Pemikiran

Muc Kiddy dan anakNya

Tiap pagi sebelum berangkat kerja, mata Muc Kiddy lihat TV mempertontonkan kasus anak oleh salah satu motivator tenar negeri ini. Begitupula selepas kerja, TV tidak bosan nya sajikan perkembangan kasus itu.

muckiddy-anak

Hela nafas, dalam hati Muc Kiddy bilang, “Ah cemeng amat sih. Minta tes DNA segala. Pake main somasi pula. Aku klo jadi dirimu, dengan limpahan hartamu, sudah kudirikan panti asuhan, tampung anak-anak yang membutuhkan.”

Ayo share

Read the rest of this entry »
Abrasi dan Reklamasi

Tanggul pun hancur oleh gempuran samudera! Sebuah villa di Desa Ketewel, 5 km arah timur Sanur Bali punya hamparan taman yg romantis. Namun tanggul dan tanah jebol menambah nuansa menjadi paradok. Artistik ya? Anggap saja begitu. Meski tidak ada dalam blueprint si arsitek, alam lah yang buat ukiran eksotis ini.
 
abrasireklamasiserangan1
 
Ketewel termasuk pesisir Bali Timur. Kurang lebih 10 km di selatannya terdapat pulau reklamasi, Serangan. Pulau kecil yang diurug ratusan hektar oleh investor Jakarta pada masa pemerintahan presiden Soeharto.
Ayo share

Read the rest of this entry »
Pelecehan!

Genderang Galungan dan Kuningan berkumandang. Anak buah saya minta libur 3 hari untuk sembahyang dan mensyukuri kemenangan atas kebaikan (dharma) melawan kejahatan (adharma). Saatnya yang Islam dan Buddha tetap masuk kerja. Bayangkan kalau permintaan libur itu saya tolak? Bagaimana jika libur Islam Idul Adha atau Waisak nanti juga saya tolak? Menurut saya dan yakin menurut umat beragama lain itu adalah pelecehan!

galungankuningan

Saya jadi teringat Teluk Benoa yang teryata jadi tempat persembahyangan umat Hindu untuk pemelestian dan mepekelem. Bayangkan jika 700 hektar dalam teluk itu di reklamasi untuk kepentingan investor? Menurut saya itu pelecehan!

Ayo share

Read the rest of this entry »
Menjadi Kreatif utk Indonesia Raya!

Sharing session creativepreneur oleh Bli Ary (Tatra Comic), Mbok Restiti (Penulis), saya (‘provokator’ wirausaha), Laju Bali dan Avilla Hospitality, lahirkan refleksi ttg kekayaan negeri kita, Indonesia. Berlangsung di Berry Biz Hotel pada Sabtu, 6 Agustus 2016 yang lalu.

Sharing session Avilla Hostpitality

Indonesia itu konten nya kaya sekali. Ada budaya, alam, religi, etnik, sejarah, tokoh, hikayat sastra, dll. Namun kadang itu semua ‘terjarah’ oleh orang asing dan dijual mahal di negeri-negeri seberang.

Ayo share

Read the rest of this entry »
Tetaplah Berani Berpendapat!

Turut prihatin dengan sikap Gubernur Bali melalui Karo Humas Pemprov Bali yang gunakan pasal 27 ayat 3 UU no. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), melaporkan facebooker bernama Aridus Jiro ke Polda Bali.

aridus

Setahuku Aridus Jiro menyampaikan pendapat dan meneruskan asumsi orang melalui akun Facebook nya, tanpa menyebut nama pejabat (Gubernur itu). Eh akhirnya tokoh kolumnis Bali Post itu dilaporkan ke polisi, dijerat dengan pasal yang berbunyi “Setiap Orang dengan sengaja, dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.” Gampangannya, Aridus Jiro mencemarkan nama baik Gubernur Bali.

Ayo share

Read the rest of this entry »
Aku ingin seperti kamu, berbisnis! Ah Basi!

Seorang sahabat yang masih bekerja di sebuah bank tampaknya selalu mengagumi saya karena punya usaha sendiri (cieh GR :p). Setiap kali bertemu dalam beberapa kali peristiwa selalu awali dengan, “Wuah ini bos kita, mantab punya usaha sendiri. Aku sebenarnya ingin sekali wirausaha lho”. Ungkapan ini seringkali saya dengar dan kadangkala menjadi basi karena dia ternyata masih juga kerja di bank tersebut. Jadi, sampai kapan?

basi

Pernah saya agak keras komentari keinginan sahabat saya tersebut. “Bro, kalau aku punya dana 5 miliar dan ingin investasikan ke kamu, maumu bisnis apa?”.

