- 1
- Maret
Kadangkala temani anak nonton kartun di TV dan kebetulan dasarnya aku sendiri suka sama kartun Upin Ipin. Lha kok aku jadi suka? Anakku juga suka. Anakku Altaf yang sekarang berumur 5 tahun, tak berkedip kalau dah nonton kartun. Inilah hebatnya Malaysia #eh.
Upin ipin buatan Malaysia, boboboy buatan Malaysia, animasi zaman dahulu buatan Malaysia, goergos yg monyet itu (kata anakku) jg berbahase Malaysia. Animasi TV dibanjiri produk Malaysia. Anakku jd fasih omong berlogat Malaysia. “Yaylah yaylaah, cepatnyee, istimewe tuh, budak-budak tuh, mari nak buat sama sama, dll” tatanan Subyek Predikat Obyek dibolak balik.
Read the rest of this entry »





Sudah lama nggak menulis untuk blog tersayang ini, dan tetap mencoba untuk mengikatkan beberapa nostalgi kehidupan saya selama ini. Akhirnya moody pada kisah Ayat Ayat Cinta the movie. Pilem garapan MD Entertainment ini diambil dari kisah novel Ayat Ayat Cinta karangan Habiburrahman El-Shirazy. Ia adalah seorang sarjana lulusan Mesir dan sekarang sudah kembali ke tanah air. Melalui sentuhan tangan sutradara Hanung Bramantyo, pilem ini menyajikan sebuah perjalanan cinta dua anak manusia yang berbeda latar belakang dan budaya. Seting lokasi pilem di Mesir dan dalam alur cerita yang tersaji, pilem ini banyak memuat gambaran tentang indahnya Islam dibalut dalam cerita cinta yang mengejutkan saya dan istri. Sebuah keputusan dalam perjalanan cinta yang sepertinya menjadi takdir yang sempurna.
SMS masuk, “Mas, ada makanan dirumah, ayo kesini”, si 




