kekaguman isinya di otak. Karena kita selalu punya alasan utk kagum.<span id="more-1269"></span><br />
Nafsu/<em>desired</em> kadang tempatnya nggak tahu, bisa di hati dan di otak. Dalam nafsu tidak ada cinta. Jika bicara tentang ego, dialah tempatnya hawa nafsu. Apakah ego selalu jelek ? Tidak juga.</p>
<p>Namun jika ego itu lebih ke arah negatif maka merugikan. Maka ada ego positif dan negatif (silahkan dikaitkan dengan keyakinan masing-masing).</p>
<p>Dalam membina hubungan, ketiga-tiganya harus selalu seimbang, cinta, kekaguman dan nafsu.</p>
<p>Bisakah hubungan itu dimulai tanpa cinta?. Bisa. Generasi lama banyak yg menikah tanpa adanya cinta. Cinta itu bisa tumbuh. Cinta itu bisa diadakan.</p>
<p>Salah satu tanda Cinta itu memudar adalah saat kita sudah mulai perhitungan/menuntut dgn pasangan.</p>
<p>Mencintai adalah memberi cinta, mencintai itu satu arah saja. Maka hubungan yg paling indah adalah saling mencintai.</p>
<p>Aku mencintai kamu, artinya aku memberikan hak sebagian diriku kepadamu &#8230; #sadis.</p>
<p>Setelah Mencintai, hal yang ada selanjutnya adalah komitmen. Trus apa lagi? Yaitu, saling memberi kepercayaan dan saling terbuka.</p>
<p>Ada yg lebih penting dari 3 hal diatas, yaitu komunikasi. Disinilah proses membangun hubungan berlangsung.</p>
<p>Marah-marah, habisin energi, timbulkan <em>bad mood</em>. Negatif <img src='http://www.hendra.ws/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Cemburu itu wajar, karena kita manusia. Namun awalnya cemburu adalah dari ego. Cemburu muncul dr rasa <em>insecure</em>. Namun sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Begitupula cemburu, kalau kebanyakan artinya tidak ada kepercayaan.</p>
<p>Sadis dalam mencintai adalah lebih kepada mematahkan ego, sehingga menghasilkan hubungan yang bijaksana dan harmonis. Marah-marah hanya akan melahirkan perlawanan tiada akhir.</p>
<p>Oke nantikan kelas Akademi Berbagi Bali berikutnya. Follow twitter nya : <a href="http://www.twitter.com/akberbali" target="_blank">@akberbali</a></p>
<p>Terima kasih untuk Tuhan YME, kemudian mas Daniel Prasatyo, Restoran OenPao dan para peserta, sehingga kelas Akademi Berbagi ke 5 bisa terwujud.</p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/akber5-oenpao.jpg"><img src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/akber5-oenpao-500x450.jpg" alt="" width="500" height="450" /></a></p>
<p>Foto oleh <a href="http://www.twitter.com/dedidolrased" target="_blank">@dedidolrased</a> dan <a href="http://www.twitter.com/viar" target="_blank">@viar</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hendra.ws/membedah-mencintai-dengan-sadis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akademi Berbagi Bali #5: Mencintai dengan Sadis</title>
		<link>http://www.hendra.ws/akademi-berbagi-bali-5-mencintai-dengan-sadis/</link>
		<comments>http://www.hendra.ws/akademi-berbagi-bali-5-mencintai-dengan-sadis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 07:33:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra W Saputro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akademi Berbagi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hendra.ws/?p=1260</guid>
		<description><![CDATA[Yuk kongkow dan diskusi dalam kelas Akademi Berbagi Bali, Minggu, 15 April 2012 pukul 4 sore di Restoran Oen Pao Renon, Denpasar. Jl. Prof. Moh Yamin, Renon, Denpasar. Nih temanya : Mencintai dengan Sadis Bakal berisi : 1. Love, Lust, and Adoration 2. Love and Relationship Nama Guru : Daniel Prasatyo Profesi: Guru Bahasa Indonesia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yuk kongkow dan diskusi dalam kelas <strong>Akademi Berbagi Bali</strong>, Minggu, 15 April 2012 pukul 4 sore di <strong>Restoran Oen Pao Renon, Denpasar</strong>. Jl. Prof. Moh Yamin, Renon, Denpasar.</p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/Flier-600x849.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1264" style="margin: 5px;" title="Flier-600x849" src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/Flier-600x849-353x500.jpg" alt="" width="353" height="500" /></a>Nih temanya : <strong>Mencintai dengan Sadis</strong><br />
Bakal berisi :<br />
1. Love, Lust, and Adoration<br />
2. Love and Relationship</p>
<p>Nama Guru : <strong>Daniel Prasatyo</strong><br />
Profesi: Guru Bahasa Indonesia untuk Orang Asing di CintaBahasa.com<br />
Passion: mengajar, menulis, dan mencintai.</p>
<p>Siapa Daniel Prasatyo ?</p>
<p>Daniel Prasatyo adalah sebuah paradoks.<br />
Penyendiri dan anti sosial, tapi menikmati waktu–waktu bercengkerama dengan banyak orang. Penyuka keheningan, tapi menikmati dentuman musik DJ. Kutu buku, tapi mudah bergaul. Pencinta alam, tapi punya rekor 25 jam browsing internet nonstop. Pemalas, tapi bekerja 24 jam sehari.<span id="more-1260"></span></p>
<p>Daniel Prasatyo adalah sebuah paradoks.<br />
