Renungan

Ekonomi Kreatif

Sebuah inspirasi dampak dari industri berbasis kreatifitas Sumber Daya Manusia. Oleh-oleh dari expo Bali Creative Power.

Dulu, ketika lulus SMA (sekarang SMU), saya bingung menetapkan tujuan profesi keilmuan yang akan diambil. Ternyata kebingungan ini tidak terjadi pada diri saya pribadi. Hampir semua teman-teman saya pun alami hal serupa. Industri mapan akhirnya menjadi tolok ukur sebuah keputusan. “Saya pilih Teknik Elektro saja akh, biar bisa kerja di TELKOM“, “Pilih ekonomi saja akh, biar bisa cepat kerja“, “Saya pilih terserah aja akh, biar nasib yang memutuskan“. Ternyata, kalimat terakhir itulah yang terjadi pada diri saya hahaha. Nasib itu membawa saya pada sebuah industri kreatif.

Industri kreatif dipandang sebelah mata pada era tahun 1990-2000. Terbukti minimnya minat lulusan SMA (Semua Masih gAmang) untuk masuk ke fakultas seni rupa dan desain, dispro (desain produk), sastra, ataupun bidang-bidang lain yang berkaitan dengan kreatifitas manusia. Bisa dikatakan, bidang tersebut menjadi kelas 2 dalam keputusan akademis seorang lulusan SMA.

Read the rest of this entry »
Pekerja Proyek – nasibmu Metal

Wahai pekerja proyek. Engkau adalah garda depan untuk menumpuk batu, mengaduk semen, angkut pasir, eratkan susunan batu dan semen, bentuk tembok beton, pasang tiang pancang, menata genting, menanam pohon, dll sampai tercipta sebuah resort nan megah. Berakhir dengan seremoni manusia berdasi, bergaun armani, berbau parfum eropa membuka perjalanan resort sebagai mesin penghasil uang.

Dalam gelimang harta tercipta, dimanakah kau berada wahai pekerja proyek ?. Apakah pernah engkau dipanggil pemilik resort itu untuk sekedar menginap semalam ?, merasakan empuknya springbed, dingin nya AC, lezat nya steak new zealand, puasnya perintah pelayan, nonton Perseden lwt ESPN, buka blog keren hendra.ws lewat koneksi wi-fi, bermain air di swimming pool, baca majalah playboy sambil nikmati American breakfast atau bahkan nongkrong ngopi merokok bersama di toilet mewah nan luas itu ?. Nasibmu sungguh Metal (melow total). Tidak ingatkah bagaimana tampangmu ketika membangun resort itu ? Nih, aku ingatkan :

Ayo Bung Tekno, suarakan nasib mereka juga !.

Read the rest of this entry »
Memberantas Premanisme ke Akarnya

Polisi di berbagai daerah kembali melakukan gebrakan untuk membatasi ruang gerak dan bahkan memberantas aksi premanisme yang makin meresahkan masyarakat. Jika semula aksi pemberantasan preman hanya dilakukan di lima wilayah polda, kini atas perintah Kapolri, operasi memerangi premanisme dan kejahatan jalanan diperluas di seluruh jajaran polda di Indonesia.

Ratusan bahkan ribuan orang yang ditengarai melanggar hukum karena melakukan aksi premanisme sudah diringkus polisi. Operasi pemberantasan premanisme itu untuk sementara waktu telah terbukti efektif meredam ulah preman yang selama ini sering memalak masyarakat maupun ulah preman lain yang merugikan. Antara lain, pencopetan, parkir liar, pencurian, dan perampokan.

Read the rest of this entry »
Sebuah ekspresi kemurnian persahabatan

Beberapa waktu yang lalu, urung masuk ke mobil karena ada kejadian menarik dan sayang untuk dibiarkan. Sekali geser buka penutup kamera HP Sony Ericsson, dan langsung jepretz-jeprets. PanjatKejadian itu didepan kantor Bali Orange Communications. Rupanya ada sesuatu yang menarik diatas pohon kelapa itu, entah apa. Mereka (2 anak SD) dalam adegan rupanya telah sepakati sesuatu. Siapa berada diatas dan siapa yang rela untuk diinjak berada dibawah. Menarik, sebuah gambaran ekspresi persahabatan. Kemurnian dalam persahabatan terjadi dalam diri anak-anak. Can we ?

Read the rest of this entry »
Apa dan Bagaimana Menyikapi Krisis Ekonomi Dunia

Dari Milis Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia.

Ada beberapa teman yg menanyakan mengenai krisis ekonomi yang sekarang sering jadi breaking news. Dgn pengetahuan yg terbatas, mungkin penjelasan sederhana berikut ini bisa sedikit memberi gambaran.

Kenapa krisis ini bakal dahsyat. Ada beberapa hal yang dianggap sbg pemicu krisis ini.

  1. Krisis di mortgage loan untuk pembiayaan property di US secara sangat berlebihan, ga pakai itungan risiko, dan karenanya jadi sarat dengan financial reengineering. Karena analisis kelayakan kreditnya penuh dgn tipu2 dan punya ga pake itungan risiko yg benar, derivative dr kredit (penerbitan berbagai instrumen pembiayaan hingga asuransi penjaminan) ikutan hancur. Begitu kredit macet, pembeli dan broker derivatif dari kredit busuk ini ikutan kena getahnya semua. Apakah otoritas bursa amrik ga mencium soal ini? Kan udah ada risk management, SOX, dan standar pelaporan lain? Accountant makin banyak yg pinter engineering, sementara engineer makin tertarik dgn accounting. Jadinya, dr hari ke hari financial engineering makin canggih modusnya.

Read the rest of this entry »

Categories

Archives

Bloggers

Info Mrinding

Komunitas

Links

Serba-Serbi

Persaudaraan Setia Hati Terate

Bali Blogger Community



Copyright © Ayo Berkarya dan Berbagi - Sebuah Anugerah menuju Perjalanan Panjang Hidup nan Indah