Kita Cari Apa (Di Dunia ini)? Gimana Cara Dapatkan nya? Trus, Ingin Dikenal Sebagai Apa?

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Sebuah seminar berjudul “Muslim Billionaire” berusaha membuka wawasan generasi muslim pulau Lombok tentang eksistensi kita di dunia. Apa yang kita cari di dunia ini? Bagaimana cara mendapatkan keinginan kita? Trus di era internet ini, kita ingin dikenal sebagai apa?

Saya dan teman-teman narasumber lainnya bersyukur diberikan kesempatan oleh Allah untuk bisa berbagi pengalaman dan keilmuan yang sumber nya tiada lain tiada bukan ya dari Allah SWT.

Seminar Muslim Billionaire ini terselenggara pada Selasa, 21 November 2017 di Pendopo Walikota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dari pagi hingga sore, narasumber bergantian sampaikan materi kepada ratusan generasi muda muslim Mataram.

MC dipandu oleh teman saya, Mas Oman Rohman Hariyadi yang seperti biasanya energik, menggelegar dan komunitatif dalam mengawal sebuah acara.

Mas Witjaksono, narasumber yang pengusaha muda, cerdas dan bermata tajam dalam melihat peluang. Berbagi ilmu dan solusi bagaimana agar kita memiliki mental yang kuat dan menyelesaikan berbagai kendala dalam berbinis. Karena ada waktunya kita diterbangkan setinggi langit, ada waktunya kita dijatuhkan sedalam bumi. Tak ada yang hilang (merugi), yang ada hanyalah belajar dan berbenah. Mas Witjak pun meyakini kesuksesannya sampai hari ini, salah satunya berkat istiqomahnya dalam berSEDEKAH.

Bekerjalah bukan semata mata karena uang, melainkan ibadah. Begitu pun jika ingin berbisnis. Seberapa banyak kita bermanfaat untuk umat? Seberapa banyak orang yang kita sejahterakan?

Mas Ricky Hartono, narasumber yang masih berusia 25 tahun. Sosok pemuda asli Lombok, hadir dengan pengalaman penuh inspirasi yang berhasil memiliki lebih dari 5 perusahaan besar dengan omset milyaran dengan perjalanan berdagang yang dimulainya semenjak berseragam putih merah. Kunci utama keberhasilannya adalah SEDEKAH.

Mas Khairul Mahfuz, narasumber yang juga Presiden Pesantren Digital Indonesia adalah sosok pemuda sukses. Dengan perjalanan bisnis dan profesionalitas nya mampu berkelana ke manca negara. Membuka wawasan tentang apa yang sejatinya kita cari di dunia ini. Tiada lain adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Perhatian kepada orang tua, istri dan anak serta sedekah adalah kunci dari keberhasilan manusia.

Saya sendiri didaulat mengisi sesi terakhir seminar. Berupaya menyadarkan para peserta tentang eksistensi teknologi internet. Kesuksesan kita dalam berwirausaha harus dimulai dari diri sendiri dalam menggunakan media-media yang berbasis internet. Seperti contoh media sosial, janganlah hanya digunakan untuk bersenang-senang. Profil kita di media sosial punya potensi mendongkrak usaha. Maka kita harus mempunyai tujuan ketika menggunakan internet. Ingin dikenal sebagai apakah kita ketika gunakan media sosial. Karena sejatinya teman-teman disekeliling kita adalah prospek pasar juga. Jangan sembarangan menuliskan profil diri.

Semilyar tujuan yang ingin kita capai, semuanya dimulai dari hal-hal yang kecil. Mindset untuk terus berjuang dan berjalan harus terus bergelora dalam kehidupan ini. Pantaskanlah diri ini sebelum diberikan amanah milyaran oleh Allah SWT.

Sederhanakan diri dari hal-hal yang mewah dan berlebihan adalah mindset yang terus dipertahankan. Karena sejatinya harta yang kita hasilkan akan ditanya oleh Allah SWT atas nilai-nilai kebermanfaatannya.

Saya, Mas Oman, Mas Khairul dan Mas Ismail adalah rombongan dari Bali. Kami berupaya untuk tetap sederhanakan perjalanan ketika menuju arena seminar di Lombok. Kami bermobil bersama dari Denpasar ke Padangbai. Selanjutnya menyeberang dengan kapal umum ke pelabuhan Lembar, Pulau Lombok. Pulang nya pun demikian. Kami berusaha rela dan ikhlas menunggu kapal untuk kembali ke Bali. Walaupun rasa capek dan kantuk mendera, alas rumput pun terasa spring bed yang empuk untuk melepas penat sembari menunggu kapal.

Pada kegiatan seminar itu, kami para narasumber rela dan ikhlas tidak dibayar sepeserpun oleh panitia. Karena sejatinya kami sudah dibayar di akhirat nanti oleh Allah SWT atas kesempatan bisa berbagi keilmuan dan pengalaman.

Kita meyakini, itulah mentalitas billionaire!

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

banner 4 dongkrak
Banner 1
Banner 2
banner 3

2 Responses to “Kita Cari Apa (Di Dunia ini)? Gimana Cara Dapatkan nya? Trus, Ingin Dikenal Sebagai Apa?”

  1. Adi Arifin Says:

    Sepertinya banyak inspirasi berkeliaran di event-nya itu Pak Bro.

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Yes brotha, banyak inspirasinya. Event dadakan yg luar biasa!

    Reply

DoFollow Comments - Be wise yah - Leave a comment below


Chat with me