Sakit Jiwa (Gila) adalah penyakit, Mereka bukanlah “Sampah”

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Oleh-oleh Pitulasan di Rumah Sakit Jiwa Bangli bersama Bali Blogger Community (BBC)

Saya kesini dibawa oleh suami saya, karena saya menyanyi sendiri. Saya hanya kepingin tahu keadaan 4 anak saya Pak. Apakah mereka sekarang sudah makan, sekolah nya bagaimana …“. Itu adalah ucapan salah satu pasien Rumah Sakit Jiwa Bangli yang sempat membuat Fenni (Blogger Bali) menangis. “Oh sh*t, you make me cry ..” cerita si Fenni.

Ada lagi pasien lain berkata, kurang lebihnya seperti ini, “Pak pak, mai sini (mari kesini), saya ada tanah 12 hektar, mau saya jual, pak aja yang jualin ya, saya ada bisnis bagus neh, tapi keluarin saya dari sini …“. Tawaran itu terucap dari balik jeruji besi jendela kepada Kang Ayip (Blogger Bali). Kemudian, si Saylow (Blogger Bali) bertanya kepada salah satu pasien, “Kenapa bapak ada disini (RSJ)… ?“. Si pasien berkata, “Saya belum lama disini, saya cuma cari pengalaman saja disini..“. Hahahaha.

Pasien menyanyi Animo Band

Animo Band pun beraksi menyanyi, tetapi selanjutnya 2 pasien sakit jiwa berebutan microphone utk menyanyi. Pasien pertama menyanyikan lagu serampangan diiringi oleh musik … tetapi teman-teman Animo hebat bisa mengiringi. Pasien ke 2 menyanyikan lagu, Kisah kasih di Sekolah .. duh, syairnya lengkap euy. “Malu aku malu .. pada semut merah ….”, Hahahahaha. Beragam cerita menarik dan mengharukan selama kami (Bali Blogger Community aka BBC) merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bersama penghuni Rumah Sakit Jiwa Bangli.

Foto bareng di RSJ Bangli Prosesi Penyambutan Berbagi tenaga Didalam RSJ

Kegiatan BBC ini cukup unik dan lain daripada yang laen. Dengan tajuk “BBC Goes to RSJ – Pitulasan ala Bali Blogger Community”, kami ingin berbagi semangat kemerdekaan dengan mereka yang sakit jiwa. Anggota BBC pun menyisihkan rejeki dan tenaganya untuk membantu meringankan penderitaan para manusia yang tertimpa sakit jiwa itu. Beragam bantuan misalkan baju-baju layak pakai, mie instan, peralatan mandi (sabun, pasta gigi, sikat gigi), makanan instan lainnya, peralatan kebersihan, dll.

Kami diterima oleh managemen RSJ Bangli yang diwakili oleh Direktur Pelayanan, dr Made Sugiharta Yasa. Beliau banyak memberikan informasi tentang status RSJ Bangli, peran pemerintah, peran masyarakat, arti sakit jiwa, dan kondisi para pasien disana. RSJ Bangli adalah milik Pemerintah Provinsi Bali, jadi tanggung jawab RSJ ini langsung kepada Gubernur Bali. Sudah berdiri sejak jaman Belanda, dulu sering digunakan untuk mengasingkan para oposisi/pejuang anti Belanda. Tingkat hunian dari tahun ke tahun selalu stabil, rata-rata diatas 80% dari 300 kamar yang disediakan. Anggaran pemerintah untuk RSJ ini sebesar 16 miliar pertahun dan RSJ mampu mengembalikan ke negara berkisar 6 miliaran. Jadi sisanya memang di subsidi oleh pemerintah. Pak Direktur Pelayanan RSJ Bangli mengaku kaget dan gembira atas kedatangan kami. Hampir tidak ada elemen masyarakat yang peduli akan keberadaan pasien sakit jiwa ini. Bahkan dari pihak keluarga si pasien sendiri menganggap sakit jiwa adalah suatu aib.

