Hak dan Kewajiban Suami Isteri dalam Islam

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Sebagai bahan referensi dan renungan bahkan tindakan, berikut, garis besar hak dan kewajiban suami isteri dalam Islam yang di nukil dari buku “Petunjuk Sunnah dan Adab Sehari-hari Lengkap” karangan H.A. Abdurrahman Ahmad.

Hak Bersama Suami Istri
– Suami istri, hendaknya saling menumbuhkan suasana mawaddah dan rahmah. (Ar-Rum: 21)
– Hendaknya saling mempercayai dan memahami sifat masing-masing pasangannya. (An-Nisa’: 19 – Al-Hujuraat: 10)
– Hendaknya menghiasi dengan pergaulan yang harmonis. (An-Nisa’: 19)
– Hendaknya saling menasehati dalam kebaikan. (Muttafaqun Alaih)

Adab Suami Kepada Istri .
– Suami hendaknya menyadari bahwa istri adalah suatu ujian dalam menjalankan agama. (At-aubah: 24)
– Seorang istri bisa menjadi musuh bagi suami dalam mentaati Allah clan Rasul-Nya. (At-Taghabun: 14)
– Hendaknya senantiasa berdo’a kepada Allah meminta istri yang sholehah. (AI-Furqan: 74)
– Diantara kewajiban suami terhadap istri, ialah: Membayar mahar, Memberi nafkah (makan, pakaian, tempat tinggal), Menggaulinya dengan baik, Berlaku adil jika beristri lebih dari satu. (AI-Ghazali)
– Jika istri berbuat ‘Nusyuz’, maka dianjurkan melakukan tindakan berikut ini secara berurutan: (a) Memberi nasehat, (b) Pisah kamar, (c) Memukul dengan pukulan yang tidak menyakitkan. (An-Nisa’: 34) … ‘Nusyuz’ adalah: Kedurhakaan istri kepada suami dalam hal ketaatan kepada Allah.
– Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah, yang paling baik akhlaknya dan paling ramah terhadap istrinya/keluarganya. (Tirmudzi)
– Suami tidak boleh kikir dalam menafkahkan hartanya untuk istri dan anaknya.(Ath-Thalaq: 7)
– Suami dilarang berlaku kasar terhadap istrinya. (Tirmidzi)
– Hendaklah jangan selalu mentaati istri dalam kehidupan rumah tangga. Sebaiknya terkadang menyelisihi mereka. Dalam menyelisihi mereka, ada keberkahan. (Baihaqi, Umar bin Khattab ra., Hasan Bashri)
– Suami hendaknya bersabar dalam menghadapi sikap buruk istrinya. (Abu Ya’la)
– Suami wajib menggauli istrinya dengan cara yang baik. Dengan penuh kasih sayang, tanpa kasar dan zhalim. (An-Nisa’: 19)
– Suami wajib memberi makan istrinya apa yang ia makan, memberinya pakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri. (Abu Dawud).
– Suami wajib selalu memberikan pengertian, bimbingan agama kepada istrinya, dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (AI-Ahzab: 34, At-Tahrim : 6, Muttafaqun Alaih)
– Suami wajib mengajarkan istrinya ilmu-ilmu yang berkaitan dengan wanita (hukum-hukum haidh, istihadhah, dll.). (AI-Ghazali)
– Suami wajib berlaku adil dan bijaksana terhadap istri. (An-Nisa’: 3)
– Suami tidak boleh membuka aib istri kepada siapapun. (Nasa’i)
– Apabila istri tidak mentaati suami (durhaka kepada suami), maka suami wajib mendidiknya dan membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa. (AIGhazali)
– Jika suami hendak meninggal dunia, maka dianjurkan berwasiat terlebih dahulu kepada istrinya. (AI-Baqarah: ?40)

