Sstt … Bapak Saya Anak Pembantu, Terlahir Kembar

Bapak Saya, namanya Untung Subagijo dan Slamet Widodo, kakaknya, terlahir kembar dari ibu bernama Katinem dan Bapak bernama Munrejo. Untung Subagijo keluar terlebih dahulu dari rahim. Maka dalam adat istiadat Jawa dia adalah adik. Sedangkan yang keluar belakangan, bernama Slamet Widodo adalah kakak.

Untung Subagijo dan Slamet Widodo

Bapak saya dan Pak Puh/Pak Dhe (Bapak Sepuh/Bapak Gede) Slamet Widodo adalah putra asli Madiun. Lahir di Desa Kranggan, Kecamatan Geger, Madiun pada 17 Agustus 1950 silam.

Read the rest of this entry »
The Power Of Kepepet Buat Mahasiswa Menjuara! (Bagi yg sadar)

Saya selalu semangat ketika diminta bicara didepan para mahasiswa. Mungkin belum bisa move on dari dunia kemahasiswaan ya hehehe. Mungkin juga nasib saya dulu pas jadi mahasiswa tuh melankolis, penuh drama dan himpitan. Sudah ‘miskin’, banyak hutang, tapi kebanyakan kegiatan juga. Sok aktivis lah hahaha.

Fakultas Pariwisata Universitas Udayana

Saya mencoba berkaca diri bahwa kehidupan jaman SMA dan dunia kuliah itu beda jauh. SMA saya pendiam dan tidak banyak teman. Ketika kuliah, saya harus hijrah dari Mojokerto ke Denpasar. Tidak punya kenalan dan sendirian. Maka buat apa malu? Mau joget bombay juga tidak dilihat teman dan saudara di Mojokerto. Jaman kuliah lebih berwarna!

Read the rest of this entry »
You Pikir Pilih Startupers Yg Bakal Sustain Mudah?

Amanah berat harus saya laksanakan bersama 3 juri lainnya. Memilih 5 startup dari 19 yang presentasi rencana bisnis nya. Ada yang masih dalam tataran ide, ada yang sudah punya prototype dan ada yang sudah punya omzet dengan produk MVP nya.

Kampoeng IT 2019 INBIS Tohpati BDI Bali

Kami para juri (saya, Hendra W Saputro dari BOC Indonesia, Asmiansyah dari DILO, Gus Purwania dari Digital Artisan, dan Made Dwi Putra dari INBIS Tohpati) didaulat oleh Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar, sebuah institusi dibawah Kementrian Perindustrian Republik Indonesia, untuk memastikan bahwa startup terpilih itu punya potensi besar dalam bisnis dan menciptakan manfaat (impact) bagi masyarakat. Penjurian ini berlangsung di acara Kampoeng IT yang diselenggarakan oleh BDI pada 3 – 4 Mei 2019, dan sudah menginjak tahun ke 5 pelaksanaan.

Read the rest of this entry »
Salam Seger Kewarasan Dari Desa

Meski ada tonjolan aneh di hidung, warga desa ini tampak tdk sakit kok. Tuh lihat jam nya, entah asli atau imitasi. Tuh lihat bagus baju batik nya. Lihat apa yg dibawa, saringan penyangga kukusan makan. Rautnya seger, ketawa nya pertanda dia waras. Padahal dia bawa tumor di hidung nya.

Tumor di Pacitan

Pak Presiden @jokowi, apakah kartu-kartu nya Bapak bisa angkat tumor nya warga itu? Warga itu saya potret dari dalam bus kecil trayek Montongan (Pacitan) ke Ponorogo. Tepatnya di Desa Mrayan.

Read the rest of this entry »
#LogoTourney Duduk-Duduk, Tarung Dapat Dollar

Mereka para generasi muda yang jarang keluar rumah. Namun kaya raya. Dari beberapa cerita, mereka kadang dicap pelihara tuyul. Tidak kelihatan diluar namun bisa punya mobil, rumah, dan membangun kekayaan lainnya.