Mudah disukai, tetapi mudah juga dibenci. Kata–katanya selalu menyemangati, sekaligus menjatuhkan. Pendengar yang baik, sekaligus pembicara yang dominan. Penampilannya rapi, kamarnya berantakan.</p>
<p>Daniel Prasatyo adalah sebuah paradoks.<br />
Pikirannya tajam selayaknya pria, hatinya lembut selayaknya wanita. Pandai berlogika, meski selalu terjebak dalam perasaan.</p>
<p>Daniel Prasatyo adalah sebuah paradoks.<br />
Tidak punya musik favorit, tidak punya film favorit, tidak punya buku favorit. Semua dilahap dan dianalisa. Selalu lupa nama dan wajah orang yang baru ditemuinya, khususnya yang tidak mampu bertahan lebih dari 10 menit berdiskusi dengannya.</p>
<p>Jangan sekali–kali bertanya padanya tentang hal yang diketahuinya. Satu pertanyaan saja bisa membuatnya memberi kuliah setara 3 SKS. Jangan sekali – kali bertanya padanya tentang hal yang tidak diketahuinya. Dia selalu siap untuk mengambil kelas setara 3 SKS</p>
<p>Design Flyer by <a href="http://www.twitter.com/lugugumilar" target="_blank">@lugugumilar</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hendra.ws/akademi-berbagi-bali-5-mencintai-dengan-sadis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resep Wirausaha dari Mas Saptuari Sugiharto</title>
		<link>http://www.hendra.ws/resep-wirausaha-dari-mas-saptuari/</link>
		<comments>http://www.hendra.ws/resep-wirausaha-dari-mas-saptuari/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2012 15:39:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra W Saputro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hendra.ws/?p=1254</guid>
		<description><![CDATA[Semoga tulisan ini tidak mengurangi materi presentasi wirausaha milik Mas Saptuari Sugiharto. Aku yakin nggak deh, Mas Saptuari gemar berbagi kok. Ya mas hehehe. Beruntung bertemu langsung, bersalaman dan berbincang singkat bahkan lakukan testimoni didampingi Mas Saptuari di open class Entrepreneur University Bali (EU Bali). Kemudian bisa berfoto adalah bonusnya. Siapa itu Mas Saptuari Sugiharto? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga tulisan ini tidak mengurangi materi presentasi wirausaha milik Mas <strong>Saptuari Sugiharto</strong>. Aku yakin nggak deh, Mas Saptuari gemar berbagi kok. Ya mas hehehe.</p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/saptuari-henz.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1255" style="margin: 5px;" title="saptuari-henz" src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/saptuari-henz-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Beruntung bertemu langsung, bersalaman dan berbincang singkat bahkan lakukan testimoni didampingi Mas Saptuari di <em>open class</em> <strong>Entrepreneur University Bali</strong> (EU Bali). Kemudian bisa berfoto adalah bonusnya. Siapa itu Mas <strong>Saptuari Sugiharto</strong>? Silahkan cari lewat Google. Momen itu terjadi di Hotel Nikki, Minggu 8 April 2012.</p>
<p>Mas Saptuari didaulat berikan materi wirausaha Cara Kreatif Menjadi Pengusaha didepan 100an lebih peserta. Aku salut luar biasa kepada Mas Saptuari. Beliau sudah didaulat untuk melakukan open class EU Bali. Biasanya yang melakukan <em>open class</em> adalah Pak Purdi (Owner Primagama dan EU) dan Pak Miming yang reputasinya sudah melangit sebagai pengusaha. Berarti? Mas Saptuari dah selevel dengan para master itu. *Sembah* hehehe. Top Mas!<span id="more-1254"></span></p>
<p>Dari beragam materi presentasi, resep dibawah ini saja yang bisa kubagi, sisanya silahkan ikut kelas nya EU Bali.</p>
<p>Resep jadi Pengusaha</p>
<p>1. Putusin urat malu.<br />
Meskipun gelar kuliah mu S1, S2, S3, mulailah dari hal-hal yang paling kecil dan jangan malu untuk memulai usaha. Klo hal ini, teringat ketika aku sendiri yang merintis jual krupuk rambak sebagai usaha sampingan. Meski sudah jadi Managing Director di BOC, paket kerupuk rambak kutawarkan ke warung-warung. Memang benar-benar malu ketika bertemu dgn teman/pelangganku di BOC. Bahkan, aku pernah diteriakin oleh teman yang juga pelanggan BOC ketika bertemu di jalan, &#8220;Rambaaaaaak!!!&#8221;. Waduh hehehe.</p>
<p>2. The Power of Kepepet.<br />
Mas Saptuari memberitahukan bahwa 97% orang akan termotivasi ketika dalam kondisi kepepet. Untuk menciptakan kondisi kepepet, gampang, misal mahasiswa, mulai besok balikin semua fasilitas pemberian orang tua, TV, kulkas, motor, tape, dll. Bahkan bilang ke orang tua untuk tidak lagi berkirim uang bulanan. Nah lo hehehe.</p>
<p>3. Habiskan jatah gagalmu.<br />
Tidak ada ceritanya bisnis itu untung terus. Untuk menjadi pebisnis yang tahan banting, harus melalui proses jatuh bangun. Namun segera habiskan kegagalanmu itu. Belajar dari kegagalan. Ya, kalau aku, sudah gagal di bisnis kerupuk rambak dan usaha komputer. Ndak apa, pasti ada maksud dan pembelajaran disitu.</p>
<p>4. Libatkan Tuhanmu.<br />
Kita menjadi hidup ini karena siapa? Tuhan kan?. Dalam bisnis, ilmu-ilmu KeTuhanan yang serba positif juga menjadi faktor yang tak terlihat, ikut membantu usaha kita.</p>
<p>5. Tekun! Fokus!<br />
