Jalan-Jalan

Touring akhir tahun bersama BOC

Lama tidak menulis di blog ini. Benar-benar akhir tahun yang sibuk. Urus pekerjaan dan tetek bengek nya. Desember inipun ternyata musim orang nikah. Termasuk tim saya si Arip dan si Ojie. Arip melangsungkan pernikahan 26 Desember di Mojokerto Jawa Timur, Ojie melangsungkannya 27 Desember di Gilimanuk Bali. Sebelum nya, Antok dan istri mempunyai upacara tingkepan yang dilangsungkan di Magetan, Jawa Timur.

no images were found

So, kami sekantor rame-rame bawa APV touring ke Magetan, Mojokerto dan Gilimanuk. Sekalian deh touring akhir tahun dari kantor. Selamat buat Antok dan Tutik, semoga kehamilannya lancar sampai proses kelahiran anaknya. Semoga diberikan anak yang pintar, cerdas, berbudi luhur. Amin. Dan Selamat menempuh hidup baru buat Arip dan Ojie. Akhirnya kalian bisa ya heuhueuhe.

Read the rest of this entry »
Jasa penghalau bajing loncat

Jika Anda berkendara di jalan dan kebetulan posisi berada dibelakang truk, disamping melihat lukisan ‘erotis’ atau pernak-pernik hiasan truk, kemungkinan Anda juga melihat ada tulisan “Gajah Oling“, atau “Semut Merah“, atau “Singa Darat“, “SKRD“, “Garnisun“, dan lain sebagainya. Tulisan tersebut seakan menjadi kode tertentu bagi yang memahami artinya. Pada awalnya, saya sendiri sempat jengkel, seringkali melihat bagian belakang truk bertuliskan Gajah Oling (paling banyak dijumpai), dll tetapi masih belum faham artinya.

Momen itu akhirnya tiba, yaitu bertanya langsung kepada si sopir di sela-sela kemacetan arus lalu lintas di Asembagus beberapa hari kemarin.

Read the rest of this entry »
KU DE TA – Nongkrong menikmati Sunset di Bali

KU DE TA. Sebuah nama yang tidak asing bagi komunitas pergerakan dalam dunia per-Politik-an. Menurut Wikipedia, arti Kudeta (dari bahasa Perancis: coup d’état, pukulan terhadap negara) adalah sebuah “penggulingan kekuasaan” atau “penggambilalihan kekuasaan” secara paksa, biasanya secara keras oleh golongan tertentu dalam sebuah negara – selalunya berasal dari militer (tentara) daripada sipil.

KU DE TA

Nama Kudeta tersebut menjadi kontradiktif ketika saya memasuki sebuah restoran di kawasan Jl. Laksamana, Seminyak, Bali. Nama restoran itu ya KU DE TA. Sebuah restoran mewah dipinggir pantai Seminyak (masih satu garis lurus dari pantai Kuta – Bali) yang asik untuk nongkrong menikmati suasana bule, hedonisme, pantai, dan sunset.

Read the rest of this entry »
Media informasi ber-Touch Screen

Sebuah tulisan untuk balebengong.net berjudul “Anjungan Informasi Pariwisata yang Sepi ?

Sebuah kotak bermonitor dengan tinggi kurang lebih 1,5 meter, lebar kisaran 45 cm berdiri sepi sendiri dipojok bale besar, diantara lalu lalang manusia penikmat pariwisata bahari di markas BMR, sebuah perusahaan penyedia wisata olahraga air di Tanjung Benoa, Nusa Dua. Penasaran akan fungsinya, saya mendatangi kotak tersebut dan diatas monitor mencoba tekan sana-sini menggunakan jari telunjuk. Ternyata kotak bermonitor tersebut adalah Anjungan Informasi Pariwisata Bali yang menggunakan teknologi layar sentuh (touch screen).

Anjungan Informasi Pariwisata

Kotak anjungan informasi itu juga saya jumpai di Bali Safari & Marine Park. Tetap berdiri kokoh di pojok aula masuk dan tampak sendirian lagi. Lebih mengejutkan lagi, kotak serupa saya jumpai di dalam lokasi wisata Tanah Lot dalam bangunan kaca tertutup dan terkunci, serta lampu penerangan luar menyala di siang bolong. Lagi-lagi posisinya berada di pojok, terkunci sehingga tidak tersentuh manusia, dan sekilas mirip bangunan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Adanya lampu yang menyala di siang hari menandakan pemborosan energi dan tidak terjaga dengan baik.

Read the rest of this entry »
Perjalanan Jawa-Bali – Selamat datang Baliku

Akhirnya, bisa kembali lagi berkutat dengan keseharian hidup, setelah beberapa hari berkutat dengan kegiatan Lebaran 1429 Hijriah di kampung tempatku ‘kebetulan’ dilahirkan disana. H minus 3 pun semua tiket pesawat dan bus serta kereta fully booked. Denpasar MendungAkhirnya kuputuskan untuk ke Bali pada H-4, dengan menggunakan Bus Gunung Harta jurusan Kediri – Denpasar, naik dari Mojokerto pukul 4 sore. Setiba di Bali jam 6 pagi disambut oleh Bu Kadek. Duh baiknya Ibu ini. Setelah Bu Kadek menyerahkan kunci dan pamitan pulang, kusempatkan untuk balas dendam dari capek beberapa jam. Mulailah kembali ke laptop di pagi yang mendung itu, berjibaku dengan internet, website, pelanggan dan lalu lalang lalulintas Pulau Bali. Seharian ini mendung bergelayut mesra mengisi di ruang indra penglihatanku.

