Bali Tolak Reklamasi Tanjung Benoa, Batalkan Perpres 51/2014

Pak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di akhir masa jabatan Bapak, kami Forum Rakyat Bali (ForBALI) menuntut atas kebijakan yang mengancam hajat hidup orang banyak yaitu: membatalkan dan mencabut Perpres 51/2014, menuntut Bapak presiden menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Perpres 51/2014 yang secara jelas mengakomodir kepentingan investor untuk bisa mereklamasi Teluk Benoa seluas ±838 Ha.

henzforbali

Kawasan reklamasi itu rencananya akan dibangun hotel, lapangan golf, sirkuit F1, perumahan pantai, mal, taman bermain wahana seperti Disneyland, dan ruang pertunjukan musik dan teater skala besar.

Dampak reklamasi berpotensi menimbulkan bencana ekologis berupa banjir di sekitar Teluk Benoa, karena sebagai muara empat sungai besar akan kehilangan fungsinya sebagai penampung air. Reklamasi mendorong alih fungsi lahan sawah di Bali. Reklamasi berpotensi hilangkan mata pencaharian para nelayan pesisir. Warga Bali hanya akan jadi jongos dan penonton ditanahnya sendiri. Urbanisasi merajalela (dari dalam/luar Bali). Bali selatan makin sesak, padat dan macet. Air tanah terbuang untuk kepentingan wisata saja. Belum lagi dampak atas ketimpangan ekonomi, dampak bagi kehidupan berbudaya dan bersosial masyarakat Bali.

Selain itu, dalam proses perubahan Perpres 45/2011 menjadi Perpres 51/2014, pemerintah pusat di bawah kendali Menteri Koordinator Perekonomian melakukan cara-cara tersembunyi dengan tidak melibatkan masyarakat yang menolak. Perpres itu juga dianggap mengabaikan fakta studi kelayakan yang dilakukan oleh Universitas Udayana yang menyatakan reklamasi tidak layak dilakukan.

henzforbali2

Credited pictures: Gus Tulang & Ni Komang Erviani


Banner 1
Banner 2
banner 3

DoFollow Comments - Be wise yah - Leave a comment below


Chat with me