Jika punya usaha, tetaplah ikut menangani langsung proses usaha disana meski sudah mempunyai karyawan. Itu bagian dari ketekunan. Jika saat ini masih menguasai 1 bidang, maka fokuslah pada bidang itu sampai benar-benar stabil, baru kemudian merambah bisnis bidang lain.</p>
<p>6. Mulai bergerak sekarang!<br />
Ya, dalam wirausaha, 2 persen adalah idea, sisanya adalah bergerak/action! Ngomong melulu, rapat melulu, berhitung melulu, trus kapan action nya?</p>
<p>Investasikan dirimu untuk hal-hal dibawah ini:<br />
- Baca Buku<br />
- Ikut Seminar<br />
- Ikut Training<br />
- Ikut Komunitas<br />
- Baca Media Masa<br />
- Gaul</p>
<p>Menurut Mas Saptuari, investasi diatas adalah Investasi Leher Keatas.</p>
<p>Yap, ayo bergerak. Terima kasih Tuhan, terima kasih Mas Saptuari.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hendra.ws/resep-wirausaha-dari-mas-saptuari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panti Asuhan Iba Yatama Taqwa, Jembrana</title>
		<link>http://www.hendra.ws/panti-asuhan-iba-yatama-taqwa-jembrana/</link>
		<comments>http://www.hendra.ws/panti-asuhan-iba-yatama-taqwa-jembrana/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Apr 2012 16:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra W Saputro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berbagi Tak Merugi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hendra.ws/?p=1250</guid>
		<description><![CDATA[Sehabis main Snorkling di Pulau Menjangan 4 Maret 2012 lalu, bersama teman-teman Bali Outbound Community aku berkunjung ke Panti Asuhan Iba Yatama Taqwa guna menyalurkan sebagian dana kegiatan We Are Family 2012. Sebesar 10 juta kita serahkan melalui pengurusnya, Pak Cacu. Sebelumnya sudah ada kunjungan ke panti asuhan tersebut. Kondisi yang menyedihkan adalah tempat MCK [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sehabis main <a href="http://www.hendra.ws/snorkling-di-pulau-menjangan-bali-mrinding-disco/">Snorkling di Pulau Menjangan</a> 4 Maret 2012 lalu, bersama teman-teman <a href="http://www.balioutbound.com/" target="_blank">Bali Outbound Community</a> aku berkunjung ke Panti Asuhan Iba Yatama Taqwa guna menyalurkan sebagian dana kegiatan We Are Family 2012. Sebesar 10 juta kita serahkan melalui pengurusnya, Pak Cacu.</p>
<p>Sebelumnya sudah ada kunjungan ke panti asuhan tersebut. Kondisi yang menyedihkan adalah tempat MCK dan rumah tempat singgah anak-anak panti asuhan. Mungkin dana segitu bisa bermanfaat untuk membangun MCK yang layak dan memperbaiki rumahnya.<span id="more-1250"></span></p>
<p><strong>Panti Asuhan Iba Yatama Taqwa</strong><br />
Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Negara, Kabupaten Jembrana.<br />
Penanggungjawab Panti Asuhan : Bapak Cacu Manshur Fauzi (08155765853).<br />
Rekening BRI, nomor: 012501015303508.</p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/iba-yatim-taqwa.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1251" title="iba-yatim-taqwa" src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/iba-yatim-taqwa-500x333.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hendra.ws/panti-asuhan-iba-yatama-taqwa-jembrana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa itu Logo dan Brand?</title>
		<link>http://www.hendra.ws/apa-itu-logo-dan-brand/</link>
		<comments>http://www.hendra.ws/apa-itu-logo-dan-brand/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Apr 2012 05:51:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra W Saputro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hendra.ws/?p=1247</guid>
		<description><![CDATA[Apakah logo sama dengan brand? Begitu banyak istilah yang berbaur, karenanya diperlukan suatu landasan pengertian agar mengerti tidak secara definitif, melainkan pemahaman yang menyeluruh. Logotype Asal kata logo dari bahasa Yunani, yaitu “logos”. Yang berarti kata, pikiran, pembicaraan, akal budi. Pada awalnya yang lebih dulu populer adalah istilah logotype, bukan logo. Pertama kali istilah logotype [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah logo sama dengan brand?<br />
Begitu banyak istilah yang berbaur, karenanya diperlukan suatu landasan pengertian agar mengerti tidak secara definitif, melainkan pemahaman yang menyeluruh.</p>
<p>Logotype<br />
Asal kata logo dari bahasa Yunani, yaitu “logos”. Yang berarti kata, pikiran, pembicaraan, akal budi. Pada awalnya yang lebih dulu populer adalah istilah logotype, bukan logo.<span id="more-1247"></span></p>
<p>Pertama kali istilah logotype muncul tahun 1810 – 1840, diartikan sebagai: tulisan nama entitas yang di desain secara khusus dengan menggunakan teknik lettering atau memakai jenis huruf tertentu. Jadi awalnya logotype adalah elemen tulisan saja.</p>
<p>Pada perkembangannya orang membuatnya makin unik / berbeda satu sama lain. Mereka mengolah huruf itu, menambahkan elemen gambar, bahkan tulisan dan gambar berbaur jadi satu, dan semua itu masih banyak yang menyebutnya dengan istilah logotype.</p>