*Menerawang* … hmmm tak terasa sudah 12 tahun aku hilir mudik Jawa-Bali menggunakan motor, mobil, pesawat, dan bus. Klo soal bus, sudah banyak perusahaan otobus yang datang dan pergi. Dan sudah pula kurasakan kelas-kelas bus yang ada, kecuali kelas Super Eksekutif (SE). Waktu tahun 96, hanya PO. Bali Cepat dan PO. Bali Buana Artha saja yang menyediakan kelas Super Eksekutif. Waktu itu, kelas SE menyuguhkan tempat duduk yang lebar dan kelihatannya nyaman. Dalam satu baris, tempat duduk nya hanya berjumlah 3 biji kursi saja, sedangkan Kelas Eksekutif berjumlah 4 kursi, kelas Semi Eksekutif 4 kursi tanpa toilet, dan kelas Ekonomi berjumlah 5 kursi tanpa toilet serta tanpa kompromi capeknya. Wow betapa enaknya ya kelas SE?. Sayang hanya dianganku saja.

Read the rest of this entry »
Kawah Ijen dari Udara

Sungguh puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam, saya diberikan kesempatan/momen sempurna olehNya ketika melakukan perjalanan udara Denpasar – Surabaya beberapa minggu kemarin. Diantara kesempatan terbang yang sudah-sudah, kesempatan ini tidak pernah ada karena blum punya kamera digital, waktu terbang malam hari, cuaca mendung, tidak duduk didekat jendela, mo minta geser ke penumpang sebelahnya juga gak enak takut dicap ndeso, bla bla bla. Kemarin, dengan Lion Air, jadwal berangkat dari Ngurah Rai pukul 16.50 WITA delay 15 menit, cuaca cerah berawan, duduk di dekat jendela, berada di belakang sayap pesawat, dan HP Sony Ericsson K800i yang mendukung flight mode dan kemampuan kameranya yg lumayan, terciptalah gambar-gambar dibawah ini. Wuaaah, mantab !! Salah satu peristiwa terukir dalam memori otak saya hehehe. Alhmadulillah.

Kawah Ijen Diatas Awan

Gambar diatas adalah foto kawah ijen dan pemandangan diatas awan di ketinggian kurang lebih 20ribu kaki. Wew.

Read the rest of this entry »
Sakit Jiwa (Gila) adalah penyakit, Mereka bukanlah “Sampah”

Oleh-oleh Pitulasan di Rumah Sakit Jiwa Bangli bersama Bali Blogger Community (BBC)

Saya kesini dibawa oleh suami saya, karena saya menyanyi sendiri. Saya hanya kepingin tahu keadaan 4 anak saya Pak. Apakah mereka sekarang sudah makan, sekolah nya bagaimana …“. Itu adalah ucapan salah satu pasien Rumah Sakit Jiwa Bangli yang sempat membuat Fenni (Blogger Bali) menangis. “Oh sh*t, you make me cry ..” cerita si Fenni.

Ada lagi pasien lain berkata, kurang lebihnya seperti ini, “Pak pak, mai sini (mari kesini), saya ada tanah 12 hektar, mau saya jual, pak aja yang jualin ya, saya ada bisnis bagus neh, tapi keluarin saya dari sini …“. Tawaran itu terucap dari balik jeruji besi jendela kepada Kang Ayip (Blogger Bali). Kemudian, si Saylow (Blogger Bali) bertanya kepada salah satu pasien, “Kenapa bapak ada disini (RSJ)… ?“. Si pasien berkata, “Saya belum lama disini, saya cuma cari pengalaman saja disini..“. Hahahaha.

Read the rest of this entry »
Free Run with Les Water Fall

Air Tejun Les, TejakulaBarangkali bisa menambah informasi lokasi wisata baru di Bali, tapi keknya sudah lama ada. 4 tahun silam, ketika ada pembukaan program Candi Siu di desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, saya pernah berkunjung ke air terjun les ini. Bersama pak gogo, viar, dnay dan adik saya, hendy. Tapi kali ini, saya berbagi suka dan duka dengan Bali Outbound Community. Turun bukit dan menikmati air terjun les kemudian naik lagi ke bukit menuju desa Subaya Kintamani. Untuk kondisi sekarang, Air terjun Les ini mulai banyak bule nya, artinya publikasinya makin membaik, tetapi kuatitas debit air semakin surut, mengecil, beda dengan 4 tahun silam. Apa karena musim kemarau ya ?

Read the rest of this entry »
Gunung Agung – God, Here i come to admire you

2 jam sebelum berangkat ke Gunung Agung, Sabtu, 14 Juni 2008, saya bahagia bisa mendapatkan kesempatan kembali ke alam lagi. Yup, tujuannya adalah pendakian Gunung Agung. Semoga Allah SWT melindungi saya beserta 30 teman-teman. Amin.

Gunung Agung adalah gunung tertinggi di pulau Bali dengan ketinggian 3.142 mdpl (3.031 meter), berada di Garis Lintang 8° 342′ LS, Garis bujur 115° 508′ BT, letusan terakhir tahun 1964. Gunung ini terletak di kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem – Bali.

Read the rest of this entry »

Categories

Archives

Bloggers

Komunitas

Links

Serba-Serbi

Persaudaraan Setia Hati Terate

Bali Blogger Community



Copyright © Ayo Berkarya dan Berbagi - Sebuah Anugerah menuju Perjalanan Panjang Hidup nan Indah