Vespa Super th 1972 sang motor pertama

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tahun 2000 bahagia bisa kerja di warnet. Jadi operator! Ngajarin orang bikin email, browsing, chating cari jodoh wkwkwk. Terima kasih buat Reza Hendrawan dan Buddy Prayogo yang 3 bulan pertama kuminta tolong repotin anter kerja. Bulan ke 4, bisa beli sepeda federal bekas. Mancal berkilo-kilometer dari kost ke warnet.

Semenjak hasil belajar bikin website bisa dieksekusi jadi bisnis, lambat laun bisa beli motor sendiri walaupun bekas. Ya itu, vespa buluk warna putih tahun 72. Saya cat orange karena bisnis nya bernama Bali Orange Internet Consultant. Alamat kantor nya warnet! Hehehe.

Karena masih belum punya komputer ya kolaborasi dengan bos warnet. Kita deal 17% profit proyek website jadi hak nya owner warnet. Selanjutnya saya sah pake komputer dan koneksi warnet untuk selesaikan proyek website.

Vespa itulah jadi kuda besi untuk presentasi, prospek, dan managing proyek web design dan web hosting. Pernah jadi bahan olokan, ejekan, under estimate, design kayak anak TK, dan dibentak bapak kost karena suara nya keras. Vespa baru masuk gang, nun jauh disana Bapak kost kasih aba-aba matikan hahaha. Ampyun Pak Mu*s.

Krisis ekonomi masihlah mendera bangsa. Kira-kira medio 2005, vespa itu harus terkirim ke Yogyakarta untuk transportasi nya adik-adik si Hendy Bimo Hendrawan dan Ibu’e Tam-tam selesaikan kuliah nya. Mereka tak punya motor.

Lantas saya pakai apa? Pake motor nya teman-teman yang tergadai gara-gara hutang nya belum bisa dilunasin. Berasa kayak rentenir aja waktu itu hihihi. Mereka rela kok. Ya udah. Yang penting tidak berbunga.

Vespa itu masih ada di Surabaya sana. Dipakai adik ke 3, Dimas Ridho Utomo untuk mondar-mandir kuliah di Universitas Negeri Surabaya. Jagain ya dek, tidak boleh dijual!

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Bagikan Yuk


Leave A Response