- 24
- Mei
Sekuat-kuatnya manusia, sehebat apapun pola pikirnya, tetap saja masih ada anggapan dia adalah mahluk penuh dengan kelemahan. Manusia harus kuat, manusia harus hebat atau apalah itu adalah afirmasi, permainan otak untuk ‘arahkan’ alam sesuai keinginannya. Yang secara otomatis akan direspon oleh alam alam bawah sadar bahwa dia haruslah luar biasa.
Disamping secara fisik aku memang agak batuk-batuk dan badan panas dingin, ada pula sisi lain yang bakal menanggung beban tantangan kehidupan. Yaitu hati. Ternyata, hati-pun bisa terjangkiti ‘virus flu’ akut kalau daya tahan hati melemah. Sama saja dengan keadaan raga kita. Jika daya tahan tubuh lemah, virus-virus yang tadinya tenang, kalem, bakal menyeruak membuat semua hal menjadi tidak menyenangkan.
Read the rest of this entry »

Bagi saya, kehadiran Julia Roberts adalah anugerah untuk Bali, karena kedatangannya tanpa adanya proposal, bahkan tanpa keluar biaya sepeserpun dari pihak Bali (bahkan Indonesia). Jadi, saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada Julia Roberts, aktor Javier Bardem, dan pengarang novel “Eat, Pray, Love” Elizabeth Gilbert yang menjadikan Bali sebagai salah satu latar cerita.