Pasien Sakit Jiwa sering di asosiasikan kelompok manusia yang terbuang dan tidak ada kesempatan lagi untuk kembali ke masyarakat. Padahal dari segi kedokteran, sakit jiwa adalah sama seperti sakit-sakit tubuh lainnya. Sakit jiwa memerlukan obat dan terapi untuk menyembuhkannya. Beda dengan cacat mental ataupun Amnesia (hilang ingatan), sakit jiwa bisa disembuhkan. Sakit jiwa timbul dari keadaan yang tertekan/depresi yang akhirnya menimbulkan kerusakan pada sistem saraf. Kerusakan itu bisa dikembalikan lagi dengan obat dan terapi-terapi. Obatnya pun beragam kualitas dan harga. Biasanya obat yang berkualitas biayanya mahal. Kemudian terapi yang dilaksanakan untuk penyembuhan diantaranya terapi pendampingan, terapi musik, terapi kerja dll.

Para pasien RSJ Bangli Antri temu artis Angkut barang

Orang sakit jiwa itu memerlukan pendampingan, agar pikiran dia tetap sadar diarahkan. Klo tidak diajak bicara, maka pasien akan asik dengan dunia ataupun pikirannya sendiri, yang sebenarnya itu melenceng dari dunia nyata. Bila sudah sembuh, maka pasien akan dikembalikan ke keluarganya masing-masing. Maka, jika manusia satu dengan manusia lain mempunyai masalah, sebetulnya dia perlu untuk didampingi agar tidak berpikir sendiri. Jika terus menerus dipikir sendiri maka organ-organ saraf akan terkena dampak menjadi rusak. Mayoritas, penderita sakit jiwa berasal dari keluarga yang miskin. Maka pemerintah kadangkala sulit untuk terus-terusan mensubsidi RSJ ini.

Saatnya untuk mengkisahkan perjalanan saya bersama BBC hehehe, jangan bosan untuk membaca nya ya.

Kisah dimulai dari diri saya sendiri .. hwaaak. Hari minggu, 17 Agustus 2008, pukul 07.30 sudah bangun, mandi, ngopi, merokok dan menunggu Bang Yos. Pickup hasil pinjaman dari kakak Dharma pun akhirnya saya berangkatkan menuju rumah “Tukang Kompor” BBC, Bung Anton. Disana, pickup itu diisi beragam paket-paket bantuan dari para anggota BBC. Lanjut ke markasnya KISARA. Disana sudah pada kumpul para Blogger Bali. Pickup kena tambahan paket-paket bantuan lagi. Dirasa sudah cukup, kami berdoa dan berangkat beriringan menunju Rumah Sakit Jiwa Bangli.

Pickup Me and Pickup Beli Kaos BBC Goes to RSJ Di Kisara

Saya dan Bang Yos –kenek ber HP 5 biji– menyusuri Jl. Ida Bagus Mantra (dikenal dengan Bypass Ketewel -jalur ke Pulau Lombok). Dipertengahan jalan harus terhenti karena kain terpal penutup paket-paket bantuan berkibar terkena hembusan angin kencang. Kami berhenti di sebuah warung, beli tali rafia dan sekalian memasangkannya di belakang pickup sebagai pengikat kain terpal.

Untuk mengganjal perut, kebetulan warung itu menjual tahu. Saya pun beli 5 potong tahu besar dibubuhi dengan sambal. Tetapi, sebelum sambal dimasukkan dalam bungkusan, si penjual bertanya kepada saya, “Mas orang mana? Bali apa Jawa…?”, saya jawab “Saya orang Bali yang kebetulan lahir di Jawa…”. Penjual langsung menimpali, “Ooo, besar di Jawa ya, berarti sambal saya cocok buat Mas …” dengan sigap mencolek satu sendok penuh sambal terasi ke bungkusan tahu tadi. Hwaaaak … apa maksudnya ya? Dasar penjual rasis hehehehe. Hmm, pasti ada maksud. Bang Yos pun berhasil jepret dengan kameranya, penjual BH dan peralatan masak yang sedang naik motor hehehe.

