Google Terlalu Perkasa

google.jpgDalam bisnis mesin pencarian situs internet, search engine, perputaran uang paling potensial lazim didapatkan dari pemasangan iklan online produk-produk barang dan jasa. Otomatis, semakin terkenal merek sebuah search engine maka semakin malah pula harga iklannya. Terkait hal itulah Microsoft yang selama ini memiliki situs MSN sebagai moda bisnis search engine begitu tertarik untuk bisa membeli Yahoo yang memang lebih dikenali para pengguna internet.

Namun, di balik ekpansi bisnis raja perangkat lunak itu analisa sejumlah pakar justru menyangsikan kengototan Microsoft. Faktanya, jika persentase Yahoo dan Microsoft dalam pendapatan iklan online digabung, nilai yang terkumpul adalah 33 persen. Sedangkan, saat ini saja Google sudah mengumpulkan poin tertinggi di ladang bisnis dunia maya dengan perolehan iklan mencapai 58 persen.

Selama ini, Microsoft dan Yahoo memang selalu berusaha menumbangkan dominasi Google tersebut dengan caranya sendiri-sendiri. Lusinan anak perusahaan didirikan untuk membangun jaringan bisnis internet untuk menggerogoti Google. Namun, akhirnya mereka justru kehilangan popularitas pemasang iklan, sementara Google semakin kokoh bercokol.

Analis teknologi, Paul Saffo, menilai bahwa jika akuisisi Yahoo oleh Microsoft sukses dilakukan maka Google memang patut waswas. Namun, kekuatan Google yang telah terlebih dulu menciptakan dan menguasai situs-situs sudah menjadi lifestyle peselancar dunia maya (browser) sungguh bukan tantangan yang mudah ditaklukkan koalisi Yahoo-Microsoft. “Google sudah menciptakan sebuah budaya baru jadi saya yakin itu akan sulit ditaklukkan,” kata dia.

Yahoo adalah perusahaan internet pionir di Silicon Vallley yang mempekerjakan pemuda-pemuda maniak komputer dan terkenal sebagai penyelenggara kompetisi foosball. Para pekerja di perusahaan itu bekerja dalam ruangan-ruangan kecil dan memiliki sebuah ruangan konferensi yang dinamai “Sebongkah Monyet”.

Microsoft yang bermarkas di Redmond, Wash, mempekerjakan sedikitnya 80 ribu karyawan. Bisnis utama yang dijalankan perusahaan itu adalah di bidang perangkat lunak serta terkenal dengan sistem perusahaan yang tradisional dan konservatif. Lorong-lorong di perusahaan itu selalu lengang karena para karyawan bekerja di ruang-ruang tertutup dengan protokol tertulis yang ketat. “Yahoo adalah perusahaan yang sangat inovatif. Lima tahun lalu mereka nyaris menguasai sektor bisnis dunia maya,” jelas pengamat industri teknologi Roger Kay. “Namun mereka berhenti berinovasi saat dunia berputar dan meninggalkan mereka yang semakin kuno,” lanjut Presiden lembaga penelitian Endpoint Technologies Associates itu.

Intinya, kata Saffo, dengan perbedaan yang cukup mencolok itu, Yahoo dan Microsof memiliki peluang yang sangat kecil untuk bisa eksis dan menggeser Google. Jika pada akhirnya dua perusahaan itu bisa mengatasi perbedaan-perbedaan yang cukup mencolok diantara manajemen keduanya maka kemungkinan baru akan muncul.”Persoalan ini kini semakin melebar dan tidak hanya berkutat dalam hal perebutan pangsa pasar saja. Kuncinya ada pada inovasi,” tegas Saffo. “Google sudah cukup banyak berinovasi. Nah, sekarang tinggal menunggu apakah Yahoo dan Microsof dapat berinovasi,” sambungnya. (berbagai sumber/zul).

Sumber : Jawa Pos

domain_name_webhosting.gif

Banner 1
Banner 2
banner 3

4 Responses to “Google Terlalu Perkasa”

  1. Moeghan Says:

    Nafsu Microsoft gede soal dunia IT dengan ingin menguasai segala bidang baik offline dan online 😀
    Apa yang dipikirkan oleh Bill Gates yach ?

    Reply

  2. imsuryawan Says:

    Go.. go.. Google!!!

    Reply

  3. Toko Komputer Says:

    google…. :top:

    Reply

  4. Jasa penulisan artikel Says:

    emang google tidak adan habisnya, selalu penuh dengan inovasi
    saat ini menurut saya yang menjadi pesaing google hanya facebook dengan kekuatan social..

    Reply

DoFollow Comments - Be wise yah - Leave a comment below


Chat with me