UKM Hebat! Tahan Banting!

Ketika handle seminar atau workshop, aku bukanlah EO profesional. Dadakan saja, merasakan seni dan tantangan sukseskan sebuah acara yang kuyakini membawa manfaat bagi diri pribadi dan masyarakat. Rata-rata aku suka handle acara sosial yang non profit oriented. Termasuk Pesta Wirausaha Bali ini. Murni ngayah klo orang Bali bilang.

Acara meski sifatnya sosial tetap saja butuh operasional. Maka kami, panitia biasanya barter space dengan para sponsor. Bentuknya bermacam namun biasanya panitia suka dana segar.

Beragam perusahaan kita ajak barter menjadi sponsorship. Hasilnya ada 2 yaitu mau dan tidak dengan beragam alasan. Aku pribadi sering didapuk di bagian ini, sponsorship. Sangat senang apabila brand-brand lokal menghiasi space sponsorship. Ya seperti terlihat sekarang ini di PW Bali 2016. Tidak ada brand besar! Tidak ada bank ataupun institusi dan merk-merk nasional/internasional.

Mengapa? Karena aku ingin brand lokal bisa terangkat dan populer akibat acara kami. Klo yang brand nasional mah biarin aja udah besar. Lagian ya, ini yang paling bikin aku geli, brand besar terlalu birokratis, berbelit dan perhitungan! (Klo ngga mau dikata pelit :p hahaha peace broh). Ya, anggaran (duit) mereka habis karena sudah akhir tahun. Target sudah terpenuhi. Kalimat normatif semu akan muncul: Coba Bapak kesini 3 bulan lalu. Atau hmm dana marketing akan muncul di tahun depan Pak. Ealah .. wkwkwkwk.

Ternyata brand lokal TAHAN BANTING! Mereka akhir tahun masih ada dana. Mereka tidak pelit untuk berbagi. Semarakkan acara sosial kewirausahaan ini. Terbukti, brand lokal ANTI KRISIS dan mereka adalah UKM yang kaya (hati)!


Banner 1
Banner 2
banner 3

DoFollow Comments - Be wise yah - Leave a comment below


Chat with me