Tahu dan sambal rasis

Lanjut lagi, nyetir sambil mencocol tahu pake sambal rasis tadi hehehe. Perjalanan itu indah, ditemani oleh kelebat senyummu, tingkahmu dan perbuatanmu sayang. Membisu menatap jalan, mata menyisir pantai, lautan, pepohonan, sawah, dan indahnya pulau Bali. Anyway forget it … saya sudah sampai di Rumah Sakit Jiwa Bangli, RSJ yang baru pertama kali kusinggahi, semoga tidak untuk menjadi pasien disana hehehe. Bersama Blogger Bali lainnya, kami disambut oleh managemen RSJ dan melakukan prosesi penyambutan di ruang rapat RSJ Bangli. Penjelasan apa yang disampaikan dalam prosesi ini sudah saya tulis diatas.

Berkunjung ke Sal Berkunjung ke sal Melongok penderita RSJ Curhat neh ya

Selanjutnya, kami menurunkan paket-paket sumbangan dan membawanya di ruangan RSJ. Kemudian, ada paket-paket kecil berupa peralatan mandi kami berikan satu persatu ke pasien. Ternyata di RSJ Bangli mempunyai ruangan-ruangan sesuai dengan tingkat kerusakan penderita. Bila pasien yang mengalami tingkat depresi kecil, maka ruangannya dijaga tidak terlalu ketat. Pasien bisa bebas berkeliaran di ruangan itu atau keluar jalan-jalan di lingkungan RSJ. Pasien yang mengalami gangguan berat akan disediakan ruangan khusus yang terkunci dari luar. Satu ruangan biasanya dihuni oleh lebih dari 15an pasien. Terdapat juga kamar isolasi didalam ruangan pasien gangguan berat. Saya melihat ada 1 pasien yang disekap di kamar itu, teriak-teriak hanya pake celana dalam dan BH. Dia ditempatkan di satu kamar khusus agar tidak mengganggu yang lain.

Setelah kami berkeliling di ruangan-ruangan pasien, banyak cerita lucu dan menyedihkan yang muncul dari masing-masing blogger. Kitapun saling bercerita. Acara dilanjutkan makan siang di wantilan RSJ Bangli. Mobil pickup yang angkut makanan harus masuk ke areal RSJ. Kamipun makan bersama di wantilan itu, minus para pasien RSJ. Acara di lanjut di lapangan rumput dengan perkenalan masing-masing blogger dipandu oleh Ike. Setelah itu Animo Band tampil meramaikan suasana pitulasan itu. Ada yang sayang sih, yaitu kebetulan 17 Agustus ini adalah hari minggu, jadi para pasien tidak diperkenankan untuk keluar ruangan. Tetapi untungnya, para pasien yang kelas ringan berkeliaran di lingkungan RSJ, sehingga suasana pun jadi lucu, rame dan menggemaskan. Bagaimana tidak ? La wong para pasien itu ikut joged, ikutan menyanyi dengan gaya yang menurut kita lucu abis, terpingkal-pingkal, tapi bagi mereka, itu adalah normal, malah kita yang diaggap Gila … hwaaaaaakkk.

Sempat pula, saya dipanggil oleh Mas Amy mendampingi untuk bernyanyi, walaaah, walhasil hanya mampu meneriakkan bagian reff nya saja. Thank mas, jadi dag dig dug deh. Maaf belum hapal semua lagunya, tapi saya dah beli CD nya lo hehehe. Saya melamar jadi backing vokal Animo ya Mas, dijamin ancur semua deh hehehe. Salut untuk kawan-kawan Animo Band, mau untuk meluangkan waktu bersama kita. Animo Band kan Blogger Bali juga !!. Blogger Bali adalah animotions, ataukah hanya saya hwaaaaaakk…

Menikmati animo band Animo and Me Artis Jakarta menyanyi

Selanjutnya, dipandu oleh Bung Anton mengadakan games, pertandingan kecil-kecilan antara Blogger Bali dan pasien RSJ Bangli. Games itu adalah pertandingan sepakbola mini, balap kelereng, dan meniup balon sampai meletus. Hadiahnya adalah uang 5ribuan dan snack. Hehehe seru dan lucu. Ada 2 hal yang menggelikan terjadi pada sesi perlombaan ini.