Adab Isteri Kepada Suami
– Hendaknya istri menyadari clan menerima dengan ikhlas bahwa kaum laki-Iaki adalah pemimpin kaum wanita. (An-Nisa’: 34)
– Hendaknya istri menyadari bahwa hak (kedudukan) suami setingkat lebih tinggi daripada istri. (Al-Baqarah: 228)
– Istri wajib mentaati suaminya selama bukan kemaksiatan. (An-Nisa’: 39)
– Diantara kewajiban istri terhadap suaminya, ialah:
a. Menyerahkan dirinya,
b. Mentaati suami,
c. Tidak keluar rumah, kecuali dengan ijinnya,
d. Tinggal di tempat kediaman yang disediakan suami
e. Menggauli suami dengan baik. (Al-Ghazali)
– Istri hendaknya selalu memenuhi hajat biologis suaminya, walaupun sedang dalam kesibukan. (Nasa’ i, Muttafaqun Alaih)
– Apabila seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur untuk menggaulinya, lalu sang istri menolaknya, maka penduduk langit akan melaknatnya sehingga suami meridhainya. (Muslim)
– Istri hendaknya mendahulukan hak suami atas orang tuanya. Allah swt. mengampuni dosa-dosa seorang Istri yang mendahulukan hak suaminya daripada hak orang tuanya. (Tirmidzi)
– Yang sangat penting bagi istri adalah ridha suami. Istri yang meninggal dunia dalam keridhaan suaminya akan masuk surga. (Ibnu Majah, TIrmidzi)
– Kepentingan istri mentaati suaminya, telah disabdakan oleh Nabi  saw.: “Seandainya dibolehkan sujud sesama manusia, maka aku akan perintahkan istri bersujud kepada suaminya. .. (Timidzi)
– Istri wajib menjaga harta suaminya dengan sebaik-baiknya. (Thabrani)
– Istri hendaknya senantiasa membuat dirinya selalu menarik di hadapan suami(Thabrani)
– Istri wajib menjaga kehormatan suaminya baik di hadapannya atau di belakangnya (saat suami tidak di rumah). (An-Nisa’: 34)
– Ada empat cobaan berat dalam pernikahan, yaitu: (1) Banyak anak (2) Sedikit harta (3) Tetangga yang buruk (4) lstri yang berkhianat. (Hasan Al-Bashri)
– Wanita Mukmin hanya dibolehkan berkabung atas kematian suaminya selama empat bulan sepuluh hari. (Muttafaqun Alaih)
– Wanita dan laki-laki mukmin, wajib menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluannya. (An-Nur: 30-31)

Isteri Sholehah
– Apabila’ seorang istri, menjaga shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramddhan, memelihara kemaluannya, dan mentaati suaminya, niscaya Allah swt. akan memasukkannya ke dalam surga. (Ibnu Hibban)
– Istri sholehah itu lebih sering berada di dalam rumahnya, dan sangat jarang ke luar rumah. (Al-Ahzab : 33)
– Istri sebaiknya melaksanakan shalat lima waktu di dalam rumahnya. Sehingga terjaga dari fitnah. Shalatnya seorang wanita di rumahnya lebih utama daripada shalat di masjid, dan shalatnya wanita di kamarnya lebih utama daripada shalat di dalam rumahnya. (lbnu Hibban)
– Hendaknya menjadikan istri-istri Rasulullah saw. sebagai tauladan utama.

M. Luthfi Thomafi dalam milis mencintai-islam.

40 keistimewaan wanita menurut Islam, menunjukkan betapa Islam begitu menghormati dan menghargai para wanita yang sholehah.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Tags:


banner 4 dongkrak
Banner 1
Banner 2
banner 3

180 Responses to “Hak dan Kewajiban Suami Isteri dalam Islam”

  1. aryanti w Says:

    :top: ^:)^
    alhamduliillah,.
    artikel ini menambah ketentraman,membukakan hati saya akan kaidah sbg muslimah dan sangat bmanfaat bagi keluarga kmi.km bdua sering membaca bareng sbg pengingat dan penuntun dlm berkeluarga..smg klga kmi semakin d berkahi,amien.
    syukron

    Reply

  2. wiwik andhiani Says:

    thanks ya artikelnya skrang gw mo jd istri beneran he..he..he….. :top:

    Reply

  3. Yogo Says:

    Asw.Saya suka artikelnya, bagus mas.Mudah2an keluarga kita menjadi keluarga yg Sakinah mawaddah warahmah.amin.izin copy paste ya artikelnya. :top:

