Tadi siang, salah satu pelanggan Bali Orange dari Bistour menelpon ke kantor. Awalnya pembicaraan diawali dengan pertanyaan mengenai banyaknya email yang datang ke inbox, tetapi berasal dari alamat email yg berakhiran host.serverorange.com. Saya langsung tanya balik, apakah email itu datangnya dari formulir kontak online yang berada di webstitenya Anda ? Pak Terima menjawab benar.
Nah, saya jelaskan bahwa hal tersebut biasanya dilakukan oleh orang yang iseng saja, memasukkan data ke dalam kolom email dengan namanya saja, tetapi tidak menuliskan alamat email yang jelas. Sistem akan menambahkan secara otomatis akhiran domain server kedalam data kiriman form ke inbox Anda.
Berikutnya, saya tanya mengenai bisnisnya, gimana keadaannya. Beliau langsung jawab, sepi Pak. Hal ini diperburuk dengan maraknya orang-orang luar negeri yang menjelek-jelekkan Bali dan Indonesia. Beliau menceritakan tentang keberadaan website yang bernama Bali BS (Broadcasting Service) dengan alamat websitenya di www.balibs.org
Setelah saya meluncur ke TKP, byuh .. byuh, gila memang banyak berita miring (klo nggak mau dikatakan jelek) tentang Bali khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Salah satu artikel yang saya baca, bahwa situs Bali BS ini dikomplain oleh Bali Tourism Board, Bali Hotel Association dan Menteri Luar Negeri Indonesia, Bapak Hasan Wirayuda.
Jelas situs Bali BS ini berpotensi meruntuhkan wibawa pariwisata Bali dan Indonesia. Menilik dari berita yang diangkat disana, si pemilik website Bali BS sangat faham sekali dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Bali dan Indonesia. Ketika tahu ada peristiwa musibah, berita itu langsung diangkat di website dan dikomentari yang seharusnya perlu di kaji secara mendalam.
Musibah-musibah itu diangkat dalam website semisal tentang persoalan kasus Flu burung, Pedophilia, Pelayanan Rumah Sakit, Sistem peringatan dini Tsunami, kehidupan demokrasi indonesia, Pergerakan Bali Merdeka, kasus korupsi, dll. Cari tahu aja sendiri deh disana.
Bila langkah diplomasi tidak bisa dicapai, apa yang bisa kita lakukan untuk menjernihkan semua hal dalam website itu ? Klo kita mengatakan bahwa itu isu benar, ataupun isu tidak benar, maka buatlah website tandingan, yang akan mengcounter balik berita itu, menurut pak Made Terima dari Bistour. Jika hal ini tidak segera ditindak, kita akan mati kutu.
Well, gimana kawan-kawan yg suka kutak-katik (deface) website ? Apakah ada jalan ? Hehehehe.
Bagikan Yuk