Lomba tiup balon Lomba lari kelereng Lomba bola

Yang pertama adalah ketika pertandingan sepak bola mini. Masing-masing team berisi 4 orang, jadi ada 8 orang yang bermain. Pada awalnya mereka kompak sekali dengan operan-operan bola, tetapi pada akhirnya team Blogger Bali bergeser menepi. Apa yang terjadi ? Team pasien RSJ Bangli itu pada berebut bola sendiri-sendiri, saling adu, saling menyerang, dan membawa sendiri bola ke gawang .. Hahahahaha. Dr. Oka neh yg punya inisiatif menepi dan membiarkan lapangan hanya terisi oleh pemain pasien RSJ.

Hal kedua yang menggelikan terjadi di lomba lari kelereng. Ada 3 orang dari Blogger Bali, dan ada 3 dari pasien RSJ. Ketika wasit berteriak mulai jalan … lah kok 2 orang blogger bali serius banget ingin duluan sampai di garis finish hahahahaha … la lomba ini utk melayani orang yang gak waras kok, malah yang waras tidak mau ngalah … hwaaaaakkk …… Padahal ada celetukan “Yang waras ngalah ….” Hahahahaha.

Foto bareng pasien RSJ Foto bareng

Oke deeh, selanjutnya adalah pembubaran acara yang disampaikan oleh Saylow dan kamipun satu persatu bubar pulang but, saya dan bang Yos memilih untuk ikut ama rombongan Saylow berkunjung ke rumah tante nya di Kintamani. Kata Saylow, pemandangannya asik. Dan sebagai salah satu penikmat alam, aku gak menolakanya. Ternyata apa ??…..

Luar biasa, gak menyangka, rumah tante Saylow adalah sebuah mini resort yang diberi nama LANDIH ASHRAM. Sebuah resort seluas 2 hektar berisikan bangunan-banguan semi permanen terbuat dari bambu. Rupanya, rumah itu dipakai untuk kegiatan Yoga, lengkap dengan aula meditasi, latihan Yoga, penginapan dan jogging track. Pemandangan nya luar biasa indah. Kita bisa memandang lepas, jauh ke lembah-lembah yang berada di bawah rumah itu. Udara dingin menusuk juga ikut menambah suasana menjadi sejuk, tentram dan damai. Aku pengen punya rumah kek gitu !! Harus. Doakan yaaa ….. Amin.

Pintu masuk Landih Ashram Landih Ashram Landih Ashram

Menjelang sore, akhirnya saya dan teman-teman cabut dari rumah tante nya Saylow. Terima kasih ya tante, atas suguhannya, kopi, pisang goreng keju, sele goyeng, roti bakar dan keramahtamahannya. Dengan pickup dan satu kenek yang dandy, akhirnya perjalanan lanjut pulang ke Denpasar. Bang Yos menawari makan, wah boleh juga tuh Bang, tapi pengen yang aneh deh. Akhirnya Bang Yos merujuk ke pasar Gianyar. Kamipun memilih untuk makan nasi ayam betutu. Wow lezat. Tidak lupa aku bungkuskan satu biji ayam pepes betutu untuk kakakku. Oleh-oleh dari seharian pake pickup nya hehehehe.

Warung ayam betutu Ayam Betutu Menu Ayam betutu Menikmati Ayam Betutu

Nyampe kantor BOC jam 8 malam, drop Bang Yos, dan akhirnya cabut ke rumah kakak, kembali’in pickup. Nyampe disana, makan lagi pepes betutu .. hwaaaaak … kenyang jawa tenan iki. Mata gak kuat, capek campur kenyang, dan kena hiburan semilir telepisi, maka raja ngantuk pun datang. Tidur deh sambil ditonton Tipi, dan dalam kondisi belum mandi hwaaaak. Habis nggak ada yang mandi’in sih… huh …

All pictures are made by Bang Yos and its copyrighted.
Foto lengkap soal BBC Goes to RSJ – http://mosalaki.multiply.com
Only my own on Flickr

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Tags: , ,


Banner 1
Banner 2
banner 3

39 Responses to “Sakit Jiwa (Gila) adalah penyakit, Mereka bukanlah “Sampah””

  1. ahead Says:

    pasien RSJ juga manusia, jadi manusiakan mereka… begitukah maksudnya??

