Karaoke : menguji lengkingan hati

Kamis, sehabis makan nasi tempong di bilangan Jl. Hayam Wuruk, Denpasar, teman-teman ajak saya ke tempat karaoke yang selama ini hanya terlintas di angan saja. Yup, lumayanlah, menambah wawasan. Segera kami ber-enam, yaitu saya, Fandik, Viar, Sulis, Ike, dan Berry cabut ke sebuah hiburan karaoke di Kuta, Bali.

Mungkin, berkaraoke terdengar sangat hedonis dan lekat dengan kehidupan malam yang ‘nakal’. Dan sempat ada selentingan bahwa hiburan karaoke selalu identik dengan pelayanan plus-plus nya. Koreksi saya jika salah atau benar, katanya dalam hiburan karaoke biasanya bisa booking wanita untuk menemani berkaraoke dan bahkan wanita itu bisa ‘digunakan’ tergantung permintaan. Ternyata, setelah saya sampai di tempat karaoke bernama Inul Vista, bayangan ‘nakal’ itu pudar seketika. Inul Vista benar-benar memperhatikan karaoke sebagai hiburan pribadi, keluarga dan komunitas. Inul Vista adalah milik dari penyanyi dangdut tenar Inul Daratista. Hiburan karaoke yang dijadikan bisnis telah merambah Bali sebagai cabangnya. Lokasi karaoke Inul Vista berada di lantai 4 Supermall Centro, Kuta, Bali.

Ketika masuk ke Inul Vista, suasana pertemanan dan kekeluargaan sangat terasa. Hilir mudik bergerombol muda mudi dan para bapak, ibu, nenek, om keluar masuk ruangan karaoke. Segera staf Inul Vista mempersilahkan kami memasuki sebuah ruangan sejuk kisaran 3×4 meter, didalamnya ada LCD besar dan kecil, sofa dan meja, keyboard untuk memilih lagu, 2 mikrofon, lampu disko, dan 2 sound system menggelegar tergantung diatas ruangan. Staf Inul Vista memberikan sambutan sejenak dan pergi dari ruangan itu.

Selama hampir 2 jam kami ber-enam bergantian menyanyikan lagu-lagu pilihan. Benar-benar ruangan itu dikuasai oleh jeritan-jeritan hati nan liar. Urat-urat otot leher menggelembung diantara lengkingan suara vokalisnya. Viar berikan komentar tentang kualitas suara di Inul Vista lebih bagus dari pada tempat lainnya.

Setelah bergumul dengan perdebatan di luar ruangan karaoke, langsung teman-teman mendaulat saya untuk memilih lagu dan menyanyikannya. Tanpa banyak berpikir, saya pilih band Dewa 19, dengan tembang Hadapi dengan Senyuman.

Hadapi dengan senyuman
Semua yang terjadi biar terjadi
Hadapi dengan tenang jiwa
Semua kan baik-baik saja

Bila ketetapan Tuhan
Sudah ditetapkan, tetaplah sudah
Tak ada yang bisa merubah
Dan takkan bisa berubah

Relakanlah saja ini
Bahwa semua yang terbaik
Terbaik untuk kita semua
Menyerahlah untuk menang

Suara saya terdengar merdu dan santun serius nih. Karena saya menyanyi dengan ketulusan hati. *Narsis=On*.

Terima kasih sahabat, kalian telah ajak saya untuk menyisipkan satu memori berharga dalam hidup.

Ayo share

Bagikan Yuk