- 3
- Desember
Indonesia, dari pedesaan sampai perkotaan, kita terbiasa melihat mayoritas kaum pria merokok. Bagaimana dengan nge-bir ?. Kesukaan pada minuman bir (spt bir bintang, heinekken, guiness, budweiser, dll) mayoritas bisa dijumpai di lingkungan perkotaan.
Tapi jika di Bali, minum bir sudah membudaya di kaum pria dari pedesaan sampai perkotaan. Kegiatan minum bir-pun tidak bisa lepas dari merokok.
Bagimanakah dengan wanita/perempuan perokok ?. Bahkan diselingi dengan minum bir ?. Apakah kaum wanita penekun kegiatan tersebut banyak dijumpai di pedesaan ?. Saya pikir kaum wanita tersebut banyak dijumpai di perkotaan saja. Sedangkan di pedesaan hampir tidak ada. Apakah yang terjadi kemudian dalam lingkungan kita ?.
Read the rest of this entry »
Dulu, ketika lulus SMA (sekarang SMU), saya bingung menetapkan tujuan profesi keilmuan yang akan diambil. Ternyata kebingungan ini tidak terjadi pada diri saya pribadi. Hampir semua teman-teman saya pun alami hal serupa. Industri mapan akhirnya menjadi tolok ukur sebuah keputusan. “Saya pilih Teknik Elektro saja akh, biar bisa kerja di TELKOM“, “Pilih ekonomi saja akh, biar bisa cepat kerja“, “Saya pilih terserah aja akh, biar nasib yang memutuskan“. Ternyata, kalimat terakhir itulah yang terjadi pada diri saya hahaha. Nasib itu membawa saya pada sebuah 