    Reply

    hendra Reply:

    Ho oh .. masa gak ngerti ya bli ? Mereka aja menganggap dirinya normal, kita kemarin dianggap gila lo sama mereka hehehe

    Reply

  2. fenny Says:

    penjual BH nya lolos dari kameraku! ditungguin eh ga nyalip2 huhuhu… *OOT*

    Reply

    hendra Reply:

    Sekarang, mata harus siap-siap bila ada yang menjual CD yah … kekeke, udah sembuh dari lingkaran perlendiran ?

    Reply

  3. Weird Wild Warm » 17 Agustus di Rumah Sakit Jiwa Says:

    […] berita  terkait: http://www.hendra.ws […]

  4. dipoetraz Says:

    wah keren mas,, mantebs acaranya…
    lets do it again… πŸ˜€

    Reply

    hendra Reply:

    Yang manteb itu kamu wan, bisa melayani para pasien dengan sabar, sampe pake rok segala hehehe. Thanks ya atas kesarabarannya, klo aku hanya bisa ketawa saja hehehe

    Reply

  5. Indonesia Bali Web Hosting Blog, Web Design, Domain Name » Selamat dan Salut untuk Bali Blogger Community Says:

    […] Salah satu team kami, Hendra W Saputro juga mengikuti kegiatan ini, baca kisahnya … […]

  6. MENJUMPAI ESENSI BARU KATA “MERDEKA” at ayipbali Says:

    […] juga referensi lain: 1. Hendra.ws 2. Sakti Soediro 3. Bale Bengong 4. Animo 5. Rumah Tulisan Filed under Portfolio […]

  7. pitulasan ala bbc - Bowo Thelor Asin Says:

    […] ke rsj ajahh yuk”, mas anton dengan “bertemu jenderal di rsj bangli”, om hendra dengan “Sakit Jiwa (Gila) adalah penyakit, Mereka bukanlah Sampah” dan banyak banget […]

  8. thelo Says:

    sekarang tinggal bagaimana me-manusiakan manusia hehe…

    Reply

    hendra Reply:

    Bowo manusia kan ? Apakah sudah dimanusiakan oleh manusia-manusia sekitarnya ? Klo saya memanggil kamu thelo ya hehehe, salahe pake nama thelo …

    Reply

  9. Dek Didi Says:

    Disini akhirnya kutemukan liputan yang paling hebat.
    Saya gak sempat posting, lagi di kampung. Internet empot2an.
    :((

    Reply

    hendra Reply:

    Thank you Bli didi, dan inspirasinya utk pake plugin ini. Bisa reply cepat deh. Sukses utk web designya, semoga banyak pelanggan. Amin

    Reply

  10. anton Says:

    ayo. kapan2 serbu RSJ lagi. πŸ™‚

    Reply

    hendra Reply:

    Jangan ah pak, mereka akan sembuh, tapi kita akan tambah depresi hehehe

    Reply

  11. kaka kiyudh Says:

    hyaaahuuu!! Y’ALL GREAT GUYS!…by the way, foto foto mas hen di kameraku lucu lucu semuaaah *ngakak* keliatan banget nggak mau dipisahinnya dari rombongan perempuanya….*lucu! — suarane bagus nok *lariii*

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Makasih .. makasih *plok..plok…plok* – kek tabokan ajah. Sakti .. aku siap jadi backing vokal nya animo kok… Pokok nya ancur deh mereka kekekeke. Btw, share donk fotonya. Ane kan narsis, pengen tambah gila aja deh. Let me know ya. Thanks

    Reply

  12. Bali Outbound Says:

    Waaah, jadi hebat gini acaranya ya. Sayang kaga bisa ikutan, nyesel deh. Kabar kabar donk kakak.

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Ok, siap, akan dikabari bro. Are you ready kan ?

    Reply

  13. amirosady Says:

    makasi ya mas.. sdh nyanyi bareng Animo..
    Kapan2 nyanyi lagi ya mas…

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Aduh, artis singgah kesini, jadi malu lo mas. Sebelumnya ngomongin kiprah saya di animo band, suara saya ancur hehehe. Bakalan heboh klo saya jadi backing soda nya, eh vokal dink. Ya mas, kapan-kapan kita konser bareng di depan presiden eSBeYe ya. Amin hehehe.

