Menyambung tulisan soal register.com yg telah lalu, Minggu 1 Juni 2008, sehabis datang dr Subaya, Kintamani, langsung online lagi di kantor. Dicurhatin masalah domain name oleh pelanggan Bali Orange. Dia ditugaskan untuk memindahkan domain name dari register.com ke Bali Orange, sedangkan perusahaan web design yang mendaftarkan domain itu sudah kolaps. Sehingga pelanggan tsb sudah kehilangan kontak dengan registrant nya. Ya inilah, klo registrant dipegang oleh perusahaan web designer, berbahaya juga. Harusnya registrant dipegang oleh pemilik domain name atau pemilik uang nyah … huh.
Singkat cerita, saya dikasih akses ke register.com. Ternyata akses tersebut dibatasi hanya merubah technical contact saja. Ternyata di register.com mengenal sistem levelisasi anggota. Registrant bisa mendelegasikan domain name untuk dimanage oleh orang lain dengan akses yang terbatas. Dengan akses yang terbatas, saya tidak bisa merubah whois utk registrant ataupun Administrator. Hanya bisa technical contact dan DNS saja. Walah.
Padahal untuk bisa transfer out domain name antar Registrar, membutuhkan Kode Otorisasi (Authorization Code) yang biasanya mudah untuk didapatkan (mengacu pada sistem nya Directi). Klo di register.com ?, ini yang saya dapat :
We’d rather not see you go, but if you would like to transfer your domain name from Register.com to another Registrar, you will require an authorization code. Please contact us at the following numbers, between the hours of 8am – 6pm EST/EDT Monday – Friday, to obtain this information:
Toll free within the U.S. and Canada: (877) 866-0045
Outside the U.S. and Canada: (902) 749-2056
Selanjutnya saya coba chatting dengan customer supportnya, dan bisa berbicara disana, curhat dan kritik sistemnya. Lantas si CS register.com minta nomor telp saya, nantinya akan ditelpon utk masalah Autorization Code. Bah, sampai detik ini, 3 Juni tak ada telpon dr Amrik. Bohong kek nya yah ?. Jika saya disuruh telpon ke Amrik, walah sing dados bli …. Iya klo berhasil dapatkan, klo nggak ? Bonyok di pulsa. Walaupun hak akses kita registrant, tetap aja disuruh telp kesana. Betapa ribetnyaaa.
Dapet juga review negatif tentang register.com, disini http://www.namepros.com/domain-registrar-reviews/83605-register-com.html
So, be aware dengan register.com. Disamping muahal … ribet. Saya merekomendasikan register domain melalui saya ajah hehehe. Simple and gak ribet. Kemudian, pastikan yang memegang registrant itu pemilik asli/uang nya. Jangan sampai si perusahaan web design yang pegang. Perusahaan itu hanya mediator saja. Tidak berhak menduduki jabatan registrant !
Bagikan Yuk






