Seorang “Gelandangan Internet” Jadi Juragan & Nikahin Bule!

Panggilannya Indra. Nama lengkapnya I Putu Gede Indra Parusha, nak Bali asli. Seorang pelaku awali bisnis modal Dengkul, Otak dan Tuhan. Seorang “gelandangan internet” di kantor saya BOC Indonesia bertahun-tahun yang berhasil bangun bisnis dari nol dan sekarang punya banyak anak buah. Gunakan otak dan kreativitas nya buat website, menjuara di Google dan bertubi-tubi dapat orderan dari online.

Indra Parusha

Bisnis nya apa sih? Maksudnya “gelandangan internet”? Kok bisa bangun bisnis dengan modal dengkul?

Saya perlu cerita sejarah saya bertemu dengan Indra. Hmmm pertama ketemunya, saya blum ingat. Apa Indra nih terbawa oleh Mangkork pelanggan saya atau hmmm. Yang jelas, Indra lah yang menawarkan saya tiket seminar berjudul “Cara Gila Jadi Pengusaha”.

Tahun 2009 lalu Indra “ikut” rombongan nya Bapak Purdi E Chandra (dulu owner Primagama) dan Bapak Made Robert (motivator Bali). Mereka sedang giat-giat nya “meracuni” manusia Indonesia untuk jadi pengusaha dan menjadi makmur karena nya. Saya sejak 2003 merasa sudah jadi pengusaha namun perlu menjadi lebih makmur. Maka saya beli lah tiket itu dan akhirnya menjadi alumni EU (Entrepreneur University).

“Gelandangan Internet”

Setelah saling kenal, Indra jadi sering bermain ke kantor saya, BOC Indonesia. Sering online gunakan koneksi kantor dan nggak pernah bayar. Sering menimba ilmu website dan SEO di kantor (pun tanpa pernah bayar) hihihi. Sering begadangan dan tidur di kantor. Habisin kopi dan gula kantor wkwkwk. Joking bro. You know me lah.

Selepas dari SMA, dia aktif juga di dunia teater. Fenomenal lho, Teater Kini Berseri. Sering pula kolaborasi dengan Bali Outbound Community (komunitas nya anak-anak kantor BOC). Selesai berteater, mandinya di BOC. Tidur nya di BOC. Nginternet nya di BOC. Akhirnya dia pinter bikin website. Faham SEO dan dunia digital marketing.

Singkat cerita dia sering tawarkan diri buatkan website orang. Dapat orderan bikin web. Bila bingung, tanya ke team saya. Bahkan sempat saya beri kepercayaan kelola anak perusahaan BOC yang juga bermain di web hosting namun segmen murah. MHI namanya.

Modalnya hanya “menggelandang” saja di BOC! Mungkin selama 2 atau 3 tahun dia seperti “Jelangkung” datang tak diundang dan pulang tak diantar wkwkwk.

Semenjak punya duit sendiri, dia memutuskan berkuliah di Institut Seni Indonesia ambil seni pedalangan. Kemudian dia mulai jarang mampir ke BOC.

Sukses Dagang Bunga Online!

Tahun 2010 dia membuat website BaliFlowerShop.Com (di tulisan ini nggak saya kasih backlink, dah ada backlink nya di sidebar, lagian dah populer kok). Terapkan teknik SEO dan digital marketing.

Dagang bunga untuk “jiwa-jiwa alay”. Eh laku lho! Ada yang order. Akhirnya semakin kesini dia dagang bunga papan, handle dekorasi bunga untuk event-event besar juga. Punya puluhan anak buah sekarang.

Yang menarik, core resources bisnis nya manfaatkan para pedagang bunga yang banyak offline bertaburan di sekitaran lapangan puputan dan tiara dewata.

Indra pas dapat orderan dari website, terima duit cash terlebih dahulu. Baru kemudian dibelanjakan untuk pelanggannya. Inilah kekuatannya. Uang modal dan bahkan keuntungan sudah didapatkan ditangan.

Ketika awal membangun bisnis, dia berdayakan teman-teman teater nya untuk bantu kirim (delivery) ke para pelanggannya. Dibayar kalau ada orderan. Ini keren. Namun pada akhirnya dia sekarang terapkan gaji bulanan untuk anak buahnya.

The Power Of Digital Marketing

Saya bahagia dan bangga dengan Indra! Dia menjadi seperti sekarang salah satunya gunakan kekuatan online. Awal bangun bisnis, masih sedikit kompetitor nya. Sekarang para dagang bunga pada sadar online. Indra pun sudah punya kunci nya untuk tetap number one di Google.

Indra Parusha dan Tori

Tadi sore saya datangi resepsi pernikahan nya dia dan berjodoh dengan bule Australia. Tori namanya. Selamat buat kalian berdua. Bahagia bisa menjadi bagian dari perjalanan hidup mu bro Indra!

Bagikan Yuk


Leave A Response