Ayo share

Read the rest of this entry »
JIHAD PROFESI cari AMANAH (Terpercaya)

Untuk adik-adik yang berprofesi di dunia kreatif

Proyek kreatif (semisal website, design grafis, foto, dll) agar melahirkan kenyamanan dalam proses produksi dan akhirnya diklaim menjadi profesional, butuh ikatan yaitu kontrak atau surat perjanjian. Orang nikah aja ada surat nikah (berani kamu mblo!?).

Kita dan pelanggan tanda tangan diatas materai dan tunduk atas perintah-perintah dalam kontrak. Suatu ketika waktunya pembayaran perpanjangan layanan, pelanggan merasa jatuh akibat kondisi ekonomi yang carut marut. Pelanggan menawar harga pembayaran dibawah jauh dari harga kesepakatan dalam kontrak. Apakah boleh? Atas dasar apa dulu? Jika berdasarkan hukum, maka itu wanprestasi. Jika berdasar kemanusiaan, maka kembali kepada keikhlasan kita.

Ayo share

Read the rest of this entry »
Dimanakah Toleransi Pendakwah Agama?

Setelah kultum taraweh aku gelisah. Barusan nonton Mata Najwa topik Toleransi. Hadirkan nara sumber Bupati dan walikota inspirator Indonesia. Para pemimpin itu bercerita tentang keberagaman dan toleransi yang sungguh indah antar pemeluk agama.

Mereka semua sepakat Indonesia harusnya bersyukur punya tingkat toleransi yang tinggi. Beda dengan Timur Tengah sana yang selalu perang karena perbedaan. Indonesia punya Pancasila dan itu roh perekat keberagaman suku, ras, agama, antar golongan (SARA).

Ayo share

Read the rest of this entry »
ERA DIGITAL: PEMIMPIN BUKANLAH RAJA

Jaman sekarang, sebuah organisasi besar dengan perangkat nya akan alami tantangan baru yang cukup serius dalam hal mengelola arus informasi. Dulu ketika mereka berdiri dan menjalankan roda organisasi, arus informasi itu cukup terselenggara dengan cara berkumpul, musyawarah, mengundang para perwakilan atau pengurus, saling berkunjung, gunakan telpon, pager, sms, fax, surat menyurat ataupun telegraph.

soekarno

Hampir dipastikan arus informasi itu terkendali dan tidak ada intervensi pihak lain terkhusus dari para anggotanya. Bisa dikatakan lagi kebijakan yang dikeluarkan para pimpinan dari pusat sampai daerah terkendali mengarah ke anggotanya. Jikalau terjadi tanggapan atau perbedaan pendapat di tingkatan anggota, itu hanyalah menjadi bahan diskusi yang terjadi dilingkaran akar rumput saja.

Ayo share

Read the rest of this entry »
Believe

Orang tidak intelek dan merugi dalam hidup adalah orang yang selalu mendebat agama tetangganya, menggugat budaya tetangganya, dan sinis atas hobi orang lain. Bicara agama dan budaya, disana ada kebenaran absolut. Masing-masing akan merasa benar. Klo sama sama benar kenapa harus menyindir nyinyir?

believe

Orang intelek adalah pribadi yang memahami bahwa agamamu, budayamu dan hobimu adalah believe-mu! Titik! Orang bodoh adalah tidak punya believe atas keyakinannya, maka isinya ribut membandingkan, nyinyir dan bilang, ini lho punyakmu salah. Hah! Sampah!

Apakah dulu sebelum lahir orang bisa pesan agama pada Tuhan? Orang itu beragama karena believe dulu pada orangtuanya. Orang itu berbudaya karena believe pada lingkungan hidupnya. Ada orang pada akhirnya atheis ya believe pada akalnya. Stay believe dan tebarkan harmoni dalam hidup ini. Kita semua akan mati! Kembali menghilang dari bumi ini. Kita tuh sama. Sama-sama akan mati!

Ayo share

Read the rest of this entry »

Archives

Marka buku



Copyright © Hendra W Saputro - Berkarya & Berbagi