Kuliner

Ayam Betutu Ibu Ida – Gilimanuk, Bali

Warga Bali tentunya sudah mengenal masakan Ayam Betutu. Masakan yang konon berasal dari Gilimanuk, Bali Barat, bercita rasa lezat, gurih dan pedas. Masakan yang berintikan Ayam kampung dikukus dengan beraneka ragam bumbu lengkap. Pedas nya murni tanpa ada tambahan gula. Jika di Jawa, semua masakan mayoritas menyertakan manis sebagai penguat cita rasa, tapi di Bali, lebih mengutamakan cita rasa bumbu yang tersaji dalam bahan makanan.

Masakan Ayam Betutu banyak dijumpai di Denpasar, tentunya dengan berbagai macam citarasa. Semua menggunakan bumbu lengkap, tetapi kekuatan rasa dari tiap-tiap warung penyedia Ayam Betutu berbeda-beda. Meski saya belum maksimal berkunjung ke semua warung penyedia Ayam Betutu, tetapi secara acak pernah merasakan masakan Bali ini. Pada kesempatan ini, saya sudah 2 kali merasakan Ayam Betutu asli langsung dari tempat asalnya, yaitu Gilimanuk, Bali.

Read the rest of this entry »
Nyanyian merdu si Tuna netra

Persiapan pameran BBC dalam Kuta Karnival 2008 membuat perut dan lidah pengen macam-macam hehehe. Kemarin pengen makan kadal, tadi pagi pengen makan biawak, tadi siang pengen makan buaya. Ya, untungnya cuma pengen, padahal gak pernah tahu rasanya gimana. Tapi sepulang dari venue stand BBC di Kuta Karnival dan mampir sejenak transfer data foto di rumah Sakti Soediro, lidah ini ingin menggoyang bakso. Langsung saja melaksanakan hajat ke bakso Ayu Minantri.

Eh, ada yang aneh di warung itu, yaitu live performance musik. Suaranya merdu abis. Metal (melow total). Baksopun datang, mengulum pentol, menjilat kuah, seruput mie, dan sesekali lirik penyanyi dan pemusiknya. Lumayan ah, mengisi kepenatan hati. Tapi lamat-lamat (iki bahasa opo seh) kok penyanyinya tidak bergoyang, berkacamata hitam (ini lumrah, si ian kasela aja berkacamata), kok pandangannya selalu lurus kedepan. Sayang, lagu dan suara enak tapi pembawaannya tanpa ekspresi -batinku. Ternyata … weladalah, mereka tuna netra to. Ada apa dengan mereka ?

Read the rest of this entry »
KU DE TA – Nongkrong menikmati Sunset di Bali

KU DE TA. Sebuah nama yang tidak asing bagi komunitas pergerakan dalam dunia per-Politik-an. Menurut Wikipedia, arti Kudeta (dari bahasa Perancis: coup d’état, pukulan terhadap negara) adalah sebuah “penggulingan kekuasaan” atau “penggambilalihan kekuasaan” secara paksa, biasanya secara keras oleh golongan tertentu dalam sebuah negara – selalunya berasal dari militer (tentara) daripada sipil.

KU DE TA

Nama Kudeta tersebut menjadi kontradiktif ketika saya memasuki sebuah restoran di kawasan Jl. Laksamana, Seminyak, Bali. Nama restoran itu ya KU DE TA. Sebuah restoran mewah dipinggir pantai Seminyak (masih satu garis lurus dari pantai Kuta – Bali) yang asik untuk nongkrong menikmati suasana bule, hedonisme, pantai, dan sunset.

Read the rest of this entry »
Bumbu Desa, Masakan Sunda di Bali

Sebuah wisata kuliner di Bali dalam mensyukuri perjalanan Bali Orange Communications.

Bumbu DesaSeperti biasanya, bangun pagi langsung menuju ke laptop. Mata langsung berbinar ketika dihadapannya, Bu Kadek pun secepat kilat menyajikan secangkir kopi setia bali dan diletakkan disebelahku. “Trima kasih Bu Kadek“, jawabku. Nyerrruput kopi kental, sebatang rokok Gudang Garam International kusulut, serruput kopi lagi, ngebul lagi bla bla … Duh nikmat sekali pagiku. Terima kasih Ya Allah, Tuhanku.

Mandi, semprot cipika cipiki parfume hehehe narsis, pake seragam BOC, minyak rambut, dan berangkat lagi menuju laptop. Kulihat semua crew lengkap kecuali Didi dan Antok, plus 3 anak magang minus 1 yang ijin, mereka dari STIKOM Bali dan SMKN 1 Denpasar. Ternyata Didi dan Antok masih di pelanggan, dan mereka harus segera kukabari bahwa this day is special for us.

Read the rest of this entry »
Manfaat Tomat, Sumber Antioksidan Alami

Saya menulis soal manfaat tomat karena saat ini mulai mengkonsumi tomat murni. Biasanya sih tomat hadir tercampur dalam hidangan makanan, yang sifatnya kadang-kadang saja terkonsumsi. Hal ini terinspirasi oleh seorang teman dari Ecuador (Daniella) yang tiba-tiba beli tomat banyak banget di pasar candi kuning, sebelum singgah di Subaya, Kintamani. Ternyata tomat itu dimakan mentah sambil dibubuhi garam. Saya mencoba, dan humm, not bad, seger nya mak nyes.

Peristiwa itu sudah 2 minggu lalu sih. Tadi mampir ke Makro dan mau cari buah untuk team saya di Bali Orange Communications. Pandangan mengarah ke tumpukan tomat merah ranum dan lumayan besar ukurannya. Langsung saja ambil 2 kilo. Sampai di kantor, rencananya malam ini mau migrasi beberapa akun hosting ke server baru. Sambil transfer backup, irisan tomat itu saya tutul kan ke bumbu (gula, garam, dan merica). Wuuaaah pemirsa … mak nyes rasanya hahahaha. Seger euy, jadi bersemangat. Kemudian, saya coba browsing mencari artikel manfaat tomat. Ketemu deh, dan gak ada salah nya saya posting kan sekalian.

Read the rest of this entry »

Categories

Archives

Bloggers

Komunitas

Links

Serba-Serbi



Persaudaraan Setia Hati Terate

Bali Blogger Community



Copyright © Ayo Berkarya dan Berbagi - Sebuah Anugerah menuju Perjalanan Panjang Hidup nan Indah