#StudiNielsen: 6 Perubahan Perilaku Konsumen (Consumer Behavior)

Terungkap melalui Pak Budi Isman (CEO Mikro Investindo Utama, Ex Direktur Coca Cola Indonesia & Sari Husada) dalam Biznis.id Webinar Class, Nielsen melakukan studi perubahan perilaku konsumen dalam perekonomian Indonesia selama wabah dan pasca pendemi Corona Covid-19 di Indonesia.

Work from home

Menurut Nielsen, ada 6 tahapan perubahan perilaku konsumen:

1. Proactive health-minded buying: Konsumen mulai tertarik untuk membeli produk kesehatan dan healthy life style.
2. Reactive health management: Konsumen prioritaskan membeli produk yang berhubungan dengan wabah COVID-19 (masker, sanitizer, vitamin, dll).
3. Pantry preparation: Pertumbuhan belanja produk tahan lama, produk sehat dan mengunjungi toko lebih banyak dan basket size lebih besar.
4. Quarantined living preparation: Peningkatan online shopping dan menurunnya offline store visit dan adanya kekurangan barang tertentu. Supply chain terganggu.
5. Restricted living: Harga barang-barang tertentu naik, sulit atau tidak sama sekali belanja offine dan online shopping mulai terganggu.
6. Living a new normal: Kenaikan kesadaran kesehatan walaupun kondisi sudah normal dan perubahan supply chain dan e-commerce business model.

Kategori bisnis (business category) yang akan berkembang:
1. Healthy Food and Beverage.
2. Nutrition.
3. Home entertainment and media.
4. Logistic and supply chain.
5. E-commerce and online retail.
6. Health prevention.
7. Online education.
8. Technology.
9. New trend fashion.

Dampak ke distribution channel?

Offline: Harus menyesuaikan dengan perilaku baru dan masuk ke omni channel. Omni Channel adalah model bisnis lintas channel yang digunakan perusahaan untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan pengalaman pelanggan mereka. Pelanggan bisa menggunakan lebih dari satu channel penjualan seperti toko fisik, e-Commerce/internet, mobile (m-Commerce), social Commerce.

Online: Disamping generasi muda, makin berkembang consumer yang lebih tua mulai menggunakannya.

D2C (Direct to Consumers): Para produsen harus mulai memikirkan untuk membangun kemampuan untuk jual direct ke konsumen.

Bagaimana tingkatkan sales?

Salah satu peserta webinar membagikan tips nya yaitu Pak Gufron, CEO HAUS! pada masa wabah COVID-19 justru mengalami kenaikan sales. Cara nya adalah alokasikan budget sales marketing ke online. Menggandeng salah satu aplikasi OJOL menawarkan paket-paket minuman dengan harga terjangkau. HAUS! adalah gerai minuman yang menyediakan segala jenis minuman kekinian yang sedang hits dengan harga yang affordable.

Tips diatas bisa berbeda hasil pada kategori bisnis yang lain. Hampir 2 jam webinar yang diinisiasi oleh Pak Budi Isman diikuti para CEO diantaranya oleh Pak Rexmarindo (Warunk Upnormal), Pak Gufron, Pak Baskoro, dll. Webinar ini gratis untuk pebisnis Indonesia. Silakan tonton start dari awal videonya disini: https://www.youtube.com/watch?v=xwdOAdki5ys

Semoga kita tetap sehat, selamat dan mampu berjuang dimasa pendemi ini. Terima kasih Pak Budi! Sungkem.

#Workfromhome #fightcovid19 #keepaction #dirumahaja

Bagikan Yuk

Comments are closed.