Modus penipuan melalui telpon dan ATM – Live Report

Siang hari bolong mendapatkan telpon dari seseorang bernama Bambang dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Dia berencana untuk beli kerajinan kapal senilai Rp. 7.000.000 dan akan transfer DP (Down Payment) senilai Rp. 5jt. Pak Bambang-pun menanyakan nomor rekening bank saya. Segera sms tentang info bank meluncur ke nomor GSM Pak Bambang di 0817176126. Dia janji akan transfer DP pada sore harinya.

Batin saya, transaksi bisnis yang mudah sekali ya. Hmm siang yang aneh. Akhirnya menjadi semakin tahu kalau saya akan dijadikan korban oleh Pak Bambang setelah sore hari kembali telpon dan memberitahukan bahwa dia sudah transfer dana ke rekening saya, tetapi dia memaksa saya untuk cek dana itu harus melalui ATM.

Saya bilang ke Pak Bambang bahwa untuk cek dana, saya selalu menggunakan internet banking. Tapi, dia minta harus lewat ATM agar singkronisasi data transfer bisa berlangsung. Wakz .. daripada ribut, dan saya ingin sekali mengetahui cerita selanjutnya, maka saya bilang oke akan cek melalui ATM. 1 jam lagi saya akan berada di ATM. Aneh kan ? Hare gene cek uang lewat ATM ? Bah … (antre, habis waktu, habis bensin, motor bertambah aus, buang energi buka pintu dan pencet mesin ATM, alergi warna biru, dll). Gyahahaha.

Saya sadar, mungkin inilah modus penipuan yang banyak diceritakan melalui media cetak dan elektronik. Menggiring korban ke mesin ATM, kemudian disana akan dipandu untuk melakukan transfer uang. Katanya, modus ini menerapkan ilmu ‘gendam’, hipnotis, atau magic lainnya. Tapi, saya ingin mengetahui lebih detail kelanjutan modus nya. Jadi, saya pun berusaha membuat benteng terlebih dahulu.

Selama 1 jam, Pak Bambang melakukan panggilan beruntun sebanyak 6 kali tapi tidak saya angkat. Selama miss call tersebut, saya ke ATM BCA untuk potret layar ATM untuk mengetahui tampilan dan tahapan-tahapan proses transfer dana dan cek saldo.

Setelah terdokumentasi dengan baik, saya balik ke kantor dan sms ke Pak Bambang bahwa posisi saya sekarang ini sudah berada di mesin ATM. Dia pun langsung telepon dan menanyakan status transfernya. Saya jawab, belum ada transfer uang masuk ke rekening. Dia bilang akan kontak ke Halo BCA untuk komplain. Telepon ditutup oleh Pak Bambang.

1 menit kemudian, pak Bambang telpon dan bilang akan sambungkan dengan operator Halo BCA. Posisi telpon masih berlangsung dan bunyi ‘tiit’ menandakan sambungan ke Halo BCA disertai bunyi dalam mesin bersuara “Selamat datang di Halo BCA bla bla bla“. Suaranya kecil sekali dan seperti bunyi rekaman suara dari tape compo. Kemudian seorang operator Halo BCA bernama Pak Permadi bercakap dengan Pak Bambang yang berbicara komplain mengenai status transfer.

Pak Bambang kemudian mempersilahkan operator Halo BCA tadi untuk bicara dengan saya. Sang operator menyatakan terjadi delay pada saat transfer dan memerlukan saya untuk melakukan konfirmasi atau cek ulang kedalam sistem ATM.

Pembicaraan operator Halo BCA terucap secara padat dan beruntun, saya mencoba untuk bertanya tapi sang operator itu merespon pertanyaan itu dengan mengulangi pembicaraan sebelumnya sambil bicara tegas dengan nada tinggi. Oke, saya membiarkan perintah-perintah dari sang operator mengalir, termasuk disuruh pencet menu Transfer kemudian memasukkan kode verifikasi 024998717 yang ternyata itu isian untuk nomor rekening tujuan. Dilanjutkan lagi memasukkan kode verifikasi lain dengan nomor 6250240030, yang ternyata adalah jumlah uang untuk transfer.

