Laptopku Hilang dalam Bus!

Judulnya sangar! Mrinding!. Itu peristiwa sudah lewat. Iya aku pernah kehilangan laptop di dalam bus PO. Megah trayek Surabaya Denpasar. Itu 3 atau 4 tahun yang lalu. Aku cari di blog ku ini kok nggak menemukan tulisan peristiwa itu, ya okelah kutuliskan sekarang.

Terpicu dari berita kehilangan laptop di Balebengong.net, kuingin bercerita tentang kronologis kehilangan laptopku itu.

Laptop bernilai ratusan juta raib dalam bus PO Megah. Kenapa ratusan juta? Data dan nilai sejarahnya bro hehehe.

Laptop itu kutaruh didalam tas carier (tas gunung), itu ya namanya?. Pokoknya campur dengan baju. Posisi laptop diatas nya. Tas besar itu kutaruh dibawah tempat duduk bus. Posisi dudukku dibangku belakang setelah pintu. Bus penuh dengan penumpang.

Selama dari Surabaya ke Denpasar, mayoritas aku tidur namun sempat terbangun ketika bus berhenti di terminal ketapang, rupanya menurunkan 2 orang penumpang yang duduk di belakangku. Didalam kapal penyeberangan, akupun masih pules. Ketika makan malam pun tas kutinggalkan dalam bus. Intinya tas itu tidak tersentuh selama perjalanan.

Sampai Ubung, aku biasa naik ojek ke kantor. Sesampainya dikantor mulailah buka tas. Lha kok dibagian atas ada 1 rim kertas A4 lengkap dengan kwitansi hasil beli di Mall Sri Ratu, Madiun. Dengan gemetar aku keluarkan seisi tasku dan agak syok. Kutelpon istriku nun jauh disana untuk memastikan bahwa laptop sudah masuk ke tas itu. Ya benar, akhirnya laptop itu sukses hilang ๐Ÿ™‚

Kukejar ke kantor PO Megah dan jawabannya sama seperti cerita diatas. Mereka tidak bertanggungjawab terhadap barang-barang didalam bus. Segera setelah itu melaju ke Poltabes Denpasar buat laporan kehilangan. Dapat surat dan akan kujadikan alasan ke pelanggan apabila terjadi hal-hal yang merugikan dalam layanan usahaku.

Hasil asumsi setelah diskusi dengan para awak bus adalah: laptop itu bisa saja hilang ketika aku makan malam, atau diambil ketika terlelap di kapal dan atau diambil ketika bis sedang berjalan. Asumsi nya adalah ada penumpang yang turun di terminal ketapang, Banyuwangi. Penumpang ini resmi beli tiket bis dari Surabaya dan ada kemungkinan merayap ambil laptopku. Mereka tentunya sudah amati gerak gerikku selama di terminal Surabaya. Atau juga ada kemungkinan keterlibatan kru bus. Wallahualam.

Itu peristiwa hmm 3 atau 4 tahun yang lalu. Setelahnya aku kapok naik bus yang beli tiket nya harus nawar, selebihnya pake bus yang tiketnya resmi gak pake nawar. Kemudian peristiwa ini menimbulkan kebiasaan baru yaitu tas laptop selalu kupangku/letakkan diantara 2 kakiku. Ketika makan malam, tas laptop kubawa turun, begitupula pas di kapal penyeberangan. Kutenteng-tenteng.

Disisi lain, secara โ€˜niskalaโ€™ aku dulu memang kurang memperhatikan sedekah. Ya wajar lah kalau diuji oleh Tuhan YME hehehe. Bagi yang kehilangan, segera ikhlaskan dan introspeksi diri di segala lini dan sisi. Tetap semangat dan yakin bahwa Tuhan akan menggantinya dengan yg lebih baik. Seperti aku dulu, hilang laptop di pagi hari, sore nya dah beli laptop lagi dengan spek yang lebih tinggi hehehe. Terima kasih Tuhan dan terima kasih Adira yang masih mempercayaiku hihihi.