    Reply

  4. Puty Says:

    Ass, Pak Ustadz,

    saya mau menanyakan tugas dan kewajiban Suami terhadap isterinya krn selama ini suami lebih mementingkan Ibunya daripada isterinya. Hal ini saya rasakan saat hamil dimana Ibu mertua menuntut perhatian lebih di saat sang anak sedang perhatikan isterinya. Apabila suami lebih memperhatikan isterinya maka ibu mertua suka menyebut anaknya sebagai anak durhaka karena tidak memperhatikan ibunya. Sebelum menikah saya sempet mengatakan bhw agar adil dikedua belah pihak kami tinggal sendiri tanpa ikut orangtua secara bergantian dan suami setuju akan hal ini setelah menikah ternyata Suami tidak bisa memenuhi janjinya alasnya kasihan Ibunya tanpa memikirkan Ibu saya.
    Pernikahan saya baru berjalan 4 bulan tapi kami selalu bertengkar utk masalah tempat tinggal krn suami lebih suka tinggal dirumahnya sendiri dibandingkan dirumah saya dan kebetulan tempat tinggal orangtua kami kedua-duanya jauh dari kantor kami berdua.
    Karena memikirkan hal ini Janin saya harus digugurkan dengan alasan tidak berkembang dan saya menyalahkan Suami karena terlalu memperhatikan ibunya dibandingkan Isterinya.
    Mohon nasehatnya bagaimana caranya agar suami lebih pertanggungjawab dan memperhatikan isterinya dan mertuanya. Bagaimana cara memberikan pengertian kepada Ibu mertua agar tidak tergantung pada suami saya padahal anaknya yg lain masih dijakarta.
    Terima kasih Pak Ustadz

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Mencintailah dengan keikhlasan. Tanpa harus menuntut. Bila menurut perasaan Anda suami lebih perhatian dengan ibunya, ubahlah rasa itu bahwa suami sedang menjalankan tugas khalifahnya, pahala nya juga ke Anda. Bersikaplah seperti ketika dulu masih single, Anda adalah pribadi yg mandiri penuh dgn kasih. Semoga bermanfaat.

    Reply

    Puty Reply:

    Apakah ini berarti suami saya hanya memperhatikan ibunya saja tanpa harus memperhatikan ibu saya juga? Bukankah tujuan menikah salah satunya harus berlaku adil dikedua belah pihak? termasuk suami saya harus juga memperhatikan ibu saya juga? Sebenernya kondisi fisik ibu saya tidak jauh berbeda dg mertua hanya ibu saya tidak mau memberatkan anak2nya saja sehingga kalo sakit selalu pergi kedokter sendiri. Dan kemarin baru ketahuan sakitnya mertua saya karena kami tidak tinggal dirumahnya setiap saat. Atau bisa dikatakan bahwa mertua tidak siap kalau anaknya menikah dan mengurusi isterinya.
    Maaf pak, sampai saat ini saya tidak pernah diberi nafkah lahiriah oleh suami karena uangnya selalu diberikan ke ibunya dan kalau suami saya tidak punya uang akan meminta ke saya dan ini yg menyebabkan Ibu saya marah besar karena seharusnya suami yang membiayai bukan saya yg membiayai keluarga mereka. Ini bener-bener diluar perjanjian sebelum kami memutuskan untuk pacaran.
    Saya bener-benar bingung karena ibu saya sudah menyuruh bercerai karena suami dianggap tidak bisa bertanggungjawab atas diri saya.
    Apakah ada doa yang bisa membuat saya tenang akan kondisi ini.
    Terima kasih

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Komunikasi dan saling terbuka satu sama lain adalah mutlak. Ajak suami bicara dengan santun. Utarakan uneg-uneg Anda sebagai istri. Sampaikan bahwa ijabqobul ketika menikah adalah janji. Termasuk beri nafkah lahir dan batin. Meski ibu dari suami sakit, tanggung jawab lahirian harus tetap diberikan kepada istri.

    Yang ada adalah pemahaman. Jika penghasilan suami katakanlah 1jt, maka pembagian yang adil harus dilaksanakan. Musyawarahkan, bahwa ibunya perlu uang dan istri juga perlu.

    Jikalau sudah musyawarah dan suami tetap berat berikan tanggungjawab lahiriah kepada istri, maka tawakal-lah. Hidup didunia hanya mampir mencari bekal amal ibadah. Dalam cinta, yang ada hanyalah memberi, bukanlah menggugat. Jadi, berikanlah otak Anda pola pikir solusi. Istri adalah manusia yg sehat dan mampu untuk bekerja. Ikhlas yang positif. Jangan jadikan peristiwa ini pembenaran utk selingkuh atau bercerai.