Sambil dag-dig-dug dan senyum cekikikan serta diawasi oleh teman-teman Bali Orange dari belakang, saya melakukannya didepan laptop!, bukan di ATM. Hahahaha. Tiba-tiba, ucapan sang operator yang deras bak air hujan itu saya potong dengan nada tinggi. “Oke cukup, mana Pak Bambang !, Saya mau bicara dengan dia !“, sang operator jadi gelagapan bilang bahwa Pak Bambang masih online memonitor pembicaraan.

Saya mau bicara sama Pak Bambang !“, teriak saya. Pak Bambang rupanya menyahut teriakan saya, dan menanyakan ada masalah apa. Lalu saya teriak lagi dalam pembicaraan itu, “Oke cukup Pak, saya mencatat nomor HP Bapak di 0817176126 dan Anda tidaklah berada di Balikpapan, tapi berada di Jakarta!, karena nomor itu milik operator GSM XL area Jakarta. Saya akan laporkan ke Polisi tentang penipuan ini, selamat sore !“. Disambut gelegak tawa oleh teman-teman Bali Orange. Huehuehuehue.

Kapok, habis duit berapa tuh untuk percakapan tadi. Kurang lebih berdurasi 15 menitan. Hmmm … hari yang aneh. Hati-hati bagi kawan-kawan sekalian. Catat nomor HP itu. Penipu !.

Bagikan Yuk


42 Comments

  1. rohman April 14, 2009 at 10:12 pm

    memang, ketipu itu hal yang sangat mengecewakan :top:

    semoga semakin jarang yang ketipu, karena tulisan mas hendra ini
    :top:

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Halo Cak Rohman. Menipu dan mendapatkan uang adalah hal yang mengenakkan lo. Tuh para oknum Pemerintah dan DPR hahahaha.

    Btw, website nya baru dah pake nama pribadi ya Cak ? Selamat ya. Tapi sayang, website nya tidak bisa diakses menggunakan http://cakrohman.com, soalnya kena isu naked domain name. Akses web nya sampeyan harus lengkap ke http://www.cakrohman.com

    Soal naked domain, sudah kami bahas di http://www.baliorange.web.id/blogspot-dengan-domain-pribadi-sendiri/

    Reply

  2. Indriasari April 14, 2009 at 10:39 pm

    Syukurlah nggak sampai kejadian. :fyuh: Btw, niat jg ya…ngerjain balik?? Nama juga penasaran…..dilanjut teruusss….

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Benar mbak. Orang yg suka ngerjain, dikilikin sampe bangkrut (pulsanya) hehehehe. Hari gini kok masih pake ATM utk cek uang doang. Apa kata dunia ? Wong sudah ada internet banking dan mobile banking.

    Reply

  3. GoMe April 15, 2009 at 10:00 am

    Wah, ceritanya menegangkan, kirain kena tipu, emang teknologi selalu ada sisi negativenya jadi harus berhati-hati “pesan bung GoMe” waspada,waspadalah….. :no:

    Reply

  4. PanDe Baik April 15, 2009 at 10:23 am

    Nomor ponsel sekarang itu begitu mudah dibeli dan begitu mudah dibuang. Bahkan gak perlu validasi data pribadi yang valid pun, kartu tetap bisa dipakai dengan mudah.
    Btw…. saya sepertinya kena lagi tuh di komentar pertama….
    “………para oknum Pemerintah…….”
    :bentur:

    Reply

  5. brokencode April 15, 2009 at 3:36 pm

    luar biasa :top: coba dibumbuin lagi pak, bilang nomor dan lokasi Anda telah diketahui, segera keluar, kami telah mengepung rumah anda :)) gimana reaksinya ya … hmmmm …

    Reply

  6. a! April 15, 2009 at 11:56 pm

    :)) mereka pasti baru nyadar. lha wong komodo kok mau dikadalin. :metal:

    :top: ^:)^

    Reply

  7. a! April 15, 2009 at 11:59 pm

    btw, posting di balebengong dong. :bentur:

    Reply

  8. Moeghan April 16, 2009 at 12:33 pm

    Busyet dah … kekekeke lucu juga ceritanya :))
    Tuh orang pasti bakal mikir mikir lagi kalau mau nipu, korbannya kali ini a.k.a mas hendra ini sedikit lebih maju ketimbang palakunya bisa tau no hp dan lokasinya :)) :jalan:

    Reply

  9. Didi April 16, 2009 at 3:04 pm

    Usaha yang bagus…
    BUaya dikadalin…heheheheh

    Reply

  10. Dewi Pinatih April 16, 2009 at 4:26 pm

    hehehehe… pernah tuh mas ngalamin… ampe cekikikan ama tmen ngerjain yg nelpon belagak bego. pra2nya ada di atm, padahal lagi dirumah ngadem sambil minum es :D. abis banyak kali tu orang buat ngeladenin aku yg belagak bego *apa bego beneran yah* ga tau cara pake atm :))

    Reply

  11. widarta April 18, 2009 at 2:40 am

    muannnttaabbbssssss boooossss
    bikin kapok…
    kalo bisa…
    undang penipu2 laen..

