Archive for the ‘Jalan-Jalan’ Category

Hotspot gratis di CITO (City of Tomorrow) Surabaya

Saturday, January 10th, 2009

Setelah hengkang dari Supermall Pakuwon, target selanjutnya adalah sebuah mall di daerah bundaran Waru, Surabaya bernama CITO, singkatan dari City of Tomorrow. Mall ini tergolong baru dan sepertinya sekelas PTC Pakuwon. Setahun yang lalu, kondisi gerai-gerai disana masih sepi. Hanya ada Hypermart dan beberapa gerai toko kecil. Sekarang, sudah ramai. Matahari sudah bertengger disana, gerai-gerai dengan beragam produk bisa ditemui, begitupun cafe maupun restoran.

Setelah parkir mobil, pertanyaan pertama saya alamatkan ke pihak security tentang cafe atau restoran yang menyediakan wi-fi hotspot. Maklum, pengen coba (cari gretongan) dan merasakan performance nya. Ketemulah dengan Pipi Cafe and Lounge berlokasi di Cito Mall, Upper Ground UB 05/6-7. Ternyata, cafe ini menawarkan Hotspot gratis dan tidak palsu. Terus terang, wi-fi gratis di Pipi ini melegakan hati, koneksinya lumayan kenceng menggunakan koneksi Telkom Speedy (Thanks to Telkom juga). (more…)

Ayam Betutu Ibu Ida – Gilimanuk, Bali

Monday, January 5th, 2009

Warga Bali tentunya sudah mengenal masakan Ayam Betutu. Masakan yang konon berasal dari Gilimanuk, Bali Barat, bercita rasa lezat, gurih dan pedas. Masakan yang berintikan Ayam kampung dikukus dengan beraneka ragam bumbu lengkap. Pedas nya murni tanpa ada tambahan gula. Jika di Jawa, semua masakan mayoritas menyertakan manis sebagai penguat cita rasa, tapi di Bali, lebih mengutamakan cita rasa bumbu yang tersaji dalam bahan makanan.

Masakan Ayam Betutu banyak dijumpai di Denpasar, tentunya dengan berbagai macam citarasa. Semua menggunakan bumbu lengkap, tetapi kekuatan rasa dari tiap-tiap warung penyedia Ayam Betutu berbeda-beda. Meski saya belum maksimal berkunjung ke semua warung penyedia Ayam Betutu, tetapi secara acak pernah merasakan masakan Bali ini. Pada kesempatan ini, saya sudah 2 kali merasakan Ayam Betutu asli langsung dari tempat asalnya, yaitu Gilimanuk, Bali. (more…)

Touring akhir tahun bersama BOC

Friday, December 26th, 2008

Lama tidak menulis di blog ini. Benar-benar akhir tahun yang sibuk. Urus pekerjaan dan tetek bengek nya. Desember inipun ternyata musim orang nikah. Termasuk tim saya si Arip dan si Ojie. Arip melangsungkan pernikahan 26 Desember di Mojokerto Jawa Timur, Ojie melangsungkannya 27 Desember di Gilimanuk Bali. Sebelum nya, Antok dan istri mempunyai upacara tingkepan yang dilangsungkan di Magetan, Jawa Timur.

no images were found

So, kami sekantor rame-rame bawa APV touring ke Magetan, Mojokerto dan Gilimanuk. Sekalian deh touring akhir tahun dari kantor. Selamat buat Antok dan Tutik, semoga kehamilannya lancar sampai proses kelahiran anaknya. Semoga diberikan anak yang pintar, cerdas, berbudi luhur. Amin. Dan Selamat menempuh hidup baru buat Arip dan Ojie. Akhirnya kalian bisa ya heuhueuhe. (more…)

Jasa penghalau bajing loncat

Wednesday, October 29th, 2008

Jika Anda berkendara di jalan dan kebetulan posisi berada dibelakang truk, disamping melihat lukisan ‘erotis’ atau pernak-pernik hiasan truk, kemungkinan Anda juga melihat ada tulisan “Gajah Oling“, atau “Semut Merah“, atau “Singa Darat“, “SKRD“, “Garnisun“, dan lain sebagainya. Tulisan tersebut seakan menjadi kode tertentu bagi yang memahami artinya. Pada awalnya, saya sendiri sempat jengkel, seringkali melihat bagian belakang truk bertuliskan Gajah Oling (paling banyak dijumpai), dll tetapi masih belum faham artinya.