    Reply

  14. » Kasus Telkomflash, tagihan bengkak … » Hendra W Saputro & Shinta Dyan K Says:

    […] Yoskebe « Sakit Jiwa (Gila) adalah penyakit, Mereka bukanlah “Sampah” […]

  15. okanegara Says:

    saya protes. tidak puas. terhina. malu. bukan malu gara-gara pake rok batik. itu nggak apa2 demi kawan semua. tapi malu karena kalah banyak…hehe

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Gak papa dok, yang waras ngalah. Tapi klo sampai kalah banyak yo kebangeten gak waras nya ya ? Looo hehehe.

    Reply

  16. Cerita Bali Blogger ke Rumah Sakit Jiwa Bangli | I Made Yanuarta DPY Says:

    […] 1. Mas Hendra […]

  17. yudi Says:

    besok-besok ikut lagi donk πŸ˜€

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Ikut kemana atuh ? Ke RSJ lagi ? Ya ok klo ada agenda yg jelas bli. Klo sendirian, maka bukan lagi kunjungan, tapi mengisi kamar yg kosong disana hehehe. Nggak maooo … *Kaburrrr

    Reply

  18. made Says:

    gak ikut…huh :apaya:

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Weddeew, knapa gak ikutan ya, padahal kita tunggu-tunggu kamu :hihi:

    Reply

  19. Arie Says:

    Hyaaaaaaa nasi ayam betutu pasar gianyar mauuuuuuuuuuuu

    kenapa aku nggak dibungkusin satu nasi ayam betutunya ?? KENAPA ???? *nagis sejadi jadinya*

    Reply

    Hendra W Saputro Reply:

    Karena aku tahu bahwa betutu tidak cocok dengan seleramu Arie. Seleramu adalah zerombotan Bangli. Kutahu gak mungkin balik lagi :jalan: ke bangli. Lain kali aja ya Adik Arie, tak bawain ibu sugianti :ohno:

    Reply

    BlackHatForum Reply:

    Ok, siap, akan dikabari bro πŸ™‚

    Reply

  20. Recent Links Tagged With "lama" - JabberTags Says:

    […] Quotes from the Dalai Lama, Samdhong and Tashi Wangdi Saved by jaydugger on Sun 14-12-2008 Sakit Jiwa (Gila) adalah penyakit, Mereka bukanlah Sampah Saved by Kawalski25 on Wed 10-12-2008 Costa Rica delays Dalai Lama visit for China president: […]

  21. villas in seminyak Says:

    aku juga manusia, semua juga manusia.

    Reply

  22. gusadi Says:

    ikutan gabung dunk, bisa ga tukeran link, thanks

    Reply

  23. nto Says:

    …..kmaren ku ke RSJ lombok..ma keluarga, cari sepupu yg kebetulan terkena depressi stabil. kmudian bibi bawain dia nasi n makanan-makanan ringan…si pasien berkata..”Wah sayur bambu muda enak juga yach!”….APA lagi yg TUA…pasti tambah mantaab.wkwkwkwkwkk!

    Reply

  24. Tulisan Pitulasan di RSJ Bangli « Bali Blogger Community Says:

    […] http://www.hendra.ws/rumah-sakit-jiwa-bangli-bali/#more-228 […]

  25. Yose Says:

    selamat sore admin,
    saya dari komunitas Backpacker Bali dan Mendadak Travelling Bali,jika diperkenankan mohon informasinya untuk kegiatan BBC terhadap pasien sakit Jiwa,karena kami berniat untuk mengadakan kegiatan amal/charity yang tertuju pada mereka.
    jika diperkenankan berdiskusi,saya mohon infonya Admin.

    Yose 081353203150

    atas segala bantuannya saya ucapkan terima kasih.

    Reply

DoFollow Comments - Be wise yah - Leave a comment below


Catering di Bali




Ayo Berbagi
Afiliasi Hosting Indonesia
Hosting Indonesia

Anti Korupsi
Chat with me