    Reply

  12. Yoga Harkonnen April 18, 2009 at 10:54 am

    Kenapa ga direkam aja pembicaraannya dengan Pak Buammmbanggg (ala srimulat) dan operator BCA palsunya… kan terasa hidup yah ceritanya… cari lagi dong trus direkam hiks crut.

    Just sharing:
    Hati2 juga dengan modus penipuan atm di lokasi2 pertokoan yang sepi, biasanya lubang atm disumbat dengan sesuatu sehingga atm sepertinya sudah masuk tapi masih nyangkut. Waktu anda memasukkan PIN dan ternyata sepertinya tidak bisa akses menu selanjutnya lihat sekeliling ruang dalam atm kalau ada yang mencurigakan, misalnya HP dg video recording yg bisa merekam jari2 anda menekan tombol PIN – rejeki anda juga nemu HP, jgn kembalikan jika ada yg meminta kembali HPnya… bisa jadi dia adalah biang keroknya, atau waspada ama orang dibelakang anda jika mesin atm bisa dimasukin lebih dari 1 orang, bisa jadi dia merekam jari2 anda juga menekan tombok PIN. Jika semua menu tidak bisa diakses setelah memasukkan PIN, segera batalkan transaksi tekan Cancel – jika atm bisa keluar berarti anda aman, jika atm masih dalam keadaan menyangkut di dalam tambah waspada – jangan biarkan seorangpun membantu anda – informasikan atm macet dan error – jika masih ada yang tetap ingin membantu – alert, curigai orang itu. Sebaiknnya selalu menyimpan no atm center bank anda di hp anda, penipu bisa menempel stiker palsu atm call center. INGAT ATM CALL CENTER TIDAK PERNAH MEMINTA NO PIN ANDA. segera blokir kartu anda dan info ada kemacetan di lokasi atm itu. Jika atm anda macet, dan anda masih bisa melihat posisi atm masih dilubang atm tunggu 5 menit dan atm anda blm tertelan otomatis oleh mesin atm, semakin jelas ada yang menyumbat mesin atm. Jika ada pas habis pulsa juga tidak bisa call atm center untuk blokir, berdoa dan minta bantuan orang terdekat sekedar nelponin ke atm center. Jika tidak ada yg membantu anda…BERDOALAH… sambil cepet2 ke tmn terdekat yg punya pulsa. SEGERA BLOKIR atm anda.

    Reply

  13. yuna May 8, 2009 at 9:49 am

    ouw, ternyata gitu ya caranya., ckckckck….
    kreatif banget nyeritain nya detil gini., jadi tau deh modus penipu…, hehehe…

    Reply

  14. gobeh q-ost May 13, 2009 at 3:19 pm

    :top: uiiiiih ciamiiik buanget ka kang ku iki… kalo adaaaa kabar dari pak buuuuaaaambang mbok ya aku dikabari, ben iso tak paluuuu ndazzzzee. dueendam banget aku karo oknum macem pak bambang. :bentur: salllllaaaaaam dendam kesumat bonex q-ost sby. :metal:

    Reply

  15. dienputra May 13, 2009 at 3:31 pm

    :setan: SESAMA PENIPU DILARANG MENDAHULUI :jalan:

    Reply

  16. Pew3wepE May 19, 2009 at 1:39 am

    :doa: yang penting sabar mas,,,!!!