Momen itu akhirnya tiba, yaitu bertanya langsung kepada si sopir di sela-sela kemacetan arus lalu lintas di Asembagus beberapa hari kemarin. (more…)

KU DE TA – Nongkrong menikmati Sunset di Bali

Sunday, October 12th, 2008

KU DE TA. Sebuah nama yang tidak asing bagi komunitas pergerakan dalam dunia per-Politik-an. Menurut Wikipedia, arti Kudeta (dari bahasa Perancis: coup d’état, pukulan terhadap negara) adalah sebuah “penggulingan kekuasaan” atau “penggambilalihan kekuasaan” secara paksa, biasanya secara keras oleh golongan tertentu dalam sebuah negara – selalunya berasal dari militer (tentara) daripada sipil.

KU DE TA

Nama Kudeta tersebut menjadi kontradiktif ketika saya memasuki sebuah restoran di kawasan Jl. Laksamana, Seminyak, Bali. Nama restoran itu ya KU DE TA. Sebuah restoran mewah dipinggir pantai Seminyak (masih satu garis lurus dari pantai Kuta – Bali) yang asik untuk nongkrong menikmati suasana bule, hedonisme, pantai, dan sunset. (more…)

Media informasi ber-Touch Screen

Wednesday, October 8th, 2008

Sebuah tulisan untuk balebengong.net berjudul “Anjungan Informasi Pariwisata yang Sepi ?

Sebuah kotak bermonitor dengan tinggi kurang lebih 1,5 meter, lebar kisaran 45 cm berdiri sepi sendiri dipojok bale besar, diantara lalu lalang manusia penikmat pariwisata bahari di markas BMR, sebuah perusahaan penyedia wisata olahraga air di Tanjung Benoa, Nusa Dua. Penasaran akan fungsinya, saya mendatangi kotak tersebut dan diatas monitor mencoba tekan sana-sini menggunakan jari telunjuk. Ternyata kotak bermonitor tersebut adalah Anjungan Informasi Pariwisata Bali yang menggunakan teknologi layar sentuh (touch screen).

Anjungan Informasi Pariwisata

Kotak anjungan informasi itu juga saya jumpai di Bali Safari & Marine Park. Tetap berdiri kokoh di pojok aula masuk dan tampak sendirian lagi. Lebih mengejutkan lagi, kotak serupa saya jumpai di dalam lokasi wisata Tanah Lot dalam bangunan kaca tertutup dan terkunci, serta lampu penerangan luar menyala di siang bolong. Lagi-lagi posisinya berada di pojok, terkunci sehingga tidak tersentuh manusia, dan sekilas mirip bangunan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Adanya lampu yang menyala di siang hari menandakan pemborosan energi dan tidak terjaga dengan baik. (more…)

Perjalanan Jawa-Bali – Selamat datang Baliku

Tuesday, October 7th, 2008

Akhirnya, bisa kembali lagi berkutat dengan keseharian hidup, setelah beberapa hari berkutat dengan kegiatan Lebaran 1429 Hijriah di kampung tempatku ‘kebetulan’ dilahirkan disana. H minus 3 pun semua tiket pesawat dan bus serta kereta fully booked. Denpasar MendungAkhirnya kuputuskan untuk ke Bali pada H-4, dengan menggunakan Bus Gunung Harta jurusan Kediri – Denpasar, naik dari Mojokerto pukul 4 sore. Setiba di Bali jam 6 pagi disambut oleh Bu Kadek. Duh baiknya Ibu ini. Setelah Bu Kadek menyerahkan kunci dan pamitan pulang, kusempatkan untuk balas dendam dari capek beberapa jam. Mulailah kembali ke laptop di pagi yang mendung itu, berjibaku dengan internet, website, pelanggan dan lalu lalang lalulintas Pulau Bali. Seharian ini mendung bergelayut mesra mengisi di ruang indra penglihatanku.

