Terpilih Juri: Juara Kontes Instagram #MyBizzHighlightChallenge

Bank DBS dan Fortune Indonesia selenggarakan kontes instagram untuk anggota Komunitas Tangan DiAtas (TDA), sebuah komunitas wirausaha terbesar di Indonesia.

Kontes ini berawal dari 7 Agustus sampai 7 September 2017. Pemberitahuannya melalui website, Facebook, Instagram TDA dan DBS Bank. Tentunya para ketua dan divisi markom di 65 TDA daerah di seluruh Indonesia diberitahu lewat grup WA.

Syarat dan deskripsi kontes adalah:

Share cerita pengalaman berbisnis kamu melalui media sosial (Instagram/Facebook) dengan foto/video yang berhubungan dengan bisnis kamu. Cerita terkait bisnismu dan impact nya terhadap konsumen, lingkungan dan industri. Bisnis yang diceritakan masih berjalan hingga kompetisi ini berlangsung.

Read the rest of this entry »
Gnidnirm Korokgnem Ngetes Gugel ‘Buta’!

Hi gaes, ada istilah baru bernama Gnidnirm Korokgnem adalah huruf kebalikan dari Mrinding Mengkorok. Maka gaes, mrinding adalah Gnidnirm dan mengkorok adalah Korokgnem ya! Ingat istilah baru itu dibawah ini.

Gnidnirm itu rasa takjub luar biasa yang buat tubuh bereaksi dengan membuka pori-pori kulit. Utamanya di daerah tengkuk dan sekujur tubuh.

Nah apa yang disebut Korokgnem? Itu sama aja dengan mrinding, cuma berkonotasi negatif. Digunakan untuk mewakili rasa ketakutan yang luar biasa. Biasanya habis lihat hantu. Maka kulit tubuh ini mengkorok. Tepatnya Korokgnem itu aslinya bahasa jawa.

Read the rest of this entry »
Meratap, Menghujat, Berbuat atau Penikmat? (Refleksi E-Commerce Indonesia)

Indonesia urutan 4 (58,5%) se Asia Pasific dalam hal belanja online via ponsel (smartphone). Urutan pertama India (75,8%), kedua China (71,4%), dan ketiga Thailand (65%). Keanehan datangnya dari negara maju seperti Jepang yang cuma 31%, Australia (26%) dan Selandia Baru (26%). Angka itu keluar dari Vice President Digital Payments and Labs Asia Pasifik Mastercard, Benjamin Gilbey.

Bukalapak, menurut CEO nya Achmad Zaky klaim 80% penggunanya belanja lewat aplikasi mobile di ponsel. Berita itu dilansir Jawapos cetak kemarin.

Read the rest of this entry »
Road Map E-Commerce Indonesia – Berpihak kah Pada Rakyat?

Presiden Jokowi tetapkan Peraturan Presiden no. 74 Tahun 2017 pada agustus lalu tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (Road map e-commerce) tahun 2017 – 2019. Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian RI lakukan sosialisasi ke masyarakat. Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) juga ikut terlibat didalamnya.

Untuk Bali, sosialisasi yang dikemas dalam FGD (Forum Discussion Group) berlangsung tadi pagi, Jumat 13 0ktober 2017 di The Haven, Seminyak. Dalam sosialisasi tersebut kementrian mengundang para stakeholder dari pemerintahan, dunia pendidikan, inkubator bisnis, asosiasi dan komunitas. Sayangnya dari pihak industri kreatif cuma beberapa saja, bisa dihitung dengan jari yang diundang. Sebagian besar tidak di undang. Padahal yang banyak bersentuhan dengan e-commerce secara real di lapangan beserta UKM dan IKM adalah pihak industri. Komunitas pun hanya beberapa.

Read the rest of this entry »
Seserahan Akad Nikah Purwono dan Ajeng

Namanya Purwono. Pemuda fenomenal dari Mojokerto yang menikah dengan Ajeng, wanita muslimah asal Denpasar – Bali. Sebelum akad nikah, saya harus jadi wakil dari keluarga mempelai pria dan terpaksa harus memberikan sambutan yang serba mendadak. Tahunya 1 jam sebelum akad nikah! Wedeeew. Oke, saya terima tantangan ini!