    Reply

  17. Irna May 29, 2009 at 2:08 pm

    Seru…seru…klo na pernah sms balik, bilangnya “sory yahh lo mo nipu jgn di sini, coz di sini jg sama2 penipu wkwkkwkw” 😎

    Reply

  18. Ani July 11, 2009 at 9:25 pm

    terima kasih infonya pak :top:
    peristiwa yang sama persis seperti yang bapak ceritakan itu saya alami siang tadi. Saya sempet digiring ke mesin ATM untuk memeriksa transferan DP untuk pembelian dakon lipat yang saya tawarkan lewat toko online saya. dia bilang sudah transfer 2 juta untuk DP dan saya harus memeriksa lewat ATM. Padahal waktu itu saya lg di jalan, dan saya bilang saya cek lewat mobile banking yang memang sering saya lakukan saat saya sedang di jalan. Kalaupun sedang di kantor, biasanya saya cek transfer dan saldo lewat internet banking. Haree gene mau cek transfer musti antree di ATM??? :hihi: NO WAY !!!
    Akhirnya Bapak itu telfon saya dan bilang, kalo udah di ATM, telfon saya ya..
    sampe malem ini saya gak mau telfon bapak itu yang katanya mo kasi DP 2 juta.
    Aneh aja, jaman internet banking dan mobile banking kok maksa orang untuk cek transfer lewat ATM. :gaktau:
    Apalagi kalo bukan cuma mo minta transfer duit? :ohno:

    Reply

  19. KeaTinK January 9, 2010 at 6:18 pm

    Wah harusnya bisa di pancing ketemuan dulu OM, biar bisa di hajar rame2!! hari gini nyari duit susah mo bikin susah orng :fyuh: !! laen kale klo kejadian lg minta ketemuan aja trz tlp sy de buat bantuin nabok :bentur: :setan:

    Reply

  20. Rachmat March 27, 2010 at 3:20 pm

    wah pa’ ! kejadiannya persis sama dengan saya, cuma yang beda itu, ke saya ngakux H. saipudin,

    bodohx aku p’caya saja, yang paling aneh itu masa disuruh cek saldo, malah disuruh ke menu transfer, saya ajak ketemu juga tidakmau. hah ada ada saja kelakuan manusia….
    untung tidak jadi ketipu

    Reply

  21. amron dj April 5, 2010 at 11:18 am

    saya juga bro.. ngakunya haji asnawi dari balikpapan, hpnya ini nih 081282872418 dianya mau beli rumah di komplek kami.

    Reply

  22. Ari Kurnia April 9, 2010 at 8:35 pm

    Fiuhhh.. kejadian ini juga terjadi padaku tadi siang.. Ngakunya dari Balikpapan juga, namanya Umar Said.. mau pesen kranjang aqua senilai 4,2 juta.

    Modus sama persis, digiring ke atm karena internet banking lagi error. Tapi alhamdulilah.. ga sampai ketipu, ditengah kebimbangan saya.. ada bapak2 yang mencolek punggung saya dan ngasih kode supaya jangan nuruti perintah. Langsung saya sadar kalo itu penipuan.

    Pelaku juga sempat nanyain no rekening yang lain…

    Reply

  23. bunda September 15, 2010 at 1:19 am

    wiiiih….., allhamdulliliah…untung baca kasus ini dulu,tadi siang jg ada orng yg mo beli rumah kami …. dan ingin mentrasfer DP,padahal rumahnya az blm liat (survei), kl sampe telpon lg dan minta cek lewat ATM ,akan saya kerjain selama mukin….hehehehe…makasih atas infonya ya. oh iy ngakunya pa H.HARIYANTO & HJ.RAHMA NoHp.085210691247

    Reply

  24. Ade September 19, 2010 at 11:03 am

    Asli pak saya juga pernah di telp dengan modul menelp call center bca, tapi saya tidak tertipu, tapi anehnya sepertinya masih banyak orang yg ketipu karena modus ini sepertinya masih ada saja

    Reply

  25. shino February 11, 2011 at 8:01 pm

    lucu,, nie gua barusan ajha ampir kena,,, pas banget,,,,,pak bambang,,, huahahahahahaha

    Reply

  26. Sendy April 5, 2011 at 5:29 pm

    Mohon berhati2 juga dengan nama2 di bawah ini
    1. H. Sudirman Remmang S.Ag
    2. Susanto
    3. Veri Sutanto

    atau dari no Kontak ini:
    1. 085216167534
    2. 081998355134

    Modusnya sama dengan cerita di atas…tq

    Reply

  27. bambang May 17, 2011 at 5:48 pm

    Mohon berhati2 juga dengan nama2 di bawah ini
    1. Herlambang lubis 083873780574
    2. fera 083873780574

    modus mau membeli barang yang akan di jual dan mau membayar DP minta konform ATM, untung aq tidak ketipu….

