Pemikiran

Kram Otak #AntiNKRI #Intoleran

[Sebuah rencana indah dari Nya]

Riuh sekali akhir tahun ini khususnya di Bali. Cukup kuras konsentrasi namun yakin ini perjuangan positif.

Letusan Gunung Agung bawa dampak lesu nya perekonomian. Warga Bali bergotong royong rasa utk bantu pengungsi dan siap hadapi lesunya ekonomi. Hampir 60% perekonomian di Bali tertopang dari pariwisata.

Read the rest of this entry »
Patung & Amplifier

Semoga kita berani dgn patung & alat elektronik 🙂

Masa jahiliyah itu berakhir di tahun 2006. Kehilangan laptop, jam tangan bermerk, uang, kacamata minus di rebut monyet di uluwatu, dll yg biasa di sebut kemalingan/apes. Laptop sih cuma 10jt an tp data-data nya?

Lukisan Ayat Kursi

Mulailah diri ini berkumpul dgn kyai. Wong kang sholeh. Kata kyai, harta kesayangan itu hanya dipindahkan oleh Allah SWT kpd makhluk Nya yg lebih membutuhkan. Jika manusia blum faham, mereka merasa kemalingan. Apes!

Read the rest of this entry »
Melayani Generasi Bangsa (Bagian 4-habis)

Indonesia arena kompetisi dunia. 250 juta penduduk adlh pasar menggiurkan. Beras & garam saja import! Belum lagi kebutuhan pertanian dan perkebunan lainnya.

Dhea Adel Altaf

Sawah & garis pantai Indonesia luas. Tapi knapa kok hrs import? Moyang kita menangis bertanya, “Generasi muda kita pada kemana?”.

Read the rest of this entry »
Melayani Generasi Bangsa (Bagian 3)

Pada artikel status FB sebelumnya, sahabat komentar, “Berani bikin kampus di desa mas?”.

Sengaja blum saya jawab krn manajemen medsos saya adalah: stlh bikin status, saya fokus kerja. Sesekali lirik medsos hanya utk cek notif. Itung-itung break otak lah bbrp detik. Komentar biasanya terbalas stlh saya selo, longgar. Bisa jd balas nya nanti malam, besok bahkan seminggu kemudian hahaha. Saya tdk mau minta maaf tapi mohon maklumnya aja ?

Melayani Generasi Bangsa

Ok! Kampus di desa. Ataupun sekolah di desa. Saya mau cerita sebuah sekolah internasional di Bali yg lokasinya di desa banget. Di Banjar Saren, Abiansemal, Kabupaten Badung – Bali. Berjarak 30 km an dari Denpasar.

Read the rest of this entry »
Melayani Generasi Bangsa (Bagian 2)

Maka jangan kaget jika suatu saat SDA kita dikuasai (lagi) oleh negara lain. Dengan sistem ‘penjajahan’ model baru yaitu perekonomian. Bahkan masyarakat Indonesia akan jadi pasar mereka. SDA dihisap, kita terpaksa beli ke mereka. Jadi pasar mereka pula. Devisa bangsa lari ke luar negeri!

Melayani Generasi Bangsa

Saya sedih mengetahui beras yg di beli mahasiswa magang di BOC Indonesia tidak made in Bali. Beras Ratu Ayu made in Banyuwangi – Jawa Timur, produced by UD. Sumber Makmur.

Read the rest of this entry »
Melayani Generasi Bangsa

Tak terasa 58 sertifikat magang telah saya keluarkan untuk siswa SMK dan mahasiswa dari beragam universitas dan sekolah tinggi di Indonesia.

Melayani generasi bangsa

Sertifikat itu alat untuk membuat dunia industri percaya akan kemampuan dan pengalaman mereka. Konon, sertifikat magang lebih ampuh daripada ijazah S1 mereka. Dunia industri lebih prioritaskan pengalaman drpd kelulusan. Itu opini saya dan beberapa teman sesama pengusaha lho.

Read the rest of this entry »
Pentingkah IJAZAH itu?

Mereka beri ruang pendapat pada kami (praktisi IT dan dunia kreatif, profesional, pemerintah, aparat hukum) untuk berlokakarya menemukan kekurangan materi silabus kuliah IT agar ciamik!

Soroti apatis nya mahasiswa terhadap aktivitas profesi. Padahal mereka harusnya tambah pengalaman, pertajam hard dan soft skills tidak hanya di lingkungan kampus. Kerja praktek hanya dipandang sebagai pemenuhan SKS belaka. Padahal tiap liburan kan bisa dipake magang. Klo mau, pas lulus nanti kantongi sertifikat/pengalaman kerja yg beragam. Itu nilai tambah!

Read the rest of this entry »
U pikir Allah Juru Parkir?

Infaq berapa pas Jum’atan tadi? Nggak perlu dijawab. Di rasa dalam hati saja 🙂 Ada yang bersikap ambil nominal paling kecil di dompet, itung-itung bersihin uang kecil didalamnya. Maksudnya biar tertinggal yang besar di dompet untuk pancing yang lebih besar lagi masuk kesana. Emangnya u mau bayar parkir?

Umat Islam pada santun ketika Jum’at itu datang. Semenjak dari kecil sudah diajarkan untuk bawa uang infaq yang niatnya untuk Allah SWT. Jika sudah melibatkan Allah, maka untuk apa dana infaq itu?

Read the rest of this entry »
Apakah Babi dan Onta itu sama?

Membiasakan diri hidup dalam perbedaan pola pikir itu mulia daripada menyatukan/samakan perbedaan nya. Pola pikir beda kan ketetapanNya. Bahkan sudah jadi resolusi hak asasi manusia.

Klo jaman dulu, dalam rangka menyatukan perbedaan pola pikir, langkah instan yang logis adalah ‘pembunuhan’. Karakter nya dibunuh agar terjadi situasi yang tenang. Mungkin contoh nyata nya partai politik yang dipangkas jadi 3 (jaman Mbah Harto). Partai yg tadinya puluhan harus dipaksa merapat ke salah satu dari 3 itu. Majalah yg kritis pola pikir nya dan beda dengan penguasa berakhir terbredel. Itu semua ‘pembunuhan’ karakter akibat pola pikir yang beda. Akhirnya tidak ada perbedaan. Yang ada adalah ketakutan untuk jadi beda. Berani kritik beda, besok hilang (Widji Tukul, Petrus Bima, dll, Munir-diracun). Langkah pemaksaan pola pikir yang ngeri!

Read the rest of this entry »
Kemerdekaan vs Keamanan

Berubah! Mas dulu potongannya rapi sekarang nyeni, potong pendek pake guratan talang air. Wuaaah sekarang gondrong. Lho kok berubah lagi? Gondrong brewokan? Walah cukur gundul sekarang Mas! Wuiladalah sekarang brewokan plus kumisan. Buuuik, brubah lagi jadi gundul plontos. Wahaha samping kiri ada 3 goresan. Itu sebenarnya ingin dibentuk sayap ala Gundala! Namun tukang cukur nya nggak pede, jadinya begitu, garis berundak.
 
 
Yang jelas, banyak yang komentar atas penampilan saya. Jangankan teman, istri saya sok kaget pas tengah malam. Dikira tidur sama tuyul!

Read the rest of this entry »

Categories

Archives

Bloggers

Komunitas

Links

Serba-Serbi



Persaudaraan Setia Hati Terate

Bali Blogger Community



Copyright © Ayo Berkarya dan Berbagi - Sebuah Anugerah menuju Perjalanan Panjang Hidup nan Indah