Value Smart Business Map Trainer

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Trainer Smart Business Map bisa juga di sebut SBM Trainer. Apa itu SBM? Sebuah modul bisnis untuk masyarakat yang akan memulai atau sedang menjalankan bisnis. SBM adalah alat untuk diagnosa bisnis. Sehat atau tidak. SBM juga sebagai alat untuk proses bisnis yang sedang berjalan, dimana goal SBM adalah bisnis itu naik kelas.

Pencipta SBM ini Bapak Budi Satria Isman yang dulu nya sebagai profesional dengan jabatan Dirut PT. Coca Cola Indonesia dan pernah menjabat Dirut Sari Husada, perusahaan susu. Ilmu dan pengalaman dalam besarkan beberapa perusahaan itulah didokumentasikan sebagai sebuah acuan dasar dalam ilmu bisnis bernama Smart Business Map (SBM). Beliau pensiun muda dan sebarkan SBM melalui sebuah gerakan wirausaha bernama Pro Indonesia.

Sejarah saya mengikuti gerakan wirausaha Pro Indonesia ini berawal dari sebuah keberuntungan. Pada April 2015 ada undangan untuk hadiri konferensi gerakan wirausaha nasional bernama Onein20 Movement (OIM). Kini gerakan itu berubah nama jadi Pro Indonesia. Harusnya yang hadir adalah Mas Yana dan Mas Yayak. Keduanya aktivis di komunitas wirausaha TDA Bali. Saya pun berada di kepengurusan TDA Bali sebagai Humas. Namun Mas Yana berhalangan sehingga saya lah yang menggantikannya.

Output dari konferensi itu Bali masuk sebagai daerah yang akan melaksanakan kegiatan gerakan wirausaha OIM (kini Pro Indonesia). Misi nya membuat rangkaian kegiatan seminar, workshop dan pertemuan bisnis (biztalk) dengan materi SBM.

Rangkaian kegiatan itu mengharuskan adanya koordinator OIM Bali. Mas Yayak tidak mungkin karena kala itu sudah menjadi ketua TDA Bali. Ya akhirnya saya lah yang mau tak mau alias kata lain dari beruntung jadi koordinator nya.

Sepanjang tahun 2015 telah berhasil adakan seminar OIM dengan Pak Budi sebagai pembicara nasional nya. Ada pula Ibu Sutrisna Dewi sebagai pembicara lokal yang membuka seminar tersebut. Lanjut kemudian ada workshop SBM selama 2 hari dengan trainer Mas Yuszak dan Mas Taufan. Saya masih mengawal adanya kegiatan business coaching dan biztalk.

Pada pertengahan tahun 2016 saya dipilih oleh para senior TDA Bali untuk menjadi Ketua TDA Bali menggantikan Mas Yayak. Tongkat koordinator OIM pun berpindah regenerasi ke Mas Ikhwan yang sebelumnya jadi alumni SBM Workshop tahun 2015. Melalui tangan dingin Mas Ikhwan, SBM workshop terselenggara 2 kali pada tahun 2017 dan 2018. Terima kasih Mas!

Materi SBM sendiri saya dapatkan di ketiga workshop nya pada tahun 2015, 2017, 2018, dan program sertifikasi SBM Coach pada Januari 2017.

Selama membersamai Pro Indonesia dan TDA Bali, saya sering diminta oleh beragam institusi untuk berbicara jadi narasumber yang berkaitan dengan wirausaha dan topik yang sesuai dengan kompetensi profesi saya di bidang digital marketing.

Sampai akhirnya pada 31 Agustus 2018 saya di japri oleh Director of Coach & Trainer SBM Pro Indonesia Coach Ronnie Francis. Begini percakapan nya via WA:

“Coach, tgl 12 September 2018 bisa ya TFT di Jakarta? Coach Hendra masuk radar trainer SBM potential.”

Ini panggilan membersamai para UKM Indonesia untuk naik kelas bersama para trainer SBM lain nya. Ya, undangan sertifikasi trainer SBM ini ternyata diikuti oleh aktivis Pro Indonesia dari daerah lain di seluruh Indonesia. Ada Coach Aden dari Pekanbaru, Coach Apran dari Palembang, Coach Aksan dari Malang, Coach Harry dari Semarang, Coach Adri dan Coach Bezie dari Bandung dan dari Jakarta sendiri ada Coach Rini, Coach Diah, Coach Salman, Coach Jimmy, Coach Wusda dan Coach Elihu. Mereka semua datang atas undangan dari Coach Ronnie tadi. Kurator sertifikasi trainer selain Coach Ronnie ada Coach Ferdy dan Coach David dari Surabaya. Killer semua hehehe.

Saya pribadi berkeyakinan bahwa menjadi trainer atau pembicara di sebuah seminar atau workshop adalah kesempatan untuk memperdalam (belajar) tanpa batas dari materi-materi yang  tersampaikan kepada peserta.

Selain bisa belajar, menjadi trainer adalah kesempatan bagi saya untuk menerapkan tagline pribadi yaitu Berkarya dan Berbagi. Ya, bekerja menghasilkan karya dalam gerakan-gerakan positif dan berkontribusi dengan membagikan ilmu yang saya punya.

Menurut agama yang saya yakini, kebetulan atau keberuntungan adalah istilah manusia yang penuh dengan keterbatasan dan tidak mampu melogika peristiwa di dunia. Sejatinya tidak ada sesuatu hal di dunia ini yang tercipta secara kebetulan. Semua adalah kehendakNya. TakdirNya. Bismillahirrahmanirrahim, semoga Tuhan YME memberikan kemudahan, kelancaran dan manfaat bagi diri pribadi, keluarga dan UKM Indonesia. Amin.

Mohon doa restu nya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

banner 4 dongkrak
Banner 1
Banner 2
banner 3

DoFollow Comments - Be wise yah - Leave a comment below


Chat with me