Akhirnya, Handycam Sony hadiah dari Pesta Blogger 2008 kemarin dibawa oleh dek Fenny ke markas BBC di Narkus 11 setelah melakukan long trip dari Jakarta, Bandung, dan Jogja. Oh iya, fyi, dalam Pesta Blogger 2008 kemarin, Bali Blogger Community dinobatkan sebagai “THE MOST PROMISING BLOGGER COMMUNITY in 2008” dan mendapatkan hadiah Handycam itu.
Seremonial kecil-kecilan pun digelar bersama sahabat-sahabat BBC. Makan-makan ini dipicu oleh Fenny yang membawa paket Gudeg dan jajanan Jogja. Berhubung Gudeg bisa dikategorikan sebagai lauk, maka harus disediakan nasi. Kegiatan nostalgia semasa mahasiswa (tinggal di Bukit Jimbaran – Pondok Gede Oka) dulu akhirnya terjadi, yaitu menanak nasi. :party:
Mumpung masih ada beras sisa acara kemarin, langsung mususi (cuci beras), bolak-balik ukur tinggi permukaan air diatas beras agar pas di jengkal pertama jari telunjuk (cara dari ibu saya, thanks mam), nyalakan kompor gas dan mulailah ngaru (melunakkan beras supaya jadi nasi). Kira-kira 30 menitan, beras 1 kg itu berubah jadi nasi. Posisi panci nasi saya gantikan dengan panci kukus nasi. 10 menit kemudian nasi setengah matang itu saya pindahkan ke panci kukus. Angkat dan ciduk satu persatu dan akhirnya panci kukus itu penuh. Mulailah kegiatan adang (mematangkan nasi) selama 30 menit. Cara ini termasuk repot dari pada menanak nasi pakai rice cooker. Tapi, cara saya diawal lebih menghasilkan nasi yang punel, legit, lebih tanak, metal (mellow total), beraroma (liurmu) dan nendang di lidah. Huahahaha. Klenk, ternyata saya masih bisa menanak nasi noq !. :metal:
Setelah kegiatan menanak nasi selesai, lanjut dengan memanaskan Gudeg dan lauk pauk lainnya. Karena dirasa kurang, Fenny dan Bli Gede lari lagi untuk beli lauk tambahan plus 3 botol coca cola, fanta dan sprite. Hmm, nikmat. Akhirnya seremoni kecil-kecilan itu berlangsung meriah, meski saya harus ancam Anton untuk makan. Klo gak makan, blog dia akan saya suspended. Hahahaha.
Kebetulan, dalam kumpul-kumpul kecil itu, BBC kedatangan tamu blogger Jogja dan Jakarta. Mereka adalah Pak Rudi ‘Ndobos’, Mas Arif, dan Mas Imansyah. Terima kasih kedatangannya ya Bos. Semoga perutnya baik-baik saja ketika sampai dirumah. :doa:
no images were found
Bagikan Yuk