Bagaimana ceritanya sehingga saya dipercaya Purwono untuk jadi wakil keluarga nya?

Purwono adalah putra dari Mak. Mak ini panggilan akrab ketika menjadi pengasuh istri saya dikala masih belia. Meski akhirnya Mak tidak jadi pengasuh dikemudian hari, hubungan kekeluargaan masih terus abadi.

Read the rest of this entry »
Jemarimu adalah Mulutmu (Status dari Pacitan)

Oleh-oleh dari Pacitan kemarin. Piknik Pacitan – Ponorogo 🙂 bersama Bopo lan Ibu.

Kapan terakhir kau bercuap bercanda dengan sekitarmu? Elastiskan otot-otot mulut dan wajah dengan berbincang. Interaksi nyata hasilkan ekspresi tawa, melongo, terbelalak, menyipit dan kadang tak sadar mengupil.

Beri rasa pada hati dengan cerita kesedihan, empati, keheranan, kebahagian dan terkadang mrinding.

Hal itu bakal terjadi jika mau untuk berbaur. Keluar dari kamar dan segera berbincang dengan sesama. Merasakan keramaian hidup dengan bersilaturahmi. Bisa jadi di tetangga, pos kamling, berkomunitas, berorganisasi, dan bahkan di dalam moda transportasi.

Read the rest of this entry »
Berawal dari Letusan Gunung Agung Tahun 63

Nama sesuai KTP Ketut Suardana namun biasa dipanggil Tut Name. Berhari-hari mencari saya untuk sekedar ucap terima kasih.

Akhirnya sore tadi ketemu saya dan tampak berkaca-kaca bilang, “Terima kasih Pak Hendra, sembako nya bisa meringankan saya dan 2 anak saya. Semoga usahanya bla bla bla …“. Obrolan berikutnya lanjut dengan tanya jawab yang akhirnya mengkerucut bahwa Pak Tut Name ini bikin sesak dada dan mata berkaca-kaca!

Read the rest of this entry »
Dunia Yang Mendua (Status di Nganjuk)

Dunia … Bagaimana kabarmu? Masihkah kau suka tipu-tipu bermuka dua?

Kau punguti harta pendudukmu tuk ciptakan fasilitas kesejahteraan. Disisi lain kau belanjakan khamr memabukkan ketika kaum mu berkumpul bersama.

Dunia, kau bertahta dan selalu santun dengan kaum mu. Disisi lain kau luapkan angkara murka pada para bawahanmu.

Read the rest of this entry »
Training For Mentor 8WS TDA di Surabaya

TDA sebagai komunitas wirausaha terbesar di Indonesia mempunyai modul bisnis bernama 8 Workshop Series (8WS). Modul bisnis ini sebagai panduan bisnis bagi para anggotanya. Tentunya harus dibahasakan secara teknis atau diworkshopkan kepada para anggota nya.

TDA sendiri harus mempersiapkan para mentor untuk jadi pembicara workshop 8WS di masing-masing daerahnya, ataupun dikaryakan untuk daerah lain. Pengurus pusat atau dikenal dengan board of director TDA mempersiapkan para mentor tersebut di sebuah workshop bernama Training For Mentor (TFM) 8 Workshop Series.

Read the rest of this entry »
Biasakan diri Hijrah

Lahir di dusun Jogodayoh, Desa Jabon, Kecamatan Puri. Umur 2th pindah rumah ke dusun lain masih di satu desa.

Usia 4th harus pindah lagi ke perumahan dinas Pertanian di Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis. Usia 5th ternyata harus pindah lagi ke rumah dinas guru di Desa Kupang bagian utara, masih di kecamatan yang sama. Setahun kemudian, harus pindah lagi ke rumah dinas guru di Desa Kupang bagian selatan. Habiskan masa SD di desa itu.

Read the rest of this entry »

Categories

Archives

Bloggers

Komunitas

Links

Serba-Serbi



Persaudaraan Setia Hati Terate

Bali Blogger Community



Copyright © Ayo Berkarya dan Berbagi - Sebuah Anugerah menuju Perjalanan Panjang Hidup nan Indah