Selamat Jalan Babe Sobri

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kisaran tahun 2001, aku beranikan diri kirim curiculum vitae (CV) dan surat lamaran pekerjaan ke sebuah perusahaan yang sebelumnya terbaca dalam iklan lowongan pekerjaan di Bali Post. Waktu itu, gaji dari warnet rupanya kurang cukup untuk menopang biaya makan, minum, kost, transport dan tetek bengek nya. Aku harus kerja dobel, pikirku.

Akhirnya aku dipanggil untuk wawancara di sebuah rumah yang dipakai untuk kantor. Kuceritakan semua latar belakangku, kemampuanku, dan keinginanku terhadap pekerjaan itu, yaitu menjadi staf administrasi komputer di perusahaan kapal pesiar Bali.

Pak Sobri namanya, seseorang yang baru kukenal lewat wawancara pekerjaan. Beliau kuceritakan tentang internet dan website. Maka, wawancara itu lebih banyak mengupas mengenai website. Dan diriku sempat menunjukkan website hasil karya yang pas-pasan ala Geocities ke beliau. Selanjutnya, beliau tanya soal nominal gaji yang akan kuterima. Rupanya, seperti makelaran saja, tawar menawar. Jadi akhirnya, deal gajiku adalah Rp. 500.000/bulan. Lumayan pikirku. Dari warnet dapat Rp. 350.000/bulan, ditambah gaji pekerjaan baruku. Top dah.

Bayangan kerja dilingkungan kapal pesiar ternyata agak meleset. Rupanya aku ditempatkan di anak perusahaan kapal pesiar, yaitu sebuah PT yang bergerak dibidang diving. Tapi tidak jadi masalah, yang penting kerja. Selama bekerja dengan Pak Sobri, segala macam urusan kutangani, serabutan sih. Misal, angkut tangki oksigen diving, isi tangki dengan kompresor, sopir, belajar setir speed boat, jualan diving di kapal Quicksilver Cruise, berkutat dengan MS Word dan Excel, dll.

Disamping itu, Pak Sobri menaruh perhatian pada bakatku membuat website. Dikala senggang, berdasar perintah beliau maka mau tidak mau harus buka Microsoft Frontpage. Disinilah aku merasa ter-gembleng untuk belajar website yang sesungguhnya.

Sungguh tidak kukira, Pak Sobri sudah mengetahui domain name dan web hosting lebih dulu daripada aku. Wow. Padahal, ilmu yang kubawa ke Pak Sobri hanyalah membuat website secara online bersama Geocities. Belum faham sama sekali tentang program web builder seperti MS Frontpage. Ya, di Pak Sobri lah akhirnya aku faham program itu.

Ternyata, Pak Sobri sudah akrab membeli domain name dan web hosting. Kala itu, aku sering diajak bertandang ke sebuah perusahaan web desain yang juga sediakan pendaftaran domain name dan web hosting. Perusahaan itu bernama PT. Bali Internet yang digawangi oleh webmaster muda Bapak Siswadi S Pranoto dan Pak Djoko Sujatmono. Lambat laun, akupun sering beli domain name dan web hosting melalui perusahaan itu.

Hanya 1 tahun saja aku bekerja dengan Pak Sobri. Dengan alasan mau selesaikan skripsi, aku resign dari Pak Sobri. Entah bagaimana ceritanya, akhirnya beliau kupanggil Babe Sobri, karena semua pegawai dan teman-teman beliau pun memanggil Babe.

Selepas pergi dari pekerjaan itu, bukannya malah say goodbye ke Babe, tapi malah sering ketemu. Yang dibahas adalah website, domain name, hosting dan prospek internet. Dengan vespa orange buntutku, sering mondar mandir mendatangi Babe untuk bertemu dan bahas hal tersebut. Mungkin, ilmu website ku bertambah, sehingga Babe menaruh perhatiannya disitu.

Hingga akhirnya aku mendirikan Bali Orange Communications, Babe akhirnya memindahkan pembelian domain dan hosting ke aku. Dan menyerahkan semua urusan website ke perusahaanku, termasuk situs diving beliau di www.nusapenidadive.com.

Selama berteman dengan Babe Sobri, beliau sudah kuanggap sebagai teman, sahabat, saudara, guru bisnis, dan juga sudah seperti Bapak ku sendiri. Kadangkala, semua persoalan bisnis, website dan ranah pribadi bebas tersaji dalam pembicaraan kita.

Kisaran 2 tahun yang lalu, Babe Sobri sakit-sakitan. Kondisinya kesehatannya naik turun. Seringkali dalam menjenguk, beliau selalu berpesan agar tidak meniru kebiasaanya diwaktu muda. Beliau menyesal dan cukup jadi pelajaran berharga saja bagi aku, agar tidak mensia-siakan masa muda utk tetap positif dan berkarya. Kondisi kesehatan makin lama makin memburuk hingga kisaran bulan November 2009, beliau dipanggil oleh Allah SWT untuk berpulang ke pangkuanNya.

Babe … hanya nilai-nilai pelajaran hidup lah yang terngiang indah dalam perjalanan ini. Kehadiranmu adalah pembuka atas hal-hal yang terjadi saat ini, salah satunya Bali Orange Communications. Saya haturkan terima kasih atas budi baikmu selama ini. Semoga Tuhan YME berikan tempat yang paling baik bagimu, Babe.

Tulisan ini adalah bagian dari perjalananku, melanjutkan apa yang telah kau nasihatkan kepadaku. Selamat jalan, sampai jumpa nanti, di alam surga. Amin.

babesobri

Alm. Babe Sobri

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Bagikan Yuk


1 Comment

  1. Ngurah Agung Bisma April 23, 2010 at 9:54 pm

    lewat kesempatan ini aku juga ngucapin slamat jalan Pak Sobri, guru terbaik dan sahabat yang setia…..berkat bimbinganmu cita2 saya hampir terwujud dalam fotografi, thanks damai slalu

    Reply


Leave A Response