Mouse murah makan hati

Mouse (baca mous) adalah alat bantu mempermudah dalam operasi penggunaan program dalam sebuah PC/Laptop. Alat ini lebih terbiasa disebut mous karena dalam bahasa Indonesia masih belum mampu memberikan nama pada sebuah alat yang mirip tikus dan biasa dijepit oleh jari jempol dan kelingking. Hayo, apa bahasa Indonesia nya mous ?. Alat kecil mirip tikus yang berkabel tercolok di PC/Laptop … halaah .. mumet. Sebut aja Mous !.

Dalam memilih mous, saya tergolong tidak neko-neko. Yang penting menarik, cocok digenggaman dan simpel. Urusan merk mah belakangan. Ternyata eh ternyata, saya mulai kapok (knapa tidak dari dulu ya .. dasar pekok), karena mous yang menarik, trendi, murah, dan berbagai merk aneh itu hanya bertahan sebentar saja (dalam hitungan bulan). Tanda-tanda mous tidak berfungsi lagi adalah muncul nya pemberitahuan di Laptop “USB is not recognize by bla bla” dan kursor macet. Kurang lebihnya seperti itulah. Tidak terhitung jumlahnya saya harus ganti-ganti mous.

Sayapun mulai mengeluh. Hujan kritik datang bertubi-tubi dari Antok, Ojie dan Didi. “Mas, punya saya aja sudah setahun lebih gak ada masalah“, “Makanya jangan beli murah“, “Beli murah berkali-kali jatuhnya tetap mahal Mas” … Waaa. Ada kesamaan dalam teriakannya mereka tentang mous, yaitu “Walau mahal, tapi awet Mas, saya pake ini (acungkan sebuah merk)“. Mereka kompak. Logitech adalah merk-nya.

Akhirnya … untuk kali kesekian, saya tersodok oleh barang murahan. Haahaha. Kapok deh. Akhirnya, sambil bawa standing banner Bali Orange yang baru, saya dan Didi pergi ke Rimo Computer Center. Beli mous merk Logitech, langsung bungkus yang tipe Laser V120 (balas dendam critanya hahaha). Dan sekalian mengganti standing banner Bali Orange di lantai 1. Bisa dilihat lo, iklan kita disana. Sip.

Jadi ingat jasa kami untuk Hosting Indonesia. Kami tahu harganya mahal, semoga kinerjanya selalu bagus, sesuai dengan nilainya. Dan semoga kinerjanya tidak sama dengan mouse yang harga nya murah tadi. Amin.

Ayo share

Bagikan Yuk