Pernikahan adalah sekolah cinta

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

***Sebuah artikel dari mailing list, aku suka dan ingin kushare dengan kalian.

Bertahun-tahun yang lalu, Saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, “Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya”, Tuhan menjawab.

Akhirnya saya meminta kepada Tuhan, seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan.

Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuh perhatian……….

Saya bahkan meminta kriteria pasangan saya secara fisik yang selama ini saya impikan.

Sejalan dengan berlalunya waktu, saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya.

Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, “HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan.”

Saya bertanya, “Mengapa Tuhan?” dan Ia menjawab, “Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar.”

Aku bertanya lagi, “Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dariMu?”

Jawab Tuhan, ” Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau.

Tidaklah adil bagiKu untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak…”

Kemudian Ia berkata kepada saya, “Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu.

Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu.

Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang.

Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak akan memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu”.

pengen_punya_website.gif

Ini untuk : yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah dan yang sedang mencari,

khususnya yang sedang mencari……..

JIKA…!!!!!!

Jika kamu memancing ikan… Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil Ikan itu… Janganlah sesekali kamu melepaskan ia ke dalam air begitu saja… Karena ia akan sakit oleh karena ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang…
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya…
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja…
Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat
melupakan segalanya selagi dia mengingat…

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada
takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh… cukuplah sekadar keperluanmu…
Apabila sekali ia retak tentu sukar untuk kamu menambalnya semula…
Akhirnya ia dibuang…
Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat
dipergunakan lagi…

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya…
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya Begitu istimewa…
Anggaplah ia manusia biasa.
Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk
menerimanya. Akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus
Hingga ke akhirnya…

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi yang pasti baik untuk dirimu.
Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain…
Terlalu ingin mengejar kelezatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, coba bandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan kehilangannya; apabila dia menjadi milik orang Lain kamu juga akan menyesal.

domain_name.gif
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Bagikan Yuk


16 Comments

  1. madearik December 14, 2007 at 6:58 pm

    mas hendra…begitukah? wejangan2 cintanya yang gak bosen2 aku baca aku hayati hualaaahhhhh…mungkin aku memang harus belajar banyak nih…belajar tentang arti mencintai dan d cintai tapi suatu saat aku harus dan pasti bahagia…(with smilling face) πŸ™‚

    Reply

  2. baladika December 14, 2007 at 11:51 pm

    headernya keren mas… wah mesra banget. kapan ya saya bisa pajang photo saya sama pacar saya. sayang pacar saya masih di jakarta , ikut acara super mama πŸ˜€

    Reply

  3. hendra December 15, 2007 at 1:20 am

    @madearik : Kalo perlu ada Smiling General (Senyum Tega)

    @baladika : Klo saya kasih potonya tukul, keknya terlalu ganteng mas, dan istri saya nggak mau sama tukul, terlalu kaya sih kekeke. Yah, header itu salah satu wujud syukur saya Mas, bahwa hidup ini indah.

    Reply

  4. Malaikax December 15, 2007 at 3:45 am

    Wah-Wah… pingin nangis tapi gak ada tissue, gak jadi dech akhirnya. Salut & penuh arti . Sebuah ungkapan terdalam dari lubuk hati. Ternyata gw sadar, kesempurnaan itu hanyalah milik-NYA. Kekurangan adalah kita. Semoga jodohku cepat datang biar bisa merenda hari esok yang lebih baik bersama. Jomblo…oh jomblo..

    Reply

  5. goyangan December 15, 2007 at 7:04 am

    artikelnya nggak cocok untuk aku yang udah punya 3 istri πŸ˜€

    Reply

  6. Hendra W Saputro December 15, 2007 at 8:44 am

    @Malaikak : Amiiin … Amin Mas. Klo dah dapat jodoh, jangan lupa makan-makan.

    @goayangan : coba nambah satu lagi, akan tambah bijaksana mas. Pake sarung terus setiap hari hehehe. Mo kondangan Pak ?

    Reply

  7. -tikabanget- December 16, 2007 at 10:55 pm

    hohoho..
    sayah ini bijak, baik hati dan tidak rajin menabung..
    masak ntar dapet yang ndak rajin menabung juga… huks..

    Reply

  8. hendra December 17, 2007 at 1:15 am

    Semoga tidak dapat yang rajin mengutang *kaburrrrr*

    Reply

  9. bunda haikal March 17, 2008 at 2:57 pm

    Pernyataan mas Hendra benar. saya bisa merasakan saat ini. suami saya sekarang memang bukanlah pria idaman saya sewaktu masih gadis. Tahun pertama pernikahan, saya sangat tersiksa karena standar kriteria saya yang tidak bisa dipenuhi suami. pertengkaran acap kali terjadi karena hal sepele.
    Tapi alhamdulillah. seperti mas hendra katakan, pernikahan adalah sekolah cinta, memang benar adanya. menikah dengan suami saya, yang sekarang saya yakini memang jodoh saya, telah memberikan kontribusi yang besar bagi diri saya untuk membenahi dan meningkatkan kualitas karakter diri saya sendiri.
    Empat tahun menikah masih terlalu muda untuk mengatakan hal ini, tapi saya sudah merasakan manfaatnya.
    “Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan…”

    Reply

  10. yadi November 8, 2008 at 10:11 am

    saya sangat suka dg artikelnya,sangat berguna bagi saya yang sedang mempersiapkan pernikahan.btw mampir ke blog saya yach..siapa tau bisa sharing…

    Reply

  11. Riana July 15, 2009 at 10:33 pm

    Mas, artikel bgus..
    Tx y..

    Reply

  12. nining July 28, 2010 at 9:26 pm

    aku selalu mencintai seseorng yg ga bisa mencintai aku, sementara di sisi lain aku banyak dicintai laki2 tapi aku ga mencintainya,….YA ALLOH gimana ini apakah aku harus menerima orng yg tdk aku cintai krna dia membawa kebaikan untukku,…….? :broke:

    Reply

  13. srikandi March 5, 2012 at 12:56 am

    :top: nice info gan

    Reply

  14. souvenir murah January 2, 2014 at 11:32 pm

    Cinta dengan pasangan kita memang paling cocok sekolahnya di pernikahan πŸ™‚
    Great post gan

    Reply

  15. Toko Souvenir Pernikahan January 26, 2015 at 12:07 am

    Justru saat menikah kita akan banyak belajar. karena masalah yang muncul bukan saja dari internal kita dan pasangan, tapi juga dari eksternal, termasuk keluarga masing2…

    nice post.

    Reply

  16. Undangan Jombang February 15, 2016 at 8:00 pm

    menikah menjadi tujuan semua orang, saya pun belum menikah…hehehe

    Reply


Leave A Response