<p>Fungsi:<br />
1. Identitas diri. Untuk membedakan dengan indentitas milik orang lain.<br />
2. Tanda kepemilikan. Untuk membedakan miliknya dengan milik orang lain.<br />
3. Tanda jaminan kualitas.<br />
4. Mencegah peniruan / pembajakan.</p>
<p>Logo<br />
Logo adalah penyingkatan dari logotype. Istilah logo baru muncul tahun 1937 dan kini istilah logo lebih populer daripada logotype. Logo bisa menggunakan elemen apa saja: tulisan, logogram, gambar, illustrasi, dan lain-lain.<br />
Banyak yang mengatakan logo adalah elemen gambar / simbol pada identitas visual. Untuk mengetahui apa itu logo, sebaiknya mengacu pada istilah logotype diatas.</p>
<p>Brand :<br />
Berbagai bidang memandang brand dari sudut pandangnya masing-masing, antara lain: bisnis dan keuangan, marketing, advertising, sales, promotion, public relation, komunikasi, desain grafis, semiotic, psikologi, statistik, antropologi, sosiologi, dan lain-lain.</p>
<p>Karena itu makna brand menjadi sangat luas. Alina Wheeler menulis dalam bukunya ‘Designing Brand Identity’: “Makna brand dapat berubah sesuai dengan konteksnya. Kadang brand menjadi sama dengan nama perusahaan, pengalaman perusahaan dan harapan konsumen.&#8221;</p>
<p>Di masyarakat umum, brand secara populer dianggap sama dengan logo, merek, atau nama entitas. Semua bersifat fisik semata. Padahal sebenarnya brand lebih merupakan rangkuman pengalaman dan asosiasi terhadap sebuah entitas, jadi jauh lebih dalam dari sekedar fisik saja.<br />
Sedangkan branding adalah kegiatan membangun sebuah brand. Membuat identitas, termasuk logo, merupakan salah satu kegiatan branding.</p>
<p>Brand memiliki makna yang jauh lebih dalam dan luas daripada logo. Logo berbentuk benda fisik yang bisa dilihat, sedangkan brand mencakup keseluruhannya, baik yang fisik, non-fisik, pengalaman dan asosiasi.</p>
<p>Seumpama manusia:<br />
- Logo adalah wajahnya.<br />
- Identitas adalah penampilan fisiknya (termasuk logo), komunikasi dan perilakunya.<br />
- Brand adalah keseluruhan manusia itu, jiwa dan raganya (termasuk identitas, otomatis termasuk logo juga). Brand merupakan rangkuman nilai-nilai esensial dari entitas.</p>
<p>“Products are created in the factory.<br />
Brands are created in the mind”<br />
Walter Landor, founder, Landor Associates</p>
<p><em>Penulis: Bapak <a href="http://www.rujiyanto.com/" target="_blank">Rujiyanto</a> &#8211; <a href="http://www.twitter.com/Rujiyanto" target="_blank">@Rujiyanto</a></em><br />
<em>Owner dari DESIGNER REPUBLIC, KAOSNOLOGI</em><br />
<em>Lecturer Desain Komunikasi Visual &#8211; Binus University</em><br />
<em>Disampaikan dalam milis Komunitas TDA</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hendra.ws/apa-itu-logo-dan-brand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berita Komunitas BBC di Harian Bali Tribune</title>
		<link>http://www.hendra.ws/berita-komunitas-bbc-di-harian-bali-tribune/</link>
		<comments>http://www.hendra.ws/berita-komunitas-bbc-di-harian-bali-tribune/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 14:42:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra W Saputro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hendra.ws/?p=1242</guid>
		<description><![CDATA[Thanks ya Harian Bali Tribune, dah memuat omonganku yang asal-asalan tentang teknologi dan manfaat Blog. Semoga bermanfaat bagi pembaca nya. Namun ada beberapa poin yang mungkin bisa buat koreksi. Entah ini koreksi untuk wartawannya ataupun Bali Tribune secara umum. Tentang koreksi ini sebelumnya sudah kuperbicangkan dengan sahabatku sesama Blogger Bali, Anton Muhajir. Bali Blogger Community [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks ya Harian <strong>Bali Tribune</strong>, dah memuat omonganku yang asal-asalan tentang teknologi dan manfaat Blog. Semoga bermanfaat bagi pembaca nya.</p>
<p>Namun ada beberapa poin yang mungkin bisa buat koreksi. Entah ini koreksi untuk wartawannya ataupun Bali Tribune secara umum. Tentang koreksi ini sebelumnya sudah kuperbicangkan dengan sahabatku sesama Blogger Bali, <a href="http://anton.nawalapatra.com/" target="_blank">Anton Muhajir</a>.</p>
<p><a href="http://www.baliblogger.org/" target="_blank">Bali Blogger Community</a> (BBC) bukanlah organisasi yang mempunyai perangkat didalamnya. Jadi BBC tidak mempunyai direktur ataupun divisi-divisi pendukung lainnya. Yang ada di BBC adalah kebersamaan saja, mengalir tanpa ada batasan struktur maupun umur hehehe. Dari tiwir sampai tuwir ada.<span id="more-1242"></span></p>
<p>BBC dan <a href="http://www.sloka.or.id" target="_blank">Sloka Institute</a> adalah dua hal yang berbeda. BBC adalah komunitas, sedangkan Sloka adalah Yayasan yang individu-individu nya juga anggota BBC. Mungkin untuk lebih jelas nya bisa kontak punggawa nya Sloka, Bli Gus Tulang (Agus Sumberdana). Mungkin koreksi ini berkaitan dengan tata letak berita dan foto antara menjelaskan tentang BBC namun didalamnya ada foto serah terima direktur baru Sloka.</p>
