- 24
- Oktober
Medio tahun 1997, Saya terlibat duel dengan berandalan Bukit Jimbaran. Awalnya satu lawan satu. Keesokan harinya si berandalan itu balas dendam bawa kisaran 5 temannya bawa pentungan kayu. Gimana nasib Saya? Teruslah baca.
Semasa kos di Kedonganan, Bali kisaran tahun 1997, saya mempunyai warung langganan nasi goreng persis seberang jalan namanya warung Banyuwangi milik Pak Doyok. Suatu malam saya bersama teman-teman Romli, Budi dan Kajok selesai menikmati nasi goreng disana. Sudah selesai bayar dan mau pamitan pulang tiba-tiba kedatangan seorang tinggi besar berotot tanpa baju, mabuk duduk dengan kaki selonjoran menghalangi jalan keluar warung. Saya memutuskan untuk keluar duluan melangkah diantara kakinya orang itu dan merasakan kaki ini kesandung. Mungkin karena jalan saya terlalu cepat dan senggol kaki nya dia maka saya bilang maaf ke orang itu. Dia cuma menatap saya dengan pandangan sayu khas orang mabuk.
Read the rest of this entry »





