- 10
- Mei
Pada masa revolusi kata ‘tempe’ memang kerap diidentikan dengan hal-hal negatif seperti cengeng, mudah menyerah atau lembek. Maka sindiran seperti ‘mental tempe’, ‘pasukan tempe’ atau ‘pemuda kelas tempe’ dipakai untuk meledek mereka yang dianggap lemah. (Merdeka.Com)
Kita, generasi muda Indonesia, sedang bergelora berkarya pada posisinya masing-masing. Ada yang masih berkuliah, jadi profesional, seniman, volunter, aktivis, birokrat dan praktisi bisnis. Ada yang ketinggalan?
Read the rest of this entry »