<p>Sedangkan pada tulisan yang memuat tentang aku, klirunya pada penyebutan nama akrabku. Disana tertulis Hendro Western Samoa. Haduh, Western Samoa kan sebuah negara di Pasik sana. Negara tersebut mempunyai ekstensi nama domain internet dot ws. Karena cocok dengan namaku Hendra W Saputro, maka domain name mereka kugunakan untuk alamat blog ku yaitu www.hendra.ws.</p>
<p>Yang lain nya dah top markotop! Salute meski wawancaranya lewat telpone namun hampir semuanya nyantol sesuai. Itu untuk tulisan yang menjelaskan tentang aku lho. Belum tentu dari sudut pandang <a href="http://www.pandebaik.com/" target="_blank">Bli Pande</a>, Anton dan Gus Tulang. Mungkin kontak mereka saja.</p>
<p>Begitulah kurang lebihnya, semoga tidak menjadikannya permasalahan yang rumit namun harapannya lebih kepada upaya peningkatan saja ya.</p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/balitribune-all.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-full wp-image-1243" title="balitribune-henz" src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/balitribune-henz.jpg" alt="" width="299" height="673" /></a></p>
<p>Yang nye-can koran: <a href="http://www.pandebaik.com/" target="_blank">Bli PandeBaik</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hendra.ws/berita-komunitas-bbc-di-harian-bali-tribune/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tukar Guling Hutang Dengan Kutang Celana Dalam</title>
		<link>http://www.hendra.ws/tukar-guling-hutang-dengan-kutang-celana-dalam/</link>
		<comments>http://www.hendra.ws/tukar-guling-hutang-dengan-kutang-celana-dalam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2012 19:17:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra W Saputro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hendra.ws/?p=1235</guid>
		<description><![CDATA[Facebook adalah media yang mampu mempertemukan sejarah. Kawan-kawan lama bisa saling bersua disana. Perjumpaan dengan teman-teman lama inilah dialami oleh Setro, yang sehari-hari berprofesi sebagai pengusaha. Setro bisa bertemu dengan kawan-kawan sekolahnya dulu. Dalam waktu singkat melalui Facebook, Setro bertemu dengan Hadi, Jarwo, bahkan dengan Dina yang dulunya mereka anggap cewek cantik disekolahnya. Selain aktif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Facebook adalah media yang mampu mempertemukan sejarah. Kawan-kawan lama bisa saling bersua disana. Perjumpaan dengan teman-teman lama inilah dialami oleh Setro, yang sehari-hari berprofesi sebagai pengusaha.</p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/kutang-pepaya.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1238" style="margin: 5px;" title="kutang-pepaya" src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/kutang-pepaya-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Setro bisa bertemu dengan kawan-kawan sekolahnya dulu. Dalam waktu singkat melalui Facebook, Setro bertemu dengan Hadi, Jarwo, bahkan dengan Dina yang dulunya mereka anggap cewek cantik disekolahnya.</p>
<p>Selain aktif berbalas-balas cerita lama, ataupun bercanda gurau dalam Facebook, secara berkala antara Hadi dan Setro bertemu muka. Silaturahmi. Tidak lupa Setro mengajak pacarnya si Denok untuk kodpar. Lambat laun, suasana pertemanan semakin meriah. Kasak kusuk seperti jaman SMA pun kadangkala menyeruak. Biasalah, umur boleh tuwir namun suasana obrolan masih level SMA.<span id="more-1235"></span></p>
<p>Mereka saling bercerita, bahkan saling rasan-rasan (omongin teman lain) ketika bersua.<br />
&#8220;Eh Setro, kamu tahu si Dina nggak?, tuh cewek pernah bermasalah sama aku&#8221;, Hadi mulai cerita.<br />
&#8220;Emang kenapa Had?&#8221;, tanya Setro.<br />
&#8220;Si Dina pernah hutang uang sama aku dan juga hutang sama si Jarwo. Namun sampai sekarang belum juga balik, ada aja alasannya ketika aku tagih&#8221;, jawab Hadi.<br />
&#8220;Lha nasib uangnya Jarwo gimana? Apa sama kayak kamu?&#8221;, tanya Setro.<br />
&#8220;Nah ini menariknya Tro&#8221;, teriak si Hadi.</p>
<p>&#8220;Jarwo pusing tujuh keliling ketika dia butuh uang. Dia ingat uang yang nyantol di Dina. Dikontaklah si Dina. Jawabannya pun sama, mbulet. Tapi Dina rupanya punya cara lain untuk bikin Jarwo bisa agak melupakan hutangnya. Dina sering kontak-kontak&#8217;an sama Jarwo. Sering curhatlah&#8221;.<br />
&#8220;Lha apa nggak ketahuan sama istrinya Jarwo?&#8221;, sela si Setro.<br />
&#8220;Halah, Jarwo kan punya 2 HP. Yang HP ke 2 nggak ketahuan si istrinya&#8221;, jawab Hadi.<br />
Lantas Hadi melanjutkan, &#8220;Nah yang HP ke 2 ini sering dipakai komunikasi sama Dina. Kalau pulang kerumah HP kedua selalu disimpan dibawah jok mobil dengan kondisi silent&#8221;.<br />
&#8220;Oooo begitu!, kreatif juga ya cara si Jarwo&#8221;, sorak Setro.</p>
<p>Dengan mimik serius, Hadi semakin memperdalam ceritanya. &#8220;Dina selalu ajak Jarwo untuk ketemuan dan pada akhirnya Jarwo luluh. Supaya tidak ketahuan lingkungannya, si Jarwo ajak Dina ketemuan di luar kota&#8221;.<br />