*Menerawang* … hmmm tak terasa sudah 12 tahun aku hilir mudik Jawa-Bali menggunakan motor, mobil, pesawat, dan bus. Klo soal bus, sudah banyak perusahaan otobus yang datang dan pergi. Dan sudah pula kurasakan kelas-kelas bus yang ada, kecuali kelas Super Eksekutif (SE). Waktu tahun 96, hanya PO. Bali Cepat dan PO. Bali Buana Artha saja yang menyediakan kelas Super Eksekutif. Waktu itu, kelas SE menyuguhkan tempat duduk yang lebar dan kelihatannya nyaman. Dalam satu baris, tempat duduk nya hanya berjumlah 3 biji kursi saja, sedangkan Kelas Eksekutif berjumlah 4 kursi, kelas Semi Eksekutif 4 kursi tanpa toilet, dan kelas Ekonomi berjumlah 5 kursi tanpa toilet serta tanpa kompromi capeknya. Wow betapa enaknya ya kelas SE?. Sayang hanya dianganku saja. (more…)

Hadiri Kopdar dan Bubar – Buka Bersama di Panti Asuhan Tat Twam Asi

Wednesday, September 17th, 2008

Kawah Ijen dari Udara

Wednesday, September 10th, 2008

Sungguh puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam, saya diberikan kesempatan/momen sempurna olehNya ketika melakukan perjalanan udara Denpasar – Surabaya beberapa minggu kemarin. Diantara kesempatan terbang yang sudah-sudah, kesempatan ini tidak pernah ada karena blum punya kamera digital, waktu terbang malam hari, cuaca mendung, tidak duduk didekat jendela, mo minta geser ke penumpang sebelahnya juga gak enak takut dicap ndeso, bla bla bla. Kemarin, dengan Lion Air, jadwal berangkat dari Ngurah Rai pukul 16.50 WITA delay 15 menit, cuaca cerah berawan, duduk di dekat jendela, berada di belakang sayap pesawat, dan HP Sony Ericsson K800i yang mendukung flight mode dan kemampuan kameranya yg lumayan, terciptalah gambar-gambar dibawah ini. Wuaaah, mantab !! Salah satu peristiwa terukir dalam memori otak saya hehehe. Alhmadulillah.

Kawah Ijen Diatas Awan

Gambar diatas adalah foto kawah ijen dan pemandangan diatas awan di ketinggian kurang lebih 20ribu kaki. Wew. (more…)

Sakit Jiwa (Gila) adalah penyakit, Mereka bukanlah “Sampah”

Monday, August 18th, 2008

Oleh-oleh Pitulasan di Rumah Sakit Jiwa Bangli bersama Bali Blogger Community (BBC)

Saya kesini dibawa oleh suami saya, karena saya menyanyi sendiri. Saya hanya kepingin tahu keadaan 4 anak saya Pak. Apakah mereka sekarang sudah makan, sekolah nya bagaimana …“. Itu adalah ucapan salah satu pasien Rumah Sakit Jiwa Bangli yang sempat membuat Fenni (Blogger Bali) menangis. “Oh sh*t, you make me cry ..” cerita si Fenni.

Ada lagi pasien lain berkata, kurang lebihnya seperti ini, “Pak pak, mai sini (mari kesini), saya ada tanah 12 hektar, mau saya jual, pak aja yang jualin ya, saya ada bisnis bagus neh, tapi keluarin saya dari sini …“. Tawaran itu terucap dari balik jeruji besi jendela kepada Kang Ayip (Blogger Bali). Kemudian, si Saylow (Blogger Bali) bertanya kepada salah satu pasien, “Kenapa bapak ada disini (RSJ)… ?“. Si pasien berkata, “Saya belum lama disini, saya cuma cari pengalaman saja disini..“. Hahahaha. (more…)


Chat with me