    semoga diampuni dosa mereka jika berhenti menipu… dan jika masih dilanjutkan sesungguhnya laknat Tuhan sangat Pedih…

    Reply

  28. Nyoman Gelgel June 11, 2011 at 8:39 pm

    Kejadian seperti diatas sperti di atas sama persis yang saya alami. Bedanya dia yang katanya tinggal di Surabaya mau beli tanah kapling di Bali. Yeah kebetulan saya punya tanah cuma 2 are dimana saya iklankan di internet. Kok di mau bayar DP padahalnya dia kan belum melihat lokasinya. Saya sebenarnya tidak mau kok belum kenal sama saya kok percaya mau kasi DP. Tapi dia mau ngasi DP katanya ini hari baik untuk beli tanah kata orang tuanya. Saya suruh dia ke Bali saja tepatnya di Singaraja biar enak. Tapi dia mau bayar DP dulu baru diurus belakangan. Sambil dia menanyakan siapa yang surat-surat dsbnya. Yeah kebetulan saldo di BCA saya sangat sedikit akhirnya saya kasi no rekening saya. Seterusnya persis seperti cerita diatas harus ke ATM dan saya tidak mau karena di rumah saya kebetulan ada internet dan saya sudah biasa kalau cek saldo dan mutasi rekening via Internet Banking. Akhirnya saya ancam dia untuk datang ke Singaraja membawa bukti tranfer ke rekening saya. INI NOMER HP PENIPU ITU : 081254033707. HATI-HATI!!!!!

    Reply

  29. Benny Subarja July 22, 2011 at 10:10 pm

    saya juga baru tadi sore , modusnya mau beli ruko di medaeng, mau transfer 5juta gitu aja ke saya padahal udah sy tolak supaya dia datang sendiri ke kantor pemasaran. Alhasil memaksa transfer ke rekening saya. Ini nr HP nya 081389379797 nama DANI ANWAR, SE

    Beruntung malas melayani krn sy sudah terbiasa dgn online banking, mau lewat atm buat paan. Kan sama aja ga masuk ya dia emang belon krim uang gitu aja. Mohon dicatat nr hp tsb krn termasuk penipu

    Reply

  30. Max August 29, 2011 at 1:49 am

    Saya mau ikut nambahin kalo ada kata-2 yang kurang berkenan tolong dimaafkan. Saya tidak bermaksud mendiskreditkan suatu bank atau instansi tertentu, saya hanya ingin sekedar sharing.

    Kebetulan pada waktu itu saya berniat untuk menjual mobil saya
    saya pasang iklan di koran buat iklan mobil (yg biasa buat jual beli mobil itu lho).
    Ceritanya pada waktu itu hari minggu saya ditelpon. Kebetulan memang saya pasang iklan di hari jumat.
    Dengan pertimbangan orang akan melihat iklan itu di hari Sabtu waktu saya sedang tidak ngantor.
    Sudah ada beberapa orang menyatakan pengen untuk melihat. SMSnya bilang ada orang yang minat dengan mobil bapak, bapak tolong hubungi sendiri no sekian sekian …..
    Saya pikir aneh, kenapa ngak orangnya aja telpon sendiri. apa gunanya saya pasang iklan
    dan nyantumin no telpon saya kalo yang berminat. Ehh ini malah minta kita menghubungi orang yang berminat itu.
    Keliatannya ini memang dilakukan untuk menyaring kira-kira penjual mobil kalo sampe niat menghubungi mobilnya berarti emang bener-bener lagi butuh duit. kira-2 seperti itulah. (Just my opinion)

    Nah singkat cerita saya dihubungi langsung oleh orang yang berminat. Dia menyatakan sudah melihat mobil saya dan berminat. (ini sempat saya tanyakan pada istri saya, karena waktu itu saya memang tidak ada di rumah, dan kebetulan memang ada yang datang untuk melihat. tapi tentunya kita ngak akan ingat siapa saja yang telah melihat).
    Saya percaya saja dan coba mendengarkan lebih lanjut.