&#8220;Plok plok &#8230; ck ck ck, licin juga neh si Jarwo&#8221;, tanggap si Setro.</p>
<p>&#8220;Ya akhirnya, terjadilah hal-hal yang diinginkan hehehe, si Dina ajak Jarwo check-in disebuah hotel. Sepertinya ada tukar guling disana hahahaha&#8221;, ketawa si Hadi.<br />
Setro tambah penasaran, &#8220;Kok kamu tahu cerita ini sih Had?&#8221;.<br />
Hadi menjawab, &#8220;Jarwo kan kalau pusing selalu ketemu sama aku. Curhat lah. Kasihan dia sekarang, malah makin pusing karena Dina selalu kontak ke HP dan Jarwo sendiri takut bakal ketahuan istrinya&#8221;.<br />
&#8220;Aku pun guyonan protes sama Jarwo, enak kamu bro, hutangmu dah di tukar guling. Lha aku ? Kecuuut hehehe&#8221; Hadi menambahkan.</p>
<p>Setro dan Denok menghela nafas. Takjub dengan kehidupan jaman sekarang.<br />
Setro masih saja bertanya tanda tak menyangka, &#8220;Eh, aku lihat si Dina kan sudah bersuami, kan ada di FB nya dia si suaminya&#8221;.<br />
Hadi mendelik, &#8220;Itulah bro, memang sudah bersuami dan ketika aku samperin Dina ke rumahnya untuk tagih hutang, si suami Dina mengira aku ini selingkuhannya. Walaah, langsung saja aku timpali, aku tidak tidur sama Dina mas, tapi aku tahu laki-laki mana yang tidur sama Dina istrimu itu, hahahaha&#8221;, Hadi ketawa keras.</p>
<p>Disuatu kesempatan lain, Denok, Hadi dan teman-teman semasa SMA lainnya, si Putri, Kardi dan Bowo berkumpul bersama. Lagi-lagi pertemuan itu adalah kopdar setelah mereka berjibaku online dengan FB dan BBM (Blackberry Messenger). Tiba-tiba saja BB Denok di invite oleh Dina. Bak kebakaran jenggot, Denok berteriak &#8220;Woii, aku di invite sama Dina, siapa yang kasih tahu PIN ku ke Dina? Hayooo ngaku!&#8221;.<br />
Semua yang ada disitu bilang tidak. Akur jawab tak tahu dan membuat Denok bertanya-tanya penasaran.</p>
<p>Dikota lain, Setro melakukan perjalanan bisnis. Dia juga di invite oleh seseorang. Dalam display BB tertulis Din Din. Tanpa menaruh curiga, insting bisnis Setro berjalan, bahwa teman baru adalah jaringan baru atau prospek bisnis. Tidak lama kemudian, nama itu berubah jadi Dina. Setro kaget akibat cerita yang sudah-sudah tentang Dina. Namun Setro tidak ambil pusing, teman baru adalah jaringan dan prospek. Positif thinking saja. Jika nanti bermasalah seperti cerita si Hadi, Setro bakal hapus si Dina. Gitu saja.</p>
<p>Ketika Setro telpon Denok, mereka pun saling cerita dan bertanya tanya tentang kehadiran Dina di BB masing-masing. Siapakah yang memberitahu PIN BB mereka berdua?. Namun, sepertinya Denok tidak ambil pusing. Kontak Dina dalam BB langsung dihapus. Itupun katanya setelah diberi saran oleh teman-teman mereka. Lebih baik dihapus kontaknya, daripada bermasalah. Langkah inipun dipaksakan ke Setro. Dengan nada tinggi, Denok meminta Setro menghapus Dina dalam kontak BB nya.</p>
<p>&#8220;Sayang! Dihapus atau tidak!?, jangan gatelen (laki-laki gatal, murahan) kamu ya&#8221;, teriak Denok ke Setro.<br />
&#8220;Kalau kamu gak mau menghapus Dina, aku akan menghapus kamu&#8221;, tambah si Denok ke Setro.</p>
<p>Percakapan berlangsung panas dan cepat. Tapi Setro tetap ingin menyadarkan Denok tentang konsep teman baru adalah jaringan dan calon prospek. Namun Setro merasa kalah ritme.<br />
Langsung saja Setro menjawab, &#8220;Aku akan hapus kontak Dina jika Dina membuat masalah denganku&#8221;.</p>
<p>Tuuut &#8230; tuut &#8230; tut .. telpon terputus. Dina yang memutus duluan.</p>
<p>Setro sebetulnya dalam kondisi capek. Biasanya Setro memang istirahat agak sorean sehabis berbuka puasa. Beberapa menit kemudian, benar adanya, kontak sang kekasih, Denok hilang dalam BBM nya.</p>
<p>Keesokan hari nya, Setro membalas sapa&#8217;an Dina. Memang Setro sempat mendiamkan sapa&#8217;an Dina seharian. Setro terusik tentang orang yang memberitahu PIN BB nya dan Denok ke Dina. Akhirnya percakapan berlangsung. Mereka bercakap seputar domisili dan aktivitas pekerjaan. Tidak sampai 10 menit akhirnya Setro mendapatkan jawaban dari Dina.</p>
<p>&#8220;Aku tahu PIN mu dari si Soleha&#8221;, jawab Dina.</p>
<p>Akhirnya, sang pemberi PIN disampaikan ke Denok oleh Setro lewat SMS. Tidak lupa menitipkan kalimat, &#8220;Lebih baik tahu jawabannya pemberi PIN daripada bingung, apalagi berprasangka yang tidak jelas, selamat makan siang, Dhuhuran, Mwaaah&#8221;.</p>
<p>Setro menambahkan lagi dalam SMS ke Denok, &#8220;Satu lagi aku bukan laki-laki gatelen/murahan seperti yang kau kira. Aku laki-laki beda dengan yang kau sangka. Heran masih saja belum kenal aku. Aku kenal dan faham kamu, tapi sudah aku ikhlaskan. Allah tidak tidur&#8221;.</p>
<p>Setro, besar karena berwirausaha. Hidup mati bisnis nya adalah dari teman dan kolega/relasi. Setiap teman baru adalah rejeki baginya. Teman adalah pemberian dari Allah untuk munculkan potensi-potensi positif. Entah dalam bisnis ataupun dalam menciptakan jejaring sosial. Mensikapi secara positif adalah sebuah keharusan bagi Setro.</p>