    Tebarkanlah ke Alam tentang keinginan Anda dlm doa. Sambil ingat, bahwa hidup ini indah bergantung pada pola pikir Anda. Semoga berkenan.

    putri Reply:

    surganya anak ada dibawah telapak kaki ibu
    dan surganya istri ada di bawah telapak kaki suaminya
    itu sebuah kiasan yang maknanya mendalam
    coba baca hadits tentang kalau boleh manusia sujud pada manusia maka akan aku suruh istri sujud pada suaminya…baca biografi putri nabi fatimah dia ga pernah nuntut sama sekali walaupun sudah tiga hari tidak makan karena tidak ada makanan yang dimakan…seorang istri apabila telah menikah maka sepenuhnya ia wajib mentaati suaminya..bahkan orangtua istripun tidak boleh intervensi sama sekali…jadi istri adalah milik suami sepenuhnya..baca lagi kitab fiqih atau kitab hadis bab nikah.. kalau anda bisa khidmat pada suami, maka balasannya adalah surga…seorang suami tidak wajib membeberkan keuangannya pada istrinya…baca riwayat hidup nabi. terimakasih semoga membantu.

  5. Hendra W Saputro Says:

    Jika tidak ada pertengkaran kecil itu, Anda akan fokus kepada prestasi. Akan lebih luar biasa hidup Anda.

    Reply

  6. Hendra W Saputro Says:

    Ikhlaskan hidup Anda. Jadilah pribadi yang penuh kasih sayang. Hidup ini cuma sekali, buat apa menuntut. Lebih mulia adalah memberi (perhatian, kasih sayang, tenaga dan pikiran). Karena memberi adalah mulia drpd menuntut.

    Reply

  7. Hendra W Saputro Says:

    Semuanya adalah soal komunikasi. Meski Anda lelah, dan suami minta hubungan suami istri, maaf, dilayani saja. Tapi sebelumnya bilang tentang kondisi Anda. Selanjutnya, Anda adalah ibarat Ladang yang siap diolah menjadi apapun oleh Suami. Artinya, Anda bisa pasrah terdiam ketika suami mengolah Anda.

    Soal perselingkuhan, Allah memberikan kuasa kepada lelaki untuk talak sebanyak 3 kali. Sebaiknya Anda pun begitu. Beri batasan 3 kali saja utk bertobat thd hubungan Anda. Jika ketahuan selingkuh yg ke 3. Anda harusnya bersikap.

    Reply

  8. Hendra W Saputro Says:

    Sayapun minim ilmu agama. Allah mempunyai maksud dgn perjodohan antara Anda dan Istri. Carilah, introspeksi lebih dalam apa maksud Allah menjodohkan Anda dengan si dia. Ubah rasa takut menjadi berani. Anda khalifah yang diberi rasa dasar kasih sayang olehNya. Berikanlah cinta yang ikhlas, niscaya Anda akan mendapatkan balasannya. Amin.

    Reply

  9. ulfa Says:

    Subhanallah, kayaknya perlu belajar banyak ttg ilmu seperti ini….
    Trima kasih banyak… :top:

    Reply

  10. Nina Says:

    Sama seperti saya, dan sampai skr tidak ad solusinya… Kalo anda punya bagi dengan aya…

    Reply

    abe Reply:

    kadang mungkin itu adalah susana yang menyebabkan suami tidak begitu peduli…coba lakukan perubahan dan mencoba memberikan sesuatu yang sangat indah kepada suami,, kewajiban suami menfakahi istri dengan memberikan uang merupak slah satu dari kewajibanya menafkahi anak istri, tetapi apak sebagi istri anda telah melakukan hal yang baik kepada suami? :tutup:

    Reply

  11. 0 Mnd Says:

    Semoga kebersihan hati mendasari cerita ini yang karenanya Allah SWT berkenan menunjukan jalan terbaik untuk yang menyampaikan tausiah ini.
    1. Semoga Istri menjadi akhli surga dan semoga suami menjadapt petunjuk utuk berbuat yang seharusnya dan menyadari kesalahan serta segara bertobat
    2.Kewajiban syariat tidak melihat suami atau istri dan dilakukan hanya karena Allah SWT, semoga Allah menunujukan kita yg benar adalah benar dan mendekatkan kita kepadanya serta yang salah adalah salah dan menhindarkannya dari kita darinya

    Reply

  12. diman Says:

    :top: bangedt artikelnya

    Reply

  13. nurma Says:

    alhamdulillah ada artikel diatas saya jadi lebih tau tentang suami istr! karena sya ini maw menuju kebaikan itu(nikah)

    Reply

  14. Zhantika Says:

    Wow..mantap bgt..Smg kelak Q bsa mjd istri yg sholelah..SmuaNa pembelajaran pelu prosez..senantiasa adaptasi tnp henti.memahami tnp lelah and
    Cinta sentiasa karena-NYA:-)

    Reply

  15. diki Says:

    assalammualaikum wr wb,
    saya seorang pria sudah menikah, usia istri saya lebih tua dari saya, dan itu pula yang membuat istri saya tidak perna mau mendengar perintah, nasehat saya?? hingga rumah tangga saya hampir hancur seperti saat ini saya bingung harus bagaimana lagi sikap saya terhadap dia. mohon bantuannya
    terima kasih

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Ingat, kedudukan manusia dimata Allah adalah sama. Begitupula berpendapat dalam rumah tangga.