    Inti pembicaraan itu adalah dia sangat berminat akan mobil saya dan minta supaya saya jangan sampai melakukan transaksi dengan yang lainnya. Dia akan transfer 10 juta untuk melakukan booking dan meminta no rek saya. beberapa saat kemudian dia bilang sudah transfer dan minta saya melakukan pengecekan.
    Wah saya pikir, alhamdulilah akhirnya laku juga mobilnya…. Gara-2 dia saya sampe menolak beberapa telpon dan bilang mobil sudah laku. (Padahal saya juga belum juga cek duitnya sudah masuk atau belum).
    Singkat cerita saya pulang langsung melakukan pengecekan via internet. dan saya liat masih belum masuk.
    Saya langsung telpon dan bilang kalau uang booking belum masuk.

    Kira – kira seperti ini percakapannya :
    P = Penipu
    S = Saya

    S : Pak, uangnya belum masuk pak. Apakah bapak sudah transfer ?
    P : (Nada panik) lho pak saya sudah transfer lho pak 10 juta. Uang di rekening saya sudah berkurang saldonya. Coba Bapak cek lagi deh.
    S : (Saya cek lagi di inet) pak ngak masuk pak. bener deh.
    P : Pak jangan main-2 lho pak, uang 10 juta bukan uang yang sedikit lho pak. Bagaimana kalo kita lakukan pengecekan dengan pihak bank.
    S : (Saya jadi tidak enak) Waduh, kenapa ya sampai bisa ngak masuk ya pak. Saya juga bingung. Saya akan berangkat sekarang ke ATM pak.
    S : (sampai di ATM) pak sudah saya cek ternyata memang belum masuk pak.
    P : Begini saja pak, saya coba hubungi dengan halo BCA nanti bapak coba bicara langsung dengan petugasnya ya.
    S : (karena saya ngak enak) ya sudah deh pak silakan nanti akan saya jelaskan.
    (Terdengar nada halo BCA yang masuk ke answering machine BCA. “Tekan 1 untuk bahasa Indonesia, tekan 2 …..” trus terdengar nada pencet telpon. Trus tidak lama kemudian muncul suara petugas BCA.
    (Disini saya mulai curiga, karena waktu saya mendengarkan Nada halo BCA, suaranya seakan-akan saya dengan dari speaker phone handphone (maksudnya suara agak jauh)), tetapi setelah itu muncul suara petugas BCA yang seakan-akan sedang berbicara langsung melalui telpon.
    “Halo BCA, ada dapat kami bantu ”
    Tapi tetap saya lanjutnya pembicaraannya dengan “Petugas BCA” ini…..
    Dialognya kira-kira seperti ini :
    P : Penipu
    S : Saya

    (Perhatikan modusnya selalu demikian)
    P : Selamat malam pak ada yang dapat saya bantu ?
    S : Iya ne saya mau mengecek apakah transaksi yang dilakukan oleh kawan saya sudah masuk atau belum ke rekening saya.
    P : Baik pak, boleh bapak sebutkan nomor rekening bapak serta cabang mana bapak membuka rekening.
    S : Iya no rek saya ………, cabang ……….
    P : Baik pak kami akan melakukan pengecekan, mohon tunggu sebentar
    S : Baik pak
    P : Nah sekarang bapak sekarang coba cek di rekening bapak. berapa saldo bapak sekarang ? (Ini yang saya bingung kok petugas BCA ngak tau saldo saya ada berapa, khan seharusnya mereka sudah tau tanpa perlu menanyakan)
    S : Saldo apa ya pak ? (berpura-pura tidak mengerti)
    P : Saldo bapak di bank apakah sudah masuk dana yang bapak maksud sebelumnya.
    S : Belum pak.
    P : di sistem kami sudah terlihat bahwa terdapat transaksi yang sedang terpending a/n …….. (namanya sama dengan nama orang yang mau beli itu).
    S : Trus bagaimana pak
    P : Biasanya karena hari ini hari minggu biasanya memang ada transaksi yang terpending pak. Akan tetapi ada cara untuk melakukan klarifikasi secara manual untuk memastikan dana tersebut bisa masuk ke tempat bapak. Boleh bapak sebutkan nominal rekening bapak sekarang ini.
    S : (Sudah mulai bertambah curiga saya) Baik, nominal saldo saya ada ……….. (padahal saya asal sebut angka saja)
    P : Baik pak, kami akan memandu bapak untuk melakukan beberapa langkah berikut ini agar dana yang bapak inginkan dapat segera masuk ke rekening bapak.
    S : Baik pak
    P : Sekarang bapak masuk ke “transaksi lainnya”, setelah itu pilih transfer ke rekening BCA
    S : (Saya ikutin saja perintahnya) Baik pak, setelah itu ? (Saya sempet berpikir apa dia mau saya transfer kemana ya…. ini ma penipuan anak kecil ….. ini pikirnya saya)
    P : Baik sekarang bapak coba tolong masukkan kode berikut (ini beneran, saya masih ingat nomernya, karena sempat saya catat) “0024999875? >>> (ini di menu masukkan nominal yang mau transfer) , setelah itu bapak tekan “benar”.
    Nah saya mohon bapak dengarkan kata – kata saya dengan seksama, setelah ini bapak masukkan angka “8720115108? dan langsung dengan cepat bapak tekan “benar” 3x berturut-turut ya pak.