Logo Tourney Indonesia Bali

Itulah para logo designer yang mendulang dollar dari internet. Saya tahu mereka karena beberapa anak buah di BOC Indonesia ikut kompetisi logo dan menang. Begitupula teman-teman nya yang juga jadi teman saya. Mereka lagi ramai di sebuah website kompetisi logo bernama Logo Tournament (LT – logotournament.com) asal Kanada.

Banyak penyedia turnamen logo yang bertebaran di internet, namun LT menjadi favorit bagi generasi muda Indonesia. Mungkin punya sistem yang bagus dan hadiahnya pun ciamik. Kadang, ada suara sumbang ditengah keberadaan para generasi muda ini. Yaitu dari para senior designer logo yang banyak berkiprah di dunia offline.

“Mereka itu pendukung perusak harga. Masak logo diobral murah. Logo itu hasil karya, harganya bisa puluhan juta hingga miliaran. Tengok itu logo Pertamina, 12 miliaran harganya”

Memang kalau saya lihat di LT, imbalan membuat logo itu mulai dari 250 sampai 500 an dollar.

Bagi saya, itulah dinamika hidup. Era kompetisi tiada henti di Revolusi Industri 4.0 ini. Para logo designer di LT adalah generasi muda yang mampu berkarya dan membawa devisa ke dalam negeri. Patut dihargai. Lha daripada jadi pengangguran dan jadi masalah di masyarakat?

Gathering logo designer se Indonesia

Mereka membuat gathering bernama Logo Tourney. Sudah dua kali komunitas LT Indonesia adakan Logo Tourney. Gathering pertama di Yogyakarta di tahun 2013. Dan kedua diadakan di Bali pada 18 – 20 April 2014. Lebih dari 100 designer LT Indonesia berkumpul untuk mempererat jalinan persahabatan dalam komunitas dan juga adakan seminar yang berkaitan dengan dunia IT pada umumnya. Kebetulan pendiri LT Tyler Quinn juga hadir di Logo Tourney 2014.

Logo Tourney Indonesia Bali

Kepanitiaan Logo Tourney yang diwakili Mas Ayik menghubungi saya untuk jadi pembicara di acara gathering tersebut. Sempat bingung tentang topiknya mengingat saya bukanlah logo designer. Namun Mas Ayik memberikan panduan bahwa para logo designer kadangkala mendapatkan proyek web design dari pelanggannya.

So, akhirnya saya omong tentang manajemen proyek web development di depan para logo designer se Indonesia. Juga didepan Tyler Quinn yang tampak mangut-mangut saja. Entah dia mengerti atau tidak bahasa saya namun sepertinya dia membaca body language dan situasi seminar. “You’re doing great speach Hendra!” gitu komentar nya Tyler selepas acara hehehe. Alhamdulillah.

Logo Tourney Indonesia Bali

Dalam seminar itu, yang dimoderatorin oleh Mbak Dila, saya presentasikan tentang kebutuhan domain name dan web hosting. Kemudian cara kelola proyek website. Mulai dari proposal, kontrak, hingga komunikasi proyek ke pelanggan. Sehingga jangan sampai mereka gotong royong kerja bakti ketika kerjakan proyek website. Jangan sampai ada istilah revisi tiada henti wkwkwk.

Terima kasih telah diberikan kepercayaan untuk bicara mengenai manajemen proyek web development kepada generasi muda hebat Indonesia. Semoga mendapatkan manfaat dan teruslah berkarya.

Logo Tourney Indonesia Bali

Logo Tourney Indonesia Bali

Read the rest of this entry »
#BaliBusinessRoundTable – Siapapun Presidennya, Ekonomi Tetap Kokoh, Tapi …

Tetap saja harus memilih presiden Republik Indonesia! Pilihan kepada Jokowi sudah saya lakukan di Pemilu 2014 lalu. Sekarang? Siapakah presiden pilihan saya 2019 – 2024?

