Archive for the ‘Renungan’ Category

Mahasiswa Showbiz

Friday, May 27th, 2011

Lama kelamaan jengah juga dengan tingkah mahasiswa di era 2011 ini. Mereka nampang di televisi seperti contoh di acara Bukan Empat Mata, OVJ, Hitam Putih. Entah dengan stasiun televisi lainnya. Pernah lihat mereka (para mahasiswa) jadi suporter di acara parodi Republik BBM.

mahasiswa-televisi

Mahasiswa/i itu duduk berbaris, tepung tangan bersama, ketawa bersama, gerakkan lambaian-lambaian tertentu, mungkin sesuai arahan kru televisi. Ketika nama institusi tempat mahasiswa itu belajar disebut oleh pembawa acara, mereka langsung sorak gembira. Bangga kali ya?. Bukannya iri karena blum bisa nampang seperti mereka di televisi, namun sungguh bertolak belakang dengan keadaan mahasiswa di era tahun 1996 – 2000. (more…)

Berpikir Positif Ala Thomas Alva Edison

Wednesday, May 4th, 2011

Thomas Alva Edison, seorang penemu terbesar di dunia yang menemukan sekitar 3000 penemuan dan 1.093 diantaranya telah dipatenkan.

Edison dilahirkan pada tanggal 11 Februari 1847 di Milan, Ohio, Amerika Serikat dari pasangan suami-Istri Samuel Ogden seorang tukang kayu dan Nancy Elliot seorang guru. Keduanya merupakan keturunan Belanda.

thomasalfaedison1

Pada usia 7 tahun, edison kecil pindah ke kota Port Huron , Michigan dan bersekolah di Port Huron . Namun tidak lama, 3 bulan kemudian ia dikeluarkan dari Sekolah karena menurut gurunya “Dia terlalu bodoh” sehingga tidak mampu menerima pelajaran apa pun, dia pun sering dipanggil idiot oleh gurunya. (more…)

Sabar, Ikhlas dan Syukur

Sunday, May 1st, 2011

Alloh SWT berfirman :
Jikalau kamu semua memberikan balasan, maka balaslah serupa kesalahan yg diperbuat kepadamu, tetapi jikalau kamu bersabar, sesungguhnya itulah yg terbaik bagi orang-orang yang berhati sabar (An Nahl 128)

Dalam ayat lain difirmankan :
Bersabarlah terhadap apa yg mereka katakan itu dan menghindarlah dari mereka dgn cara yg sebaik-baiknya (Al Muzzammil 10) (more…)

Terlahir Lumpuh Mampu Ciptakan Busana Barbie Kebaya Bali

Sunday, April 10th, 2011

19 tahun yang lalu terlahir tak sempurna, itulah Putu Restiti. Kelumpuhan pada kedua kaki membuat Putu tidak leluasa bergerak. Namun Tuhan YME masih memberi mata untuk melihat, kedua tangan untuk berkreativitas dan jiwa yang sehat. Putu Restiti adalah sulung dari lima bersaudara yang semuanya putri. Kondisi adik ketiga bernama Alit tidak seberuntung Putu Restiti, yaitu 11 tahun silam terlahir tak sempurna dengan bentuk organ tubuh yang tidak lazim. Namun, Tuhan YME masih memberikan mata, hati dan tangan yang sehat.

puturestiti

Semenjak Bapak mereka pergi, lima putri bersaudara tersebut tinggal dalam asuhan ibu nan tegar bernama Ni Ketut Widiyani yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Praktis, ibu Ni Ketut Widiyani adalah tulang punggung keluarga yang tergolong miskin tersebut. Namun sungguh bersyukur, Tuhan YME memberikan daya tahan dan imajinasi tinggi kepada kelima putrinya. (more…)