    Artikel diatas telah menjelaskan bagaiman mensikapi istri yang tidak mau mendengar nasehat. Tapi, mohon untuk memahami diri Anda pribadi, tentang kebenaran dan cara penyampaian pendapat itu. Jika tidak benar dan caranya kurang tepat berakibat pertengkaran.

    Hubungan pernikahan dilandasi oleh cinta. Jika Anda cinta, maka akan lebih banyak memberi. Berikan kalau itu benar. Ingatkan kalau itu salah. Semoga terbantu.

    Reply

  16. Belia Says:

    :top: Aku mengcompare wacana diatas dengan kisa rumah tangga yang baru aku jalani 5 minggu ini. Suami ku belum sama sekali memberikan nafkah lahir (sandang, pangan, papan) bukan lantaran dia berada dikalangan tidak ada, justru pekerjaannya ada pegawai negeri di salah satu kementrian di jakarta. Aku bingung harus memulai dari mana agar dia tahu sadar aku memang belum diberikan nafkah lahir, mengingat dia sedang melanjutkan S2 nya juga yang butuh biaya besar pastinya. Sedangkan pada saat dia meminta hak batin, saya tidak pernah menolak sedikitpun mesti saya harus berjuan datang ke kost annya. Saat ini kami tinggal terpisah, aku di rumah orang tua ku sementara dia tinggal di kost an yang selama ini dia tempati. Tolong kasih masukan apa yang harus aku lakukan??? πŸ˜•

    Reply

  17. Nini Says:

    Assalamu’alaikum … Aku seorang istri yg sdh 5th menikah tpi blm di karuniai seorang anak ,selama itu juga rasanya aku sudah mencoba untuk menjadi istri yang baik dan patuh sama suami,sekalipun suamiku sama sekali tak pernah menjalankan perintah All0h,selama menikah belum pernah aku lihat dia melakukan shalat wajib,tpi meskipun demikian aku masih berusaha menjadi istri yang baek,namun akhir akhir ini dia semakin lalai akan tanggung jawabnx ,dua tahun belakangan kita sering berantam,permasalahan datang silih berganti, setahun lebih bisa dibilang dia tak pernah lagi menafkahiku,akulah yang harus berusaha sendiri memenuhi kebutuhan hidupku,namun demikian aku tetap bersikap baik padanya,tapi sekarang rasanya aku tak sanggup lagi untuk jalani semua,perubahan yang aku harapkan darinya sama sekali tak terlihat,aku sadar aku begitu menyayanginya,tapi sekarang aku bertekad untuk pergi darinya,ingin ku coba untuk melawan semua rasa takut dan khawatir ini ,sungguh kesabaran ku rasanya sudah habis , satu hal yang saat ini membuat aku begitu ingin lari dan pergi menjauh darinya adalah dengan di ucapkannya kata ” CERAI ” beberapa waktu lalu, ditambah lagi dia bilang kalau ternyata orang tuanya(ibunya) sudah lama menyuruh dia menceraikan aku,hancur hati ini mendengar semuanya,, tolong bantu aku pecahkan masalah ini,, salahkah kalau aku memilih jalan untuk pergi ( lari ) darinya ??

    Reply

  18. Istri Says:

    Setuju bgt. 1 lg senjata kewajiban laki2 thd ibu tp lupa kewajiban anak istri dl,kadang tdk hanya pd ibu tp jg dimanfaat keluarga besarnya.Pdhal suami blm bs memberi kwjban papan.Lalu istri disuruh bekerja tp stlh bekerja sebag bsr uang suami utk keluarga besarnya,utk kebutuhan keluarga lbh byk ditanggung istri.Pdhl dg bekerja sdh hilang sebag hak istri utk asuh,asih &asah anaknya.Apalg ibu suami meski janda tp sdh menikah lg dg org yg jauh lbh muda tp tdk kerja.apa msh layak harta anak adl harta ayah?

    Reply

  19. muslimahcare99 Says:

    :top: saya share ya di blog muslimah care. semoga membawa makin banyak manfaat .

