Ndan Roskar, Vice President TDA 8.0 bidang Kaderisasi dan Organisasi (DEGAN) memberikan amanah lagi, Saya harus tugas jadi Ketua Panitia, handle kegiatan event Next Generation Leadership (NGL) Bootcamp TDA 8.0 pada 18 – 19 Juni 2026. Pesertanya para kandidat leader TDA dari seluruh Indonesia. Kader calon ketua daerah, wilayah, dan pengurus TDA untuk periode selanjutnya.
Ya Oke, ini Saya anggap tugas terakhir sebelum purna amanah Direktur (BOD) di Direktorat Legal, Pengawasan & Kepatuhan TDA 8.0. Gassss!
Problem apa yang mau diselesaikan NGL? Ada TDA Wilayah dan Daerah yang sudah terbentuk namun mati suri alias vakum tidak ada kegiatan. Penyebabnya bisa jadi leader TDA bingung atau tidak tahu harus berbuat apa.
Maka goal besar NGL adalah mencetak pemimpin dan kader TDA yang akuntabel. Membekali mereka dengan Leader’s Toolkit nyata sehingga cakap mengelola komunitas, serta mampu menjaga keberlanjutan estafet kepemimpinan demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Komunitas Tangan Di Atas (TDA) adalah ekosistem wirausaha terbesar di Indonesia yang menaungi puluhan ribu pelaku UMKM. Di tingkat akar rumput, roda ekonomi digerakkan oleh Pengurus Daerah (PD). Dalam struktur ini, Ketua TDA Daerah bertindak sebagai key opinion leader (KOL) dan pengambil keputusan utama yang mengomandoi program berdampak masif seperti Pesta Wirausaha Daerah (PWD), Kelompok Mentoring Bisnis (KMB), dan Workshop Edukasi Bisnis.
Fokus utama NGL yaitu Internalisasi nilai-nilai TDA dan penegakan Code of Conduct pemimpin di tingkat daerah.
3 Poin Penting Pembahasan:
1. Sejarah TDA: Memahami filosofi “Tangan Di Atas” dan bagaimana nilai ini membedakan TDA dari komunitas bisnis lainnya.
2. Anatomi Nilai TDA: Membedah 5 Core Values (Silaturahim, Integritas, Berpikiran terbuka, Orientasi pada tindakan, Keseimbangan hidup) dalam implementasi kepemimpinan sehari-hari.
3. Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pusat & Wilayah: Menjaga marwah organisasi dari kepentingan politik praktis, komersialisasi jabatan, serta menjaga ritme instruksi dari Pengurus Pusat (PP) dan Pengurus Wilayah (PW).
Tujuan Spesifik NGL
1. Menyelaraskan Frekuensi Ideologi dan Kebijakan: Memastikan setiap calon Ketua Daerah memahami akar sejarah, menghidupkan Core Values (Visi, Misi, Nilai), serta berkomitmen menjaga gerakan TDA agar selaras dengan Kebijakan Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah.
2. Meningkatkan Kapasitas Tata Kelola Komunitas (Governance): Membekali calon pemimpin dengan kemampuan taktis dalam merekrut, menempatkan, dan menjaga loyalitas Pengurus Daerah (PD) yang berbasis sukarelawan (volunteerism) tanpa sekat ego sektoral.
3. Menstandarkan Layanan Edukasi Bisnis Anggota: Memastikan setiap daerah mampu mengeksekusi hasil Mukerda secara presisi melalui aktivasi Kelompok Mentoring Bisnis (KMB) yang terstandar, Workshop Edukasi Bisnis yang solutif, serta penyelenggaraan Pesta Wirausaha Daerah (PWD) yang berdampak luas.
4. Mewujudkan Kemandirian Finansial Organisasi:
Membekali calon ketua dengan tool kerja operasional untuk membangun Kas Daerah yang sehat melalui optimalisasi workshop bisnis berbayar dan taktik kemitraan strategis (Hexahelix) tanpa bergantung pada dana pribadi.
5. Menjamin Keberlanjutan Organisasi (Sustainability): Mempersiapkan calon pemimpin yang sadar kaderisasi sejak hari pertama menjabat, mampu mengidentifikasi “bintang- bintang baru” di daerah, dan cakap mengelola manajemen transisi suksesi kepemimpinan secara sejuk dan minim konflik.
