PENDIDIKAN WANI PIRO?

Salut dengan Perguruan Tinggi (PT) yang masih mau undang praktisi dan tidak peduli dengan background pendidikan praktisinya.

Apakah PT ini buta? Pastinya enggak, mereka bukan PT kaleng-kaleng. Mereka masyarakat ilmiah, pasti mampu ukur traksi masa lalu dan terapkan untuk masa depan dosen dan mahasiswanya. Bahkan nama PT pertaruhannya.

Nadiem Makarim

PT ini memahami esensi omongan bos nya Mas Menteri Nadiem Makarim. Something wrong dengan pendidikan di Indonesia sehingga pribadi-pribadinya kayak MacGyver. 80% kerja/bisnis tidak sesuai background pendidikannya!

Kenapa masa depan generasi Indonesia tidak sesuai dengan program kuliahnya? Siapa yang salah?

Menurut saya, generasi muda Indonesia terkekang, terkungkung, terpenjara!

Terkekang karena kemampuan otaknya, terkungkung karena kemampuan finansialnya, terpenjara karena ikuti kemauan negara.

Kemampuan otak berkorelasi dengan keinginan. Generasi kita tidak bisa memilih karena Negara melakukan filterisasi ujian masuk PTN hasilkan si pintar dan si bodoh. Tentu saja si Pintar akan masuk PTN. Si bodoh? Jawab sendiri ya.

Kemampuan finansial berkorelasi dengan biaya pendidikan di Indonesia. Apa ada yang gratis? Apa ada yang ringan? Ya ada di PTN. Gimana klo generasinya masuk kategori si bodoh? Miskin lagi. Jawab sendiri ya.

Kemauan Negara lah jadikan generasi muda kita terpenjara harus ‘nurut’ ortu, ‘nurut’ kemampuan uang, ‘nurut’ nasib sehingga belajar pun dengan prodi ala kadarnya yang penting kuliah.

Generasi kita dilarang memutuskan sendiri dan dilarang bahagia. Karena klo ingin bebas bisa memutuskan prodi dan bisa bahagia, di negara kita berlaku WANI PIRO?

Negara gagal memberikan pendidikan yang layak bagi generasinya. Swasta bahagia bisa berbisnis diatas kegagalan negara. Parahnya, oknum negara kecipratan hasilnya, makanya membuat negara selalu GAGAL!

Bravo PT yang Menghamba Pada Ilmu, Bukan Pada Status!

Kembali kepada PT yang masih mau undang praktisi. INSTIKI sebagai kampus IT di Bali mengundang saya sebagai pembicara digital marketing khususnya SEO. Mereka bukan kampus yang melihat status pendidikan saya. INSTIKI melihat pengalaman saya dalam menerapkan keilmuan tersebut.

Dosen dan mahasiswa harus uptodate dengan perkembangan jaman dan teknologi. Siapa yang selalu uptodate dalam dunia bisnis? Ya pelaku bisnisnya (praktisi).

So, salut buat Anda INSTIKI! Saya akan mencurahkan segala ilmu dan pengalaman saya untuk dosen-dosen disana yang akan menimba ilmu SEO.

INSTIKI SEO

Ayo share

Bagikan Yuk