    S : (Saya jalankan persis dengan apa yang diminta, tapi yang bikin saya kaget waktu saya masukkan simbol diatas tiba-tiba muncul perintah transfer ke sebuah rekening). Lho mas ini kok muncul perintah transfer
    P : memang seperti itu pak prosedurnya. Bapak langsung pencet 3x tombol benar pak. Sekarang juga (agak maksa nadanya)
    S : (sempet berpikir…. ini saya lagi mau dihipnotis kali ya, padahal saya sudah langsung keluarkan kartu saya dan tidak saya lanjutkan, tapi tetap saya lanjutkan pembicaraan saya dengan “Petugas” ini.
    Baik pak sudah.
    P : Baik pak sebentar kami akan melakukan pengecekan terlebih dahulu
    S : Baik pak saya tunggu.
    P : Pak ternyata masih belum berhasil coba bapak ulangi lagi prosedur dari awal lagi.
    (sama spt diatas minta masukkan kode-2 tertentu)
    S : (Pikir saya …. ya iya lah ngak berhasil la wong kartu saya sudah saya keluarkan, pasti dia langsung mengecek ke rekening dia, tapi saya tetap lanjutkan trus bicara dengan dia)
    P : Coba bapak ulang lagi
    S : (singkat cerita saya putus telpon saya dengan “petugas” gadungan ini)

    Nah yang jadi pertanyaan saya ternyata dengan masukkan kode-2 tertentu bisa melakukan perintah transfer ke sebuah rekening ? (kalo iseng boleh dicoba, asal jangan tekan tombol benar 3x ya) Seakan – akan itu hanyalah kode untuk melakukan klarifikasi secara manual. Mangkanya petugas gadungan tersebut minta kita langsung pencet tombol benar 3x berturut secara cepat. karena reflek orang akan secara cepat mengikuti kata – kata itu. dan pada waktu itu juga dana kita di rekening tersebut akan berpindah ke rekening dia.
    Saya berharap modus seperti ini tidak akan menipu rekan – rekan yang lainnya. Saya harap ini juga dapat menjadi masukan buat BCA agar berita ini dapat disebarluaskan agar tidak memakan korban. Saya tidak tahu sudah berapa orang yang mungkin menjadi korban penipuan ini. karena 1x transfer nominal transfer dia bisa mencapai 25 juta. hanya cukup anda lalai memencet 3x tombol benar, maka benarlah dana akan berpindah. Semoga dapat membantu

    Salam

    Reply

    siampudan Reply:

    kode2 apa yah?
    itu kan bukan kode bos..

    angka “0024999875” kan dimasukkan ke nominal yang mau ditransfer >> biar kesannya itu kode, ditambahlah angka nol dua biji di depan, tp mesin kan tidak peduliin angka nol di depan utk nilai nominal, jd sebenrnya itu 24.999.875 rupiah alias kurang dikit dari limit transfer harian bca yg 25 juta…

    kl angka “8720115108”? ini sudah jelas nomor rekening penipu… kl dari googling kode cabang bca 8720 itu KCP Raya Baru Bogor Ruko Dua Empat, Jln. Soleh Iskandar No. 2C, Kedung Jaya Bogor… gampang mustinya kl polisi mau lacak… dan kl emang benar itu angkanya…

    Reply

    nina kelana Reply:

    kalau misal kita pernah ketipu seperti itu, tapi belum melakukan langkah autodebet dengan memasukan 2 kode itu, pa kabar dengan nasib rekening kita?apa harus kita blokir karena takutnya mereka bisa seenaknya memakai atas nama norek kita, atau gmn?terimakasih

    Reply

  31. Fauzi NM October 15, 2011 at 7:01 pm

    :metal:
    makasih bro infonya, baru saja saya hampir kena tipu dengan modus serupa. Modusnya saya PERSIS……

    HHAHAHAHHAHAHAHAHHAH

    Reply

  32. Aminudi Gea January 8, 2012 at 11:05 pm

    Benar sekali saya hampir kena per tanggal 07/01/2012 sabtu malam minggu. Namanya Sunaryo 081218916189 Penipu Ulung, makan uang haram,semoga selamanya dia hidup dari hasil penipuan.