Untuk detailnya download proposal NGL di tulisan paling bawah
Oke kembali ke kerja kepanitiaan …
Keistimewaan atau kemudahan panitia kali ini adalah: Jumlah tim panitia dan pesertanya tidak segemuk ketika Saya jadi Ketua Panitia OC handle MUKERNAS TDA 8.0 Yogyakarta, dimana tim panitianya dulu 85 an orang. Pesertanya dulu 500 orang dari perwakilan TDA Daerah dan Wilayah seluruh Indonesia.
Klo NGL, yang bikin wow adalah Panitia NGL cuma 9 orang saja, harus handle peserta 350 orang dari perwakilan TDA Daerah dan Wilayah seluruh Indonesia. Jiah! Trus, kami mulai kerja 30 Mei 2026 dan acara NGL berlangsung 18 Juni 2026. Berapa hari tuh? 19 hari saja! Kerja s3tan hahaha. Gentayangan di grup WA dan Zoom meeting saja. Ya, panitia NGL tidak pernah bertemu muka secara langsung! Hanya hari H saja kami langsung bertemu secara fisik. Keren! Batin saya (nggak nyangka). Alhamdulillah Ya Allah!
Mereka tim panitia NGL adalah: Saya (Bali), VP Roskar (Surabaya), Sam Dir Cakra (Tulungagung), Dir Abi (Semarang), Mas Galih (Tulungagung), Bang Deden (Bandung), Bang Rizqi (Bandung), Bang Maulana (Palangkaraya), dan Mas Nizhar (Blitar).
Panitia NGL bertugas mencari 350 peserta, distribusikan kamar hotel (3 hotel) untuk peserta dan panitia, memastikan narasumber hadir, atur jalannya acara, dokumentasi, dan urusin bagi-bagi snack dan makanan. Soal dana, tempat, catering, sudah beres diurusin oleh tim nya Mas Presiden TDA 8.0.
Langsung saya membagi tugas kepanitiaan:
Ndan Roskar : koordinasi dengan tim Mas Presiden TDA 8.0
Mas Galih & Dir Sam Cakra : cari & manajemen peserta
Dir Abi : atur distribusi hotel
Bang Deden & Bang Rizqi : Kesekretariatan, sie acara, MC
Mas Nizhar : operator laptop & projector
Bang Maulana : dokumentasi foto & video
Hendra (Saya-Ketua Panitia) : delegasi, monitoring & memastikan semua hal diatas berjalan sesuai timeline + hubungi narasumber
NGL ini rupanya dapat sponsor tunggal dari Bank Raya. Alhamdulillah.
Acara NGL berlangsung di Aleesha Venue, Jl. Wr. Sila No.1, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pembicara dan narasumber NGL ada Pak Badroni Yusirman (Founder TDA), Pres Iim Rusyamsi (Presiden TDA 1.0), Pres Mustofa Romdloni (Presiden TDA 4.0), Pres Ferdian Brilian (Presiden TDA 9.0), Pak Deny Rifai (VP DURASI TDA 8.0), Ndum Hernawan (VP KUBISA TDA 8.0), Sam Cakra (Direktur Pembinaan dan Pengembangan Wilayah TDA 8.0), Hendra W Saputro (Direktur Legal, Pengawasan & Kepatuhan TDA 8.0).
Rundown NGL
Guideline Materi NGL (Leader’s Toolkit)
Guideline NGL ini bisa jadi panduan/manual taktis jalankan Organisasi TDA ditingkatan pusat, daerah maupun wilayah. Isinya penjabaran detail tentang:
1. Penguatan DNA & Gerakan TDA
2. Management Program & Engagement Antar Pengurus
3. System Koordinasi Daerah – Wilayah – Pusat, Reward & Punishment
4. Monitoring Dashboard & KPI Kinerja Pusat, Wilayah, & Daerah
Guideline ini hasil dari strategi kepengurusan TDA 8.0 dan bisa jadi panduan bagi generasi penerusnya. Guideline ini bisa di download di tulisan paling bawah.
Download
– Download Proposal NGL
– Download Guideline NGL
Diakhir acara, para peserta diajak lakukan sumpah bersama yang dipimpin oleh Presiden TDA 8.0 Mas Pres Eko Desriyanto.
Video Dokumentasi NGL
Semoga bermanfaat dan selamat menjalankan amanah, jadikan TDA jadi rumah untuk wirausahawan tumbuh dan berkembang. Semoga kepengurusan berjalan solid, produktif, tangguh, akuntable, mandiri, sehingga mampu mendorong percepatan dan pertumbuhan ekosistem bisnis member nya.
Bagikan Yuk
