Nyepi, Andai Sebulan Sekali

Tuesday, March 15th, 2011

Sebuah Renungan Sepi di Kubu Alit, Bali oleh Bapak Glory Muchtar, Minggu, 10.01 PM, 6 Maret 2011 (Tulisan untuk World Silent Day)

sepi nyepiSaat saya tulis artikel ini, saya sedang menikmati gerimis di sebuah lokasi di Denpasar. Karena tidak boleh menyalakan lampu maka terpaksa saya mengetik dengan diterangi cahaya monitor laptop yang seadanya. Karena tidak boleh keluar rumah, maka sayapun mengerjakannya di dalam kamar saja. Ya, saya sedang menikmati hari penting umat Hindu di Bali, dan juga di Indonesia, hari raya Nyepi.

Ini pertama kali saya berada di Bali saat Nyepi dan mudah-mudahan bukan yang terakhir kali. Sebenarnya “suasana nyepi” bukan hal baru bagi saya karena di Pesantren selain di bulan Romadlon setidaknya dua kali seminggu kami mengadakan i’tikaf bersama. Semacam weekly retreat sebagai latihan rutin kami untuk madul konsultansi dan mendekatkan diri kepada ilahi. (more…)

Manfaat Dzikir

Sunday, January 30th, 2011

Dokter spesialis syaraf dari rumah sakit Satyanegara, Sunter, dr. Arman Yurisaldi Saleh, mengungkapkan, Dzikir mampu Menyehatkan Syaraf.

Hal itu terbukti setelah ia melakukan penelitian terhadap pasien-pasien yang ia tangani. Ternyata pasien yang suka berdzikir mengalami perbaikan lebih cepat dibandingkan pasien yang tidak suka berzikir. Misalnya, beberapa pasien yang mengalami gangguan syaraf, seperti penderita alzheimer & stroke, akan membaik kondisinya setelah membiasakan dzikir dengan mengucapkan kalimat tauhid “Laa iIlaaha illallah” & kalimat istighfar “Astaghfirullah”. (more…)

Money and Love

Friday, January 28th, 2011

There are 2 most powerful things in our world n that would be “Money & Love” and here are the differences :

Money talks..
Love whispers..

Money builds houses..
Love builds homes..

Money rules the world..
Love protects..

Money is the power..
Love is strong..

Money creates gap between rich n poor..
Love creates bridge between them..

Money creates huge brick walls for all differences among all of us..
Love breaks through the wall n makes we’re all united..

Money creates wars n crimes..
Love creates peaceful harmony..

So they are…

Money is always the reason behind all existence..
Love is always the answer of all existence..

So be grateful when u received love more than money
Money is important…Yet it would be nothing without LOVE

Quoted from Mr. SR Kristiawan

Burung Sehat & Burung Cacat

Wednesday, January 12th, 2011

Syaqiiq al-Balkhi adalah teman Ibrahim bin Adham yang dikenal ahli ibadah, zuhud dan tinggi tawakalnya kepada Allah. Hingga pernah sampai pada tataran enggan untuk bekerja.

Penasaran dengan keadaan temannya, Ibrahim bin Adham bertanya, “Apa sebenamya yang menyebabkan Anda bisa seperti ini?” (more…)

Jika orang tua kita salah dan kita benar, apa yang harus kita lakukan?

Tuesday, November 2nd, 2010

Jika kita yakin bahwa kita memang benar dan orang tua kita salah, maka kita perlu menjelaskan kepada mereka bahwa mereka salah, tapi lakukan itu dengan santun.

Fakta bahwa orang tua kita salah, bukan berarti memberikan kita hak untuk bersikap kasar dan arogan kepada mereka. Ingat bahwa Allah memerintahkan para Nabi-Nya, Musa dan Harun, untuk berbicara kepada Fir’aun dengan penuh kelembutan–padahal Fir’aun adalah seorang penguasa yang tiran. “Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut” (Qur’an: 20: 43-44) (more…)

Renungan Indah – W.S. Rendra (yang terakhir)

Wednesday, September 29th, 2010

Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milik-ku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ? (more…)


Chat with me