Wahai para senior aktivis mahasiswa, khususnya PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Denpasar, Bali. Masih ingatkah kalian dengan pergerakan idealismu semasa menjadi mahasiswa ? Bergerak dalam Forum Komunitas Kerukunan Umat Beragama (bersama kawan-kawan GMKI, PMKRI, KMHDI, dll), Pluralisme, penggugatan rezim Orde Baru pada akhirnya tumbang pada tahun 1998, diskusi tentang perenialis, Aswaja, demo atas ketimpangan kebijakan pemerintah kepada rakyat, nglurug DPRD Bali tapi lebih enak suara disampaikan melalui kantor pos dan PLN … berjalan mundur, dan lain sebagainya terbungkus dalam romantisme sejarah kalian semuah.
Lama kita tidak bersua akibat dari pembaharuan arah kehidupan. Dulu, penentangan terhadap kapitalis membara di dada. Bagaimanakah sekarang ?. Apakah jiwa kapitalis itu sudah bergeser merasuk dalam nafas kehidupan kalian ? Termasuk saya hehehe. Roda kehidupan mendadak berubah ketika 3 aktivis muda dan 1 aktivis tua (Wasi Wahyuardi) PMII Denpasar bersilaturahmi ke kantor BOC. Seketika itu romantisme mengalir dalam ingatan dan terucap dalam kata-kata. Duh … kangen band banged, pake d. :ohno:
Singkat cerita, PMII Denpasar akan mengadakan Konferensi Cabang (KONFERCAB) IX PMII Cabang Denpasar pada tanggal 12 – 14 September 2008 bertempat di Gedung DPW PKB Bali, Jl. Ahmad Yani Gg. I No. 1b, Denpasar. Seperti yang sudah kita pahami bersama, dulu kita tidak mempunyai senior, tetapi sekarang angkatan muda PMII Denpasar sudah memiliki tambatan senioritas. Jadi, sambil presentasi, mereka pada akhirnya menyodorkan lembaran donasi hehehe. Its Ok. Tampak disana sudah banyak senior yang menyerahkan donasi seikhlasnya kepada panitia pelaksana.
Tak lupa akan romantisme sejarah, saya pun tergerak untuk berpartisipasi semampunya sambil memberikan petuah-petuah bijak :metal: kepada mereka. Dan sayapun tergerak untuk mengkontak kembali para senior PMII Denpasar untuk melakukan hal serupa. Terima kasih kepada Saat Prihartono di Jakarta dan Reza Hendrawan di Kupang, NTT yang sibuk dengan pengembaraannya di Pulau Ende atas partisipasi seikhlasnya membantu adik-adik sahabat PMII Denpasar.
Barusan, saya sempat berkunjung ke rumah PMII Denpasar di Jl. Tukad Banyusari Gg VII no 17. Rupanya mereka sudah terorganisir bagus untuk urusan markas. Sejak tahun 2003, mereka sudah bisa mengkontrak rumah disana. Lumayan besar daripada kondisi kita tahun 98 dulu (kos-kosan). Sambil berbicara bersama adik-adik (6 ekor) disana, saya sudah menyampaikan pesan Abah Reza dan Abah Saat tentang PMII kedepannya. Sayapun berkesempatan untuk menyampaikan tentang manfaat dunia IT untuk tautan informasi internal dan eksternal organisasi. Jadi, sungguh menggembirakan bisa kembali lagi ke romantisme sejarah itu.
Note : Konfercab diatas dimulai jam 17.00 dan terbuka bagi senior-senior PMII Denpasar yang kebetulan membaca berita ini.
Bagikan Yuk