    Reply

  20. pujangga fakir Says:

    Kita harus menyadari dimana kita hidup&dengan agama apa kita berpegangan, kalo anda beragama islam, maka konsekwensinya adalah anda harus taat dng semua aturan Islam, jika anda merasa keberatan dengan aturan Islam maka tinggalkanlah dan carilah agama yg cocok dengan kebutuhan dan hati anda, cerita anda diatas seolah hanyalah pembelaan, sayang skl cerita itu anda yg menulis, kalu ditulis oleh seorang yg lbh mengerti ttg Islam tentunya akan berbeda endingnya, ketahuilah kodrat wanita adalah taat kpd suami selama dlm kebenaran, jd meskipun secapek apapun dia ttp wjib melayani suaminya, kalau nggak ingin capek ya ga usah bekerja, istri lbh pintar mencari uang dibanding suami adalah UJIAN, bukan trus krn lbh pintar cr uang akhirnya bisa membalik KODRAT, presiden perempuan pun ttp hrs taat pd suaminya meskipun suaminya nganggur dirmh.

    Reply

    mamanya dede ghina Reply:

    aslmkm..suami saya pnya pekerjaan ya penghasilannya kdg ada kdg tidak.belakangan in sering macet ngasih belanja dan kebetulan istri punya penghasilan.memang menurut suami dia tidk mengharap uang istri tapi selalu mengeluh tentang ekonomi yang kurang, sementara istri sering bilang untuk mencari penghasilan tambhahan dan suami tak pernah menggubris. Menurut istri kewajiban suamilah memenuhi smua kebtuhan keluarga. Suatu hari istri meminjamkan uang kepada kakaknya tnpa sepengatuan suami dan pada 1 hari suami tau dari sms yg terkirim.Dia marah besar dan mengatakan memang suami ga berhak tau kmna penghasilan istri tp dia mersa ga dihargai karena istri tdk minta ijin.padahal dulu mereka pernah berjanji bhw msg2 boleh beri uang unt keluarga tnpa sepengatahuan yg lain.oya sbg tambhan suami tdk pernah solat,tdk bs ngaji,pemarah dan egois.Pertanyaan : apakah sy istri yang tidak menghargai suami? :doa:

    Reply

  21. Yodi Says:

    ASS, SAYA BARU NIKAH BLN NOV’10; SEBELUM NIKAH ISTRI SAYA MAU TINGGAL DIRUMAH SAYA,ALASAN SAYA TINGGAL DIRMH SY KRN SAYA HANYA PNY IBU SY AJA.TP BELAKNGAN INI ISTRI SY BLG TERNG2AN KLO DIA TDK SK DENGAN IBU SY, DAN ISTRI SY SERING PULANG SETIAP MINGGU,LBH DR ITU PERINTAH SAYA SBG SUAMI SERING TDK DIDENGARKAN.APA YG HARUS SY LAKUKAN YAH…MHN BANTUANNYA DAN SOLUSINYA

    Reply

  22. icaz Says:

    semooga ke ikhlasan dlm brumahtangga dpt mmbawa keselamtan di dunia & di akhirat,,,, (amiiiiiin.) :top: :top: :top: :top: … :love: :love: :love: :love: :love: :love: :love: :love:

    Reply

  23. djayanti Says:

    izin share artikelnya yaaa… makasih, πŸ™‚

    semoga yang belum menikah akan mendpatkan jodoh yang baik, dan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, dan yang sudah menikah atau sudah berkeluarga semoga Allah menjadikan keluarga yang sakinah warahmah dan mawaddah pula, meskipun diliputi ujian yang tidak ringan.

    salam ukhuwah. :daa:

    Reply

  24. evan say Says:

    saya seorg suami yg sdh 1,5thun menikah,awal menikah mmang saya keadaan mnganggur,dan istri saya adalah wanita yg mapan dan alumni sbuah PONPES ISLAM d jatim,saat pacaran mertua mmaksa kami untuk sgera menikah krn tkut adanya fitnah saya sempat mnunda krena alasan belum bsa mnafkahi krn nganggur tp mreka ttap mmaksa…..akhirx kmi mnikah dan tggal brsama mertua..,awalnya mmang indah,tp selang bbrapa minggu mlai terjadi prtengkaran,istri saya mlai mnunjukkan sifat “merasa pling benar” dalam berbagai pemasalahan…,saya slalu sbar krna sya sdar bahwa smentara ini saya blum bsa mncukupi kbutuhan nafkah istri,dan setalah itu saya mmutuskan kerja seadanya yaitu jadi “PENGAMEN”,saat itu saya merahasiakan profesi saya dan mlai mmberikan nafkah,tp saat itu istri sya bertanya2 dri mnakah sya mndapat uang dan saya tetap merahasiakannya…”,lambat laun dia sya beritahu krn dia tanyanya ngotot ,”reaksinya dia mnyuruh sya mninggalkan profesi sya krena malu tkut klo ktahuan tmannya, d sisi lain mertua sya yg tak tahu malah mngecap saya”SUAMI PEMALAS YG KERJANYA KELUYURAN KRN TAK PNAH ADA DI RMAH” hebat kan???,akhirnya sya kmbali mnganggur atas prmntaan istri, istri sya sdkit brubah bbrapa hari…,pada suatu hari saat subuh kami telibat cek-cok,awal kjadianya dia mmbangunkan saya dgn cara yg sangat kasar dan kata2 yg sdah tak pantas seperti pemalas dan tidak berguna,dan saat terjadi pertengkaran mertua saya berbondong2 ikut membenarkan perlakuan istri saya dan saat itu jg saya mmutuskan untuk pergi dari rumah mertua tanpa istri saya………….,setelah anda mndengar kisah saya “apakah msh bisa hubungan ini di lanjutkan…….?dan apakah mnurut anda saya suami yg bagaimana”bertanggung jawab atau tidak”?

    Reply

    abe Reply:

    usaha anda dengan mencoba mecari nafkah dengan menjadi pengamen itu menurut saya sebagai orang awam.. merupakan upaya yang sangat luar biasa.. bersabarlah.. dan mohon petunjuk kepada Sang Kholiq :ohno:

    Reply

  25. dinda Says:

    Aww.
    Mohon saran Anda untuk permasalahan yang saya hadapi saat ini, selama 6thn kami menikah dengan dua putri, tidak ada masalah yang berarti tapi ternyata di thn ke 6, cobaan itu datang dimana suami saya telah tidur selama 1thn dengan rekan sekantornya.. saya sudah berbicara 4 mata dan akhirnya suami mengakui kekhilafannya namun apa yang disayangkan adalah suami tll ego untuk berusaha memperbaiki hubungan perkawinan yang telah dirusaknya. pertanyaan saya, apa yang harus saya lakukan untuk bercerai pun saya blm siap krn anak2 saya masih kecil dan untuk meneruskan pernikahan ini, saya sudah terlanjur sakit hati dgn ke egoisan suami thd istri, krn suami tidak mau nya kebebasan tnp batas dan dengan doa setiap sholat akhirnya bukti dan dan berita memalukan itu akhirnya sampai jg ke telinga saya, apa kah saya perlu memperpanjang masalah ini dengan wanita murahan itu atau bagaimana?
    Jujur saya tidak dapat bekerja dengan penuh konsentrasi karena apa yang telah suami lakukan sudah menodai janji perkawinan kami. terimakasih atas saran yang dberikan.
    Wassalam.

    Reply

  26. dinda Says:

    Aww..
    Pak Hendra… saya tunggu sarannya yah…hatiku msh shock dan jadi tidak percaya dengan suami.. bagaimana ini dan untuk rekan2 lain yang memiliki ilmu lebih dari saya, mohon bantuanny jg ya.. terimakasih, terimakasih, terimakasih..
    Wassalam

    Reply

  27. oke Says:

    luar bisa

    Reply

  28. ahmad Says:

    Thanks infonya,izin share.sukses selalu http://www.ahmadriyadhmz.wordpress.com or visit me too on http://www.keluwargasakinah.wordpress.com thanks

    Reply

  29. Dewi Haryani Says:

    Artikel diatas adalah Masukan yg adil dan sempurna menurut syariat islam bagi kehidupan berumah tangga dan jg para calon2 pasangan suami istri,, i like!!! :top:

    Reply

  30. dyan Says:

    assalamulaeykum…. πŸ™‚
    saya sudah menjalani hub hingga 3,5 tahun.. disaat ini,disaat untuk kejenjang serius dy malah selingkuh.. makin dy selingkuh.. bukannya saya makin benci ma dy,saya makin syang ma dy.. sudah ckup,.. meminta do’a sama Allah… law memang dy bukan jodohq jauhkan ya rabb.. tp hingga detik ini aq mkin sayang ma dy.. alasan dy selingkuh,dibilangnya.. kan ada ketidakcocokan diantara kami.. padahal kami masing saling menyayangi,buktinya dy masih sayang,dy cemburu akan Q bilang ad laki-laki lain mendekatiQ.. psdshsl gak pernah ada, hanya aq ingin melihat apakah dy cemburu ataw tdak terhadapku,.. ternyata dya masih sayang,.. saat ini posisiku dibilanngnya aq selinggkuhannya,.. padahal km masih seperti dlu yang berencana untuk berfikir gmn pendapat masing2 jika menikah nanti.. Alhamdulillah qlrganya masih mendukungq.. itulah yang mempertahanan Q masih bersamanya.. apakah yg saya lakukan sudah benar?? dan menggap perselingkuhanny dy.. ujian yg harus kami jalani,. smua ini mdh2an ada pelajaran yang dpt qm ambil..
    mhon slusiny,.. :daa: ^:)^