——————————————

Nih ada beberapa tips (versi sendiri) naik bus bagi yang bepergian menggunakan bus antar kota antar provinsi (AKAP) :

  1. Berdoa terlebih dahulu kepada Tuhan YME, agar perjalanan Anda aman dan dijauhkan dari mara bahaya.
  2. Soal harga, berlaku juga ada harga ada rupa. Jika memilih bus yang murah akan ada rupa capek hehehe. Bus yang mahal (sesuai tarif pemerintah), kalian akan menjumpai profesionalitas, kenyamanan dan rupa yang agak segar.
  3. Jika tidak mau capek dan makan hati, belilah tiket bus terlebih dahulu di agen. Bila ingin harga murah, siapkanlah mental ‘rela’ untuk ditarik-tarik oleh calo bus dan mengolah otak dagang untuk negosiasi harga dengan kondektur bus. Fyuh .. capek.
  4. Jangan dandan yang mencolok ketika akan bepergian, misal menggunakan cincin/gelang/kalung emas. Resikonya, Anda akan kecopetan atau kena target preman dalam terminal. Mungkin akan aman jika Anda menggunakan kalung rantai kapal, bertato, gelang akar bahar, cincin batu, karena Anda akan dikira preman atau dukun.
  5. Sebelumnya, tetap mandi dan menggunakan deodoran serta gosok gigi agar tidak mengganggu pengguna bus disamping Anda.
  6. Bawa terus barang berharga dalam jangkauan Anda. Misal, tas didekap/dipeluk. Direkomendasikan taruh dalam tas untuk jam tangan, cincin, dompet, HP. Anda tidak akan tahu nasib barang tersebut ketika jatuh pulas tidur dalam bus. Meski dalam bus kelas eksekutif, maling-maling tetap masih bergentayangan. Maling itu akan beraksi ketika Anda tidur !. Mereka akan memanfaatkan goyangan bus dan ikutan menggoyang tubuh Anda untuk menguji kesadaran Anda. Jika tetap pulas, mereka akan menggunting saku, tas, mencopot jam dan menjarah apapun barang berharga Anda.
  7. Lebih aman jika Anda menitipkan barang berharga tersebut ke pengurus Bus (kenek/kondektur), agar disimpan dalam bagasi. Jika Anda kehilangan barang dalam bus, maka sudah menjadi resiko Anda. Lain cerita jika barang itu hilang dalam bagasi, bus akan bertanggung jawab.
  8. Jika ingin tampil lebih segar setelah sampai tujuan, maka sebelum naik bus disarankan untuk melakukan kegiatan yang melelahkan, spt cuci baju keluarga dan tetangga Anda, ML sama istri sampai loyo … bwuahahaha, dll, agar bisa tertidur ketika dalam perjalanan. Tentunya harus mengamankan barang bawaan Anda dahulu.
  9. Jangan lupa bersyukur kepada Tuhan YME dan ucap terima kasih kepada sopir bus yang telah menjalankan bus sebagaimana mestinya selamat sampai tujuan.
  10. Sesampainya di tempat tujuan, hubungi keluarga/orang-orang yang Anda pamiti, beritahu ke mereka bahwa Anda telah selamat sampai tujuan agar semua pada tenang. Bisa by phone atau sms. Dan selanjutnya, istirahat yang cukup, kalau kebanyakan tidur akan merusak mata pencaharian.

Tips naik bus diatas bisa berubah sewaktu-waktu tanpa ada pemberitahuan sebelumnya hehehehe.

Bagikan Yuk


3 Comments

  1. PanDe Baik March 22, 2013 at 8:12 am

    Tips yang keren… Yup, that’s right… bawalah perangkat elektronik anda kemanapun pergi… masuk Stadium sekalipun *uhuk *Pengalaman pribadi :p

    Reply

  2. dan7ar March 22, 2013 at 9:24 am

    Biasanipun nitih bis saking jurusan kediri – dps via moker kok nglamak dateng surobyo pripun mas e? mungkin susuk i pun nyang2an tiket dipun sedekahaken mboten woten kedadosan Laptop ratusan juta pindah tangan nggih mas!!! ๐Ÿ˜€

    Reply

  3. Mirna November 12, 2013 at 5:27 pm

    saat ini, banyak terjadi kejahatan dimana-mana,, untuk itu kita harus lebih berhati2 dan tetap waspada agar tidak kehilangan. terima kasih gan untuk tipsnya,, sangat bermanfaat bagi para pembacanya..

    Reply


Leave A Response