Bali Round Table BPR Lestari

Siapapun presiden nya, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan selalu di angka 4,8%. Mau presiden nya pelawak pun ekonomi Indonesia pondasi nya sudah kuat!” kata Faisal Basri.

Read the rest of this entry »
Asiknya Partnership Dengan Google & GO-JEK

Berkah membersamai kelas Google Gapura Digital Bali saya direfensikan oleh KIBAR (partner Google Indonesia) untuk berikan materi Go Online mewakili GO-JEK didepan para UMKM Kota Denpasar. Alhamdulillah.

Google dan Gojek

Ada syarat yang diberikan oleh GO-JEK yaitu isi slide presentasi saya harus menggunakan template standart milik GO-JEK. Ya oke it’s fine for me. Kemudian isi materi harus membuka wawasan UMKM untuk Go Digital bersama produk-produk Google khususnya Google Bisnisku.

Read the rest of this entry »
Manusia ‘Hewan’ Berpolitik Adu Kewarasan

Saya prihatin atas partisipasi politik beberapa gelintir warga negara Indonesia yang kebablasan. Warga negara memang punya hak berpolitik memilih presiden nya namun ya jangan saling menghujat, menjatuhkan. Lebih baik berpendapat tentang kebaikan masing-masing pasangan. Itu lebih indah dan bernuansa harmoni.

Contoh nya gimana sih?

Capres dan cawapres 01 adalah Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Capres dan cawapres 02 adalah Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Read the rest of this entry »
Berdansa di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) Expo 2018

Project Officer (PO) Google Gapura Digital Bali menghubungi saya untuk jadi pembicara di kelas partnership bersama Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), sebuah program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. HM Sampoerna Tbk.

Sampoerna SETC Expo 2018

SETC punya agenda tahunan bernama Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) Expo. Pada tahun 2018 ini SETC mengusung tema “New Era Entrepreneurship” untuk mendorong UMKM dan memajukan perekonomian di Indonesia. Berlangsung pada 15 – 16 Desember 2018 di Kertalangu Cultural Village, Denpasar Bali.

Read the rest of this entry »
Pecah Telor! Pertama Kalinya Buat Event di Luar Bali!

Maunya setelah event training internet marketing DONGKRAK di Yogyakarta selesai, saya mau pulang kampung berjumpa Ibu dan Bapak di Ponorogo. Mau tunjukkan foto dan video agar mereka bangga sehingga kondisi psikis nya menguat. Namun ibu keburu meninggal, dipanggil olehNya pada 15 November 2018.

Saya harus alami urus almarhum ibu dulu dan menunda DONGKRAK #4 yang rencananya di Denpasar. Team saya pun memberitahu peserta bahwa event DONGKRAK #4 Denpasar yang tadinya akan terselenggara 17-18 November 2018 ditunda ke 8-9 Desember 2018 dengan alasan saya masih berduka. Syukurnya para peserta memahaminya.

Digital Marketing di Yogyakarta

Nah, untuk DONGKRAK Yogyakarta, saya benar-benar agak kurang konsentrasi. Mengingat akan terlaksana pada 24-25 November 2018. Disusul kemudian DONGKRAK Surabaya pada 27-28 November 2018. Fyuh. Bersyukurnya team saya bekerja cerdas selama saya masih berduka. Terima kasih kepada Jefry, Pak Deny, Pak Roskar dan team saya di BOC Indonesia. Mereka lah yang atur marketing nya, pendataan peserta, dan beberapa urusan di Yogyakarta.

Read the rest of this entry »

Categories

Archives

Bloggers

Komunitas

Links

Serba-Serbi

Persaudaraan Setia Hati Terate

Bali Blogger Community



Copyright © Ayo Berkarya dan Berbagi - Sebuah Anugerah menuju Perjalanan Panjang Hidup nan Indah