    Reply

  31. mamanya dede ghina Says:

    aslmwlkm..subhanallah jika punya suami yang mengerti agama, bisa mendidik istri menjadi istri solehah tp bagaimana jika suami tidak mengetahui tentang agama,tidak pernah solat tidak bisa mengaji, taunya hanya mementingkan perasaannya saja, sering marah untuk hal yang menurut istri sudah benar menurut agma tp karena suami lbh mementingkan perasaannya dan kekurangtahuannya ttg agama jd menimbulkan perbedaan pendapat.Yang lebih sedihnya lagi suami bilang istri tetap ga mendengar kat suami. :gaktau:

    Reply

  32. Reza Doank Says:

    Amin…… ya rabb :top:

    Reply

  33. abiyyu bryan setyo Says:

    assalamuallaikum,,,,
    saya sudah 4 tahun berumah tangga dan alhamdulillah sudah di karuniai dua orang anak,
    namun slama 4 tahun menikah istri saya g pernah bsa menghargai saya bahkan sering ngelawan sama saya,
    saya sudah sering ngasih tau ke dia tapi slalu di ulangi,,
    dalam masalah urusan anak istri saya pun kurang telaten,,
    sampai sampai saya pun harus turun tangan
    mohon bantuan nya ya,,,,
    gimana cara saya ngasih pengarahan kepada istri saya,,,,
    terima kasih yaaaaaaa,,,,,

    Reply

  34. abiyyu bryan setyo Says:

    saya mohon kepada bapak hendra agar mau ngasih pengarahan ke saya,,,,,
    plis,,,plis,,,,
    sebelum nya saya ucapkan terima kasih,,,,,,,
    πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚ :top:

    Reply

  35. abe Says:

    assalamualaikum wr. wb. ketika membaca artikel diatas.. begitu sangat jauh kehidupan rmahtangga yang aku jalankan dari tuntunan Islam secara khafah..sisi ekonomi, sisi latarbelakang pendidikan dan pergaulan yang aku rasakan saat ini..sangat sulit.. akan kah tercipta keutuhan keluarga yang baik dengan rahmat yang Allah berikan.. cita2 mendambakan keluarga SAMARA serasa sangat sulit, ya allah tolong hamba ini beri rahmatmu..
    doa penuh ihklas sahat sku harapkan.. untuk keluarga ku saat ini.. :ohno: :ohno: :ohno:

    Reply

  36. itoz Says:

    suatu kebahagiaan bila istri yang sholehah mau sedikit membaca dan melakukan apa yang telah ada dalam aturan2 agama islam…..meskipun tetap ada sedikit pertentangan dalam melakukannya..semoga istriku menjadi istri yang sholehah..amin ya robal alamin

    Reply

  37. arya Says:

    semoga istriku menjadi istri yang sholehah.amin.

    Reply

  38. tya Says:

    Ya Alloh,,dekatkanlah jdohku,,.smga mndpt suami yang soleh,,amiin

    Reply

  39. adink Says:

    ya Alloh puaskanlah aku dengan keputusanmu dan berilah aku keputusan yang terbaik untukq . . . :rose:

    Reply

  40. Tyo Says:

    Yang berdoa semoga,doanya di ijabah. Amin……. :top:

    Reply

  41. Tyo Says:

    @Tya…sblm mencari laki2 yang sholeh. ngomong2 dah tau blum ciri2 laki2 yan sholeh

    Reply

  42. farida Says:

    :top: bagus mmg artikelx…yg q mo tanyakn?knp klo istri menolak suami,bisa dilaknat alloh,tp bagaimn dgn suami yg menolk istrix jika ingin…begitu jg dgn bepergian…istri g blh pergi tnpa ijin suami tp bgmn suami yg pergi nyelonong aja waloupn istri g boleh…knp tdk ada hadist2 ttg itu…bgg….kasian istri dong klo gty…hmmm.jwb dong…

    Reply

DoFollow Comments - Be wise yah - Leave a comment below


Chat with me