<p>Menanggapi undangan BB si Dina, Setro berpikiran bahwa apa pun yang terjadi antara Dina, Hadi dan Jarwo adalah urusan mereka. Setro cukup hanya mengetahui saja cerita tragis tersebut, yang baginya entah benar atau tidak karena tidak melihatnya secara langsung. Bagi Setro, akal sehat harus diutamakan daripada emosi ketika hadapi peristiwa diatas.</p>
<p>Cerita tentang Dina adalah wawasan saja bagi Setro untuk senantiasa waspada terhadap ekses negatif dunia. Cerita tersebut akan menjadi benteng Setro jika Dina bermain kotor.</p>
<p>Namun sepertinya nasi sudah menjadi bubur, kontak Denok sudah tak ada lagi dalam BB Setro. Apalagi peristiwa yang seharusnya kecil ini dibesar-besarkan oleh Denok. Tema penting dan tidak penting mengemuka. Bahkan Denok membawa-bawa topik orang tua si Setro, menuduh Setro tidak menganggap penting Denok. Selama ini Denok merasa disepelekan oleh Setro yang katanya lebih pentingkan orang tuanya.</p>
<p>Padahal Setro belum pulang selama 2 tahun ke orang tua nya. Demi siapa? Kalau tidak demi Denok <img src='http://www.hendra.ws/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga Setro menemukan kekuatan baru dalam hidupnya ya &#8230; sesuatu banget.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hendra.ws/tukar-guling-hutang-dengan-kutang-celana-dalam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Local Leadership Day Akademi Berbagi, Berbagi Bikin Happy!</title>
		<link>http://www.hendra.ws/local-leadership-day-akademi-berbagi-berbagi-bikin-happy/</link>
		<comments>http://www.hendra.ws/local-leadership-day-akademi-berbagi-berbagi-bikin-happy/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2012 18:37:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra W Saputro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akademi Berbagi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hendra.ws/?p=1228</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah acara bagi para relawan Akademi Berbagi se Indonesia, Local Leadership Day 2012 berlangsung 30 Maret &#8211; 1 April 2012 lalu di Bogor. Trus, apa sih Akademi Berbagi itu?. Singkatnya adalah gerakan sosial nirlaba yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan, wawasan dan pengalaman. Bentuknya adalah kelas-kelas pendek yang diajar oleh para ahli dan praktisi di bidangnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah acara bagi para relawan <strong>Akademi Berbagi</strong> se Indonesia, <strong>Local Leadership Day</strong> 2012 berlangsung 30 Maret &#8211; 1 April 2012 lalu di Bogor.</p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/ndorokakung.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-1229" title="ndorokakung" src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/ndorokakung-500x334.jpg" alt="" width="500" height="334" /></a></p>
<p>Trus, apa sih <strong>Akademi Berbagi</strong> itu?. Singkatnya adalah gerakan sosial nirlaba yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan, wawasan dan pengalaman. Bentuknya adalah kelas-kelas pendek yang diajar oleh para ahli dan praktisi di bidangnya masing-masing. Semua kelas Akademi Berbagi untuk umum dan gratis!. Pola penyebaran dan publikasinya berupaya konsisten menggunakan jaringan berbasis internet. Bisa melalui Twitter, Facebook, Blog, dll. Lebih lengkapnya, silahkan baca di website <a href="http://akademiberbagi.org/tentang-akademi.html" target="_blank">Akademi Berbagi</a>.<span id="more-1228"></span></p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/lld-bersama.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-1230" title="lld-bersama" src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/lld-bersama-500x334.jpg" alt="" width="500" height="334" /></a></p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/berawal-akademi-berbagi-bali/">Kebetulan</a>, aku termasuk relawan yang mewakili Bali, bersama Mas Adhi dan Mas Rizky. Namun yang berangkat ke Bogor hanyalah aku dan Mas Adhi saja.</p>
<p>Dalam acara yang diberi hashtag #LLD ini, kami relawan seluruh Indonesia mendapatkan pembekalan tentang internet sehat, public speaking, social media untuk penguatan pergerakan, pengelolaan keuangan, kemampuan menulis, workshop narasi publik dan tak lupa menentukan langkah Akademi Berbagi di masa mendatang.</p>
<p>Saat ini, gerakan Akademi Berbagi telah tersebar di lebih dari 25 kota di Indonesia dan bakal bertambah. Sungguh tidak mudah untuk mewujudkan impian pendidikan mudah dan terjangkau bagi masyarakat. Namun berawal dari upaya kecil yang konsisten ini, kita para relawan berupaya untuk berikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di Indonesia.</p>
<p>Akademi Berbagi Bali (<a href="http://www.twitter.com/akberbali" target="_blank">@akberbali</a>) sendiri juga berupaya menjaga konsistensi untuk tetap mengadakan kelas. Minimal 1 kali dalam sebulan. Masih banyak guru-guru hebat di Bali dengan beragam lokalitasnya akan mau berbagi. Selain menjadi kewajiban kami untuk selalu konsisten, harapan yang utama adalah partisipasi dari semua pihak untuk mendukung kegiatan positif ini, dalam semangat berbagi bikin Happy!</p>
