Workshop Digital Marketing di Universitas Katolik Parahyangan Bandung

Yay bisa ke Bandung! Tapi sayang pandemi Covid-19 membuyarkan workshop offline dipindahkan ke online virtual (webinar) pake zoom meeting. Sebuah kampus beken di Bandung mengundang saya untuk bicara digital marketing untuk mahasiswa sana dan seluruh Indonesia. Dibawah ini infonya:

Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Katolik Parahyangan menyelenggarakan Workshop Economy Creative dengan tema “Membangun Peran UMKM Muda dalam Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Era Modern” yang diselenggarakan pada hari Sabtu 3 Oktober 2020 sebagai bagian dari upaya untuk membantu Generasi Z dalam mengembangkan usaha dan membantu UMKM untuk menuju ke standar modern.

Dengan mengundang pembicara:

1. Nuri Nuraeni: Kasi Pemberdayaan dan Pembangunan Usaha Mikro & Fasilitas UKM Dinas KUMKM Kota Bandung.
2. Bu Temi Sumarlin : Ketua Bidang Pemasaran, Media, dan Kerjasama Ketua Organisasi GeKrafs
3. Hendra W Saputro: Technopreneur, Digital Marketer Entrepreneurial Activist, Blogger, Founder & CEO BOC Indonesia, and Founder & CEO Dongkrak.

Panitia Nemu Saya Lewat Google

Acara mulai pukul 10.00 WITA dan rundown acara dibuka oleh MC, kemudian sambutan dari ketua himpunan mahasiswa, lanjut ke dosen dan ketua PRODI Ekonomi Pembangunan Universitas Katolik Parahyangan. MC melempar pandu acara ke moderator, dosen bernama Deba Luthfia.

Tepat pukul 12.00 WITA moderator mempersilahkan saya untuk presentasi. Saya perkenalan kepada hampir 150 partisipan dari mahasiswa seluruh Indonesia. Memberitahukan bahwa bisnis yang saya kelola hampir 95% mendapatkan pelanggan dari online internet. Begitupula membantu pelanggan dan teman-teman untuk eksis di dunia internet.

Sebelum saya masuk kedalam, saya bertanya kepada panitia, “Wahai panitia, Anda menemukan saya dan sekarang bicara disini itu dari mana? Kenapa memilih saya untuk jadi pembicara?

Moderator melempar ke panitia agar menjawab. Ada panitia bernama Agnes menjawab, “Saya menemukan Pak Hendra di Google siy. Cari-cari yang berkaitan dengan workshop digital marketing dan ketemu website DONGKRAK. Setelah melihat-lihat isinya saya ajukan ke kepanitiaan dan mereka sepakat memilih Pak Hendra.

Saya langsung tepuk tangan! … Alhamdulilah relevan dan valid!

Jawaban dari Agnes saya gunakan untuk memotivasi para peserta bahwa materi yang akan saya presentasikan berdasarkan pengalaman dan berpotensi membuat usaha muncul di kanal-kanal digital marketing.

Lantas materi-materi yang bersifat taktis (tactical) saya bawakan dengan topik:
– Insight Potensi Internet
– Online Market Research
– Optimasi Website
– Teknik Copywriting
– Sosial Media Marketing
– SEO, Search Engine Optimization
– Video marketing
– Optimasi Google Bisnisku
– Marketplace tips
– Email Marketing
– Preview Google dan Social Media Ads

Interaksi Dengan Partisipan

Seminar offline dan online punya tantangan tersendiri. Kalau offline enak mengajak bicara dan interaksi dengan peserta. Saya suka meminta partisipasi peserta untuk ikut menjawab dan menjelaskan pancingan pertanyaan. Tujuannya untuk memperdalam materi presentasi. Menajamkan pemahaman ke peserta lainnya.

Pada workshop online, saya mengajak moderator dan panitia yang saya kenal untuk interaksi. Maka Bu Deba, Agnes, dkk saya pancing untuk bicara dan interaksi. Kadang pertanyaan dari peserta, mereka lah yang menjawab sebagai studi kasus. Saya yang memperdalam dan beri kesimpulan.

Alhamdulillah interaksi terbangun dan mendapatkan testimonial positif dari peserta. Berikut kata Agnes (panitia) atas workshop yang berakhir pukul 15.00 WITA (3 jam!).

Bagikan Yuk

Comments are closed.