Membersamai Alibaba di Bali

Di China sudah jarang dijumpai transaksi langsung gunakan cash, kartu ATM ataupun kartu kredit.

Di China tiap pedagang, sampai level penjual sate pinggir jalan pun punya QR Code utk terima duit. Digital dan cashless.

Di China, barang paling berharga adalah smartphone. Bukanlah dompet. Karena semua transaksi diwakili oleh rekening online bernama Alipay!

Beli sate, transaksinya cukup arahkan smartphone ke QR Code milik dagang sate dan payment settled!

Maka di China, kehilangan smartphone lebih memusingkan drpd kehilangan dompet!

Indonesia?

Cerita diatas diutarakan oleh Direktur Alibaba J&T Indonesia sewaktu grand opening kantor nya di Bali. Mereka adakan acara pengenalan Alibaba di Bali menggandeng BOC Indonesia sebagai media partner. Saya sempat memberikan sambutan di awal acara mewakili komunitas wirausaha TDA Bali.

Selain itu mereka undang anggota-anggota organisasi wirausaha seperti BEDO, JCI, ASEPHI, HIPMI, dll. Pihak Bea Cukai juga turut diundang untuk memaparkan kemudahan eksport. Semoga kehadiran Alibaba mampu mendongkrak eksport produk-produk UKM Bali.

Bagikan Yuk


Leave A Response