    Reply

  33. diana March 15, 2012 at 8:50 pm

    ya ampun mas sya baru saja tertipu dengan modus seprti itu,,dengan mengaitkan pemenang dari indosat dari no saya,,saya disuruh ke ATM,,ternyata duit saya abis sbesar 200 rbu sya kecewa sekali dengan penipu itu ini tolong sebarkan no si penipu dengn modus iming”undian dri kartu GSM no si penipu itu kudu diperhatikan teman2 085838445059 dan no XL 081958614379,,, dia bilang saya dapat undian duit sbesar 8.000.000 ternyata duit saya hbis ludes !!!!!!! Semoga ini buat plajaran & saya kudu hati2gy dengan modus si penipu itu !! “SEMOGA SAYA SUMPAHIN PENIPU SEPERTI ITU DAPAT BALASAN YANG SETIMPAL ” AMIEENNN

    Reply

  34. info wisata dan travel June 3, 2012 at 9:52 am

    Salam kenal,

    Wah, ternyata modus ini sudah lama juga, barusan ketemu face to face dengan salah satu komplotan penipu lewat atm. Ceritanya saya ke ATM kemudian kartu saya itu macet di dalam, tiba2 ada orang nyamperin suruh telpon aja pak ke call center sambil menunjuk stiker call center. Saya tau benar call center BCA. Kemudian saya hardik dia, bapak dari mana !! kemudian dia bilang saya mau ambil atm juga sambil buka dompet menunjukkan kartu ATM. Tapi pelan2 dia minggir2 kemudian pergi, sedangkan saya masih sibuk mencari cara untuk menyelamatkan karu ATM saya. Untunglah dekat rumah jadi saya bisa ambil pinset untuk menariknya.
    Saya catat kendaraan dia, B 8631 XX, mobil avanza warna gold, dengan stiker TNI AD, yang saya yakin palsu.. kemudian saya cek lewat SMS 1717 benar.. tidak terdaftar.

    Jadi saran saya banyak2lah membaca informasi dan berdoa, sehingga kita bisa terhindar dari kejadian ini..

    Reply

  35. erna July 28, 2012 at 7:36 pm

    Persis saya alami siang tadi. saya juga kerjain tuh orang dengan tetap duduk manis d depan laptop.. tp sayang penelpon sepertinya tau kalo saya cuma ngerjain dia, tiba2 setelah petugas halo BCA berbicara kok tiba2 mati, atau dia kehabisa pulsa yak 😀

    Reply

  36. Bung Iwan January 21, 2013 at 2:07 pm

    oh begitu rupanya. saya suka ‘tutorial’ ini 🙂
    terima kasih sharingnya. berguna banget.

    Reply

  37. rajib suharja November 30, 2013 at 3:00 am

    kok sama yah dengan q…..tpi bedanya ini namanya pak joko….dan ku diminta ke atm sama seperti cara diatas…tpi emang atm saya itu saya cuman isi saldo 20rbu…..setelah dia suruh gni gtu sya cuman ia2 aja di depan atm pura2 mengikuti caranya padahal saya tau dia mau nipu….stelah smua prosudur operator gadungan selesai….saya bilang ke pak joko lewat sms….oke pak uang bapak yang terpending sudah masuk bagai mana klu bsok kita ketemu untuk masalah pelunasan tanah nya….dan sampai sekarang tidak ada balasan…wkwkw

    Reply

  38. PABX panasonic January 7, 2014 at 4:19 pm

    terima kasih ya gan atas sharenya , saya juga perna mengalami hal tersebut untungnya saya sudah curiga dari awalnya pembeli itu tidak bisa memberikan foto tanda bukti setorannya kepada saya.

    Reply


Leave A Response