<p>Sebelum berangkat ke Bogor, aku mampir dulu menginap semalam di rumah Mas Adhi dan mendapatkan banyak ilmu dari Bunda dan Ayahanda nya. Terima kasih atas kepeduliannya berbagi pengalaman hidup dan pula berbagi sajian masakan nikmat selama disana.</p>
<p>Sempat pula maksa Mas Adhi bermacet-macet ria demi berkunjung ke Gedung Cyber, Kuningan untuk melihat langsung server <a href="http://www.baliorange.net/" target="_blank">Hosting Indonesia</a> nya BOC yang terletak disana. Kebetulan juga, masa-masa itu adalah detik-detik terakhir rencana pemerintah mau menaikkan harga BBM. Demo mahasiswa dan masyarakat berlangsung di daerah Senayan, jadi macet dimana-mana.</p>
<p><a href="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/akber-lld-3.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-1231" title="akber-lld-3" src="http://www.hendra.ws/wp-content/uploads/2012/04/akber-lld-3-500x298.jpg" alt="" width="500" height="298" /></a></p>
<p>Ironisnya, ketika masyarakat prihatin kondisi BBM, didepan Plaza Senayan City berlangsung kebut-kebutan mobil liar. Mobil berbagai merek digeber sekencang-kencang nya oleh para remaja borju. Akupun menonton tanpa daya, sambil menunggu Mas Adhi menyelesaikan sebuah urusan yang berlangsung 2 jam lebih lamanya. Tentunya bukan urusan kebut-kebutan. Biasalah, urusan anak muda. *ngok*. Celakanya sendalku dipinjam Mas Adhi. Selain banyak penonton disana, akupun jadi bahan tontonan. Mahluk tinggi besar yang mondar mandir tanpa sendal. *ngik*</p>
<p>Terima kasih Mas Adhi dan juga terima kasih buat para relawan Akademi Berbagi yang telah mengadakan kegiatan #LLD ini. Tuhan YME yang akan membalas budi baik kepada semua pihak. Amin.</p>
<p>Yuk Berbagi!, karena Berbagi bikin Happy!</p>
<p>Jepretan foto oleh Rafly Kurnia (<a href="http://www.twitter.com/raplee" target="_blank">@raplee</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hendra.ws/local-leadership-day-akademi-berbagi-berbagi-bikin-happy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sandal Tuhan</title>
		<link>http://www.hendra.ws/sandal-tuhan/</link>
		<comments>http://www.hendra.ws/sandal-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2012 13:18:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra W Saputro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akademi Berbagi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hendra.ws/?p=1225</guid>
		<description><![CDATA[Sudah hari yang kedua ini aku mengikuti acara Akademi Berbagi (Akber). Berbagai topik diperbincangkan oleh narasumber dan peserta Akber se Indonesia. Namun ada satu yang menggelitik menyuruh peserta untuk menulis. Tema nya adalah teman sekamar. Walah, walaupun kurang menarik namun ya sudahlah, eksyen saja. Inilah tulisanku tentang teman sekamar. Teman sekamarku adalah pribadi-pribadi yang luar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah hari yang kedua ini aku mengikuti acara Akademi Berbagi (Akber). Berbagai topik diperbincangkan oleh narasumber dan peserta Akber se Indonesia. Namun ada satu yang menggelitik menyuruh peserta untuk menulis. Tema nya adalah teman sekamar. Walah, walaupun kurang menarik namun ya sudahlah, eksyen saja. Inilah tulisanku tentang teman sekamar.</p>
<p>Teman sekamarku adalah pribadi-pribadi yang luar biasa. Meski baru mengenal 2 hari saja. Kenapa kok mereka hebat?. Ya karena yang datang di acara Akber ini orang-orang pilihan Tuhan YME. Jiah, jadi mrinding disco. Kan aku ikutan juga to?. Ada 2 orang bersamaku dalam 1 kamar. Teman pertama bernama Mas Yanuar dan kedua bernama Akang Brian.<span id="more-1225"></span></p>
<p>Jika ditanya tentang kesan yang kudapat dari mereka. Hmmm apa ya ? Kesan dari Mas Yanuar adalah, dia menemani aku dengarkan musik Cold Play. Entah dia menikmati atau tidak yang penting menemani dan itu adalah toleransi musik yang bijaksana. Tidak kulihat nada protes soalnya. Aku takut dia request musik yang tak bisa kuberikan. Misal musik iwak peyek. Hihihi.</p>
<p>Gimana dengan kesan teman yang kedua? Akang Brian. Percaya atau tidak, dia kubawa dalam doa ku ketika selesai sholat. Sandalnya dia lah yang menjadi penghubung antara tempat wudlu dan tempat sholat. Aku cukup takut sepatuku jadi basah dan bau ketika selesai kena air wudhlu. Semoga Allah memberikan rejeki yang berlimpah buat Akang Brian, dan juga Mas Yanuar.</p>
<p><em>Tulisan diatas adalah hasil tugas menulis dari pembicara workshop menulis pada acara Local Leadership Day, Akademi Berbagi, Bogor, 30 Maret &#8211; 1 April 2012. Pembicara nya adalah @ndorokakung</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hendra.ws/sandal-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 1.005 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-18 04:58:56 -->
<!